Kebiasaan Rutin yang Bisa Jadi Cara untuk Merasa Bahagia

Kebiasaan-kebiasaan positif yang dapat dilakukan untuk mencapai kebahagiaan

11 Februari 2020

Kebiasaan Rutin Bisa Jadi Cara Merasa Bahagia
ghs.org

Kebahagiaan itu berbeda bagi tiap orang. Buat kamu, kebahagian mungkin merasa damai dengan diri sendiri, mempunyai jaringan pertemanan yang kokoh yang menerima kamu apa adanya. Mungkin kebahagian buat kamu adalah kebebasan untuk mengejar impian yang paling kamu inginkan.

Terlepas dari apa versi kebahagiaan sejati kamu, menjalani hidup yang lebih bahagia, lebih memuaskan hati, bisa kamu capai.

Melakukan beberapa “penyesuaian” dari kebiasaan yang kamu lakukan sehari-hari bisa membuat kamu meraih kebahagiaan tersebut.

Mengatur kebiasaan hidup itu penting.

Jika kamu ingin menghentikan kebiasaan buruk, kamu sebenarnya tahu banget bagaimana hal tersebut bisa mengakar di kehidupan kamu.

Begitu juga kebiasaan baik kamu, kebiasaan baikpun mengakar dihidupmu. Kenapa nggak, melakukan kebiasaan baik jadi bagian dari rutinitas kamu.

Berikut, kebiasaan harian, bulanan, tahunan yang Popmama.com bisa bagikan yang dapat membantu memulai pencarian kebahagiaan kamu. Perlu diingat bahwa versi kebahagiaan setiap orang sedikit berbeda, dan demikian pula jalan mereka untuk mencapainya.

1. Kebiasaan Harian

1. Kebiasaan Harian
udel.edu
  • Tersenyum

Kita cenderung tersenyum ketika bahagia. Namun, hal tersebut ternyata berjalan dua arah. Kita tersenyum saat kita bahagia dan ternyata tersenyum menyebabkan otak melepaskan horomon dopamin, yang membuat kita lebih bahagia lagi.

Bukan berarti kamu mesti pasang senyum palsu sepanjang waktu. Tapi jika hati kamu sedang galau, senyumlah dan rasakan apa yang terjadi. Kamu juga bisa tersenyum kepada diri kamu sendiri setiap pagi didepan cermin.  

  • Berolahraga

Olahraga bukan hanya untuk berguna buat tubuh. Olahraga yang teratur ternyata dapat membantu mengurangi stres, cemas, dan gejala depresi, selain itu juga meningkatkan harga diri dan kebahagiaan.

  • Tidur yang cukup

Tidak peduli bahwa banyak masyarakat modern menjadikan kurang tidur sebagai gaya hidup, tapi kita tahu bahwa tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan, fungsi otak, dan kesejahteraan emosional.

Orang dewasa membutuhkan sekitar 7 atau 8 jam tidur setiap malam. Jika kamu menahan kantuk yang sangat siang hari atau kamu merasa jalan di atas awan saking ingin tidurnya, itu cara tubuh untuk memberi tahu bahwa kamu harus lebih banyak istirahat.

  • Bersyukur

Sesederhana bersyukur bisa memberikan membawa perubahan mood yang besar, di antara banyak manfaat lainnya. Sebagai contoh, sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa berlatih bersyukur dapat memiliki dampak signifikan pada harapan dan kebahagiaan.

Cari hal yang bisa membuat kamu bersyukur, bisa itu hal-hal besar seperti kamu dapat promosi yang kamu impikan atau bersyukur kalau seseorang mencintai kamu. Bisa juga kamu bersyukur atas hal-hal yang kecil, seperti ketika teman kantor membelikan kopi, atau sapaan tetangga.

Dengan sedikit latihan, kamu jadi lebih sadar akan hal-hal positif disekitarmu.

  • Memberi Pujian

Penelitian menunjukkan bahwa berbuat kebaikan akan membuat perasaan kamu lebih baik. Memberi pujian yang tulus, seketika akan mencerahkan hari seseorang juga akan membuat kamu merasa lebih bahagia.

2. Kebiasaan mingguan

2. Kebiasaan mingguan
wakeup-world.com
  • Beres-beres

Bersih-bersih terdengar seperti sebuah proyek besar, tapi sebenarnya kamu hanya perlu menyisihkan 20 menit setiap minggu agar dapat melakukan perubahan besar.

Apa yang bisa dilakukan dalam 20 menit, banyak sekali. Kamu bisa membersihkan satu ruangan, kamu bisa menata laci-laci yang penuh dengan barang-barang yang ngak diperlukan lagi. Membereskan barang-barang ditempat semula atau memilih barang-barang yang ngak diperlukan lagi.

  • Mengunjungi teman

Manusia adalah makhluk sosial, dan memiliki teman dekat dapat membuat kita lebih bahagia.

Siapa yang sedang kamu kangeni hubungilah mereka. Buat janji untuk berkumpul atau sekadar mengobrol panjang di telepon.

  • Matikan telpon kamu

Matikan gadget kamu termasuk earphone mu, sejam saja. Bebaskan pikiranmu. Sebagai gantinya kamu bisa membaca, meditasi, atau jalan kaki sambil melihat sekelilingmu, bisa juga bersosialisasi.

  • Berada di alam

Coba deh luangkan waktu 30 menit untuk berada di tempat terbuka hijau, seperti taman. Tempat terbuka hijau dapat menurunkan darah tinggi dan depresi, loh.

  • Coba melakukan meditasi

Banyak metode meditasi yang bisa kamu eksplorasi. Meditasi tidak harus sulit, bisa dilakukan secara simpel seperti duduk dian selama 5 menit. Melakukan latihan napas juga dapat dianggap sebagai meditasi.

Editors' Picks

3. Kebiasaan bulanan

3. Kebiasaan bulanan
cdn.winsightmedia.com
  • Kegiatan memberi

Cobalah untuk memberi, bukan hanya memberi sedekah. Memberi pujian kepada orang lain juga membuat kamu bahagia.

Pempertimbangkan sebulan sekali kamu rutin melakukan “kegiatan memberi” ini dalam skala yang lebih besar. Seperti jadi volunteer di dapur umum atau kegiatan kemanusiaan lainnya.

  • Punya waktu untuk diri sendiri

Sedang tidak punya teman untuk diajak keluar? Kamu bisa melakukannya sendiri. Sekali-kali kamu bisa ngopi, nonton atau pergi jalan-jalan ketempat idaman kamu sendiri.

Menghabiskan waktu dengan sengaja sendirian dapat membantu kamu terhubung kembali dengan kegiatan yang benar-benar membuatmu bahagia.

4. Kebiasaan tahunan

4. Kebiasaan tahunan
demotix.com
  • Luangkan waktu untuk berefleksi

Untuk memulai tahun yang baru, adalah saat yang tepat untuk berhenti sejenak dan menginventarisir hidup kamu. Kamu bisa bertanya kepada diri sendiri, bagaimana keadaan mu, apa yang kamu sedang kerjakan, apakah kamu lebih bahagia dari tahun yang lalu.

Tetapi, jangan terjebak untuk menjudge diri kamu terlalu keras. Kamu sudah melalui satu tahun dengan baik, dan itu berarti.

  • Evaluasi cita-cita kamu

Manusia berubah, pikirkan lagi tujuan yang kamu inginkan dan renungkan apakah tujuan tersebut yang mau kamu raih. Tidak ada yang salah ketika kamu menginginkan tujuan yang baru. Sudah saatnya mengganti cita-cita yang tidak lagi sesuai denganmu.

  • Lepaskan semua yang membebani kamu

Memaafkan orang lain, dan melepas beban-beban mental itu merupakan salah satu merawat diri.

Coba lihat hubungan anda dengan orang lain. Apakah kamu punya bencian atau niat buruk terhadap seseorang? Jika demikian, pertimbangkan menghubungi mereka untuk menyelesaiakan akar masalah tersebut.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.