8 Tanda Suami Istri Menjalani Pernikahan yang Sehat dan Bahagia

Bagaimana cara membangun hubungan pernikahan yang sehat?

3 September 2021

8 Tanda Suami Istri Menjalani Pernikahan Sehat Bahagia
Freepik/lookstudio

Dalam menjalani kehidupan pernikahan, saling mencintai saja rupanya tak cukup. Ada banyak tantangan dan lika-liku kehidupan yang harus dilewati oleh pasangan suami istri. 

Mama dan Papa mungkin pernah meragukan satu sama lain dan hubungan pernikahan ini. Pasalnya, beberapa kesalahpahaman, perbedaan pendapat hingga perselisihan kecil dapat terjadi hampir setiap harinya seakan tak bisa dihindari. 

Namun jika berhasil melewatinya dengan solusi terbaru, maka kalian akan belajar memiliki kehidupan pernikahan yang sehat dan bahagia

Nah Ma, seperti apa kehidupan pernikahan yang sehat dan bahagia? Kali ini Popmama.com telah merangkumnya dari berbagai sumber. 

Yuk, disimak!

1. Mendiskusikan rencana masa depan dengan kepala dingin 

1. Mendiskusikan rencana masa depan kepala dingin 
Freepik/wayhomestudio

Saat mendiskusikan rencana masa depan, biasanya akan timbul beberapa kecemasan dan rasa takut apabila salah mengambil keputusan. Misalnya, saat merencanakan tabungan pendidikan untuk anak. 

Akibat hal ini, beberapa pasangan suami istri selalu berdebat saat mendiskusikannya. Kondisi tersebut bisa terjadi karena kalian tidak bisa saling percaya. 

Dalam hubungan yang sehat, pasangan suami istri akan menghadapinya tanpa rasa takut dan bersemangat menyambut masa depan. Saat berdiskusi kalian pun selalu terbuka dengan ide dan pendapat satu sama lain. 

2. Pasangan suami istri tidak saling mengontrol 

2. Pasangan suami istri tidak saling mengontrol 
Pexels/Polina Zimmerman

Dalam hubungan yang tak sehat, sesorang mencoba mengontrol kehidupan pasangannya dan memaksakan pandangannya pada mereka. 

Banyak yang salah mengartikan perlakuan ini sebagai bentuk perhatian. Padahal kenyataannya, dia hanya ingin memegang kendali atas segalanya. Perlu diingat bahwa setiap orang tentunya punya privasi yang tidak boleh dilewati dan harus dihormati, sekalipun oleh pasangannya sendiri.

3. Kalian bangga terhadap pencapaian satu sama lain 

3. Kalian bangga terhadap pencapaian satu sama lain 
Freepik/tirachardz

Jika seseorang tidak merasa bangga saat melihat pasangannya meraih pencapaian terbesar dalam hidupnya. Hal ini menandakan hubungan mereka terdiri dari rasa persaingan. Berawal dari persaingan, tumbuhlah perasaan iri hati dan rendahnya harga diri. 

Padahal keluarga yang sehat dan bahagia akan tulus berbahagia atas kesuksesan serta pencapaian pasangannya.

Editors' Picks

4. Kalian mencari solusi bersama setelah bertengkar 

4. Kalian mencari solusi bersama setelah bertengkar 
askopinion.com

Konflik tak dapat dihindari dalam rumah tangga. Namun, hubungan pernikahan yang sehat adalah ketika pasangan suami istri tidak pernah mencoba untuk menyakiti perasaan satu sama lain setelah bertengkar. 

Setelah bertengkar, mereka tidak saling memberi perlakuan diam selama berhari-hari. Mama dan Papa lebih fokus untuk mencari penyelesaian konflik tersebut dengan mencoba memahami pandangan dan posisi satu sama lain. 

5. Tidak gampang cemburuan dan saling curiga

5. Tidak gampang cemburuan saling curiga
Freepik

Cemburu yang berlebihan menandakan hubungan yang tidak sehat. Dia selalu cemburu kepada teman atau rekan kerja pasangannya.  

Kecemburuan akan berkembang menjadi obsesi. Hal ini membuat seseorang menjadi sosok yang selalu mencurigai dan mengekang pasangannya. Padahal hubungan pernikahan yang sehat dilandasi oleh rasa saling percaya. 

6. Tidak mengeluh pada orang lain mengenai kebiasaan jelek suami 

6. Tidak mengeluh orang lain mengenai kebiasaan jelek suami 
Freepik/Shurkin-son

Apakah Mama sering mengeluh tentang kebiasaan jelek suami pada teman? Mama juga kerap mengeluh bahwa hubungan ini sangat sulit dan membuat Mama merasa tertekan seakan-akan kehidupan pernikahan ini telah hancur. 

Namun, tahukah Mama? Hal ini sebetulnya tidak ada gunanya dan tidak dapat menyelesaikan masalah. Mengadu pada teman tidak akan menghilangkan kebiasaan jelek suami.

Satu-satunya hal yang bisa Mama lakukan, yakni bicara langsung dengan suami. Bicaralah dari hati ke hati dengannya dan saling mendengarkan. 

7. Tidak perlu mencoba untuk mengubah satu sama lain 

7. Tidak perlu mencoba mengubah satu sama lain 
Freepik

Hubungan pernikahan yang sehat ditandai dengan pasangan suami istri yang punya pemikiran dewasa. Mereka bisa menerima satu sama lain apa adanya, tanpa membandingkan orang yang mereka cintai dengan pasangan orang lain yang lebih cantik, pintar atau kaya. 

Pasalnya ada juga seseorang tidak pernah merasa puas dan terus mencoba untuk mengubah pasangannya. Di mata mereka pasangannya selalu melakukan segala sesuatu dengan salah seperti cara mereka berpikir, berpenampilan, berbicara dan lainnya.

Padahal hal tersebut menjadi ciri khas yang menjadikan seseorang unik dan beda. 

8. Tidak pernah menyalahkan satu sama lain 

8. Tidak pernah menyalahkan satu sama lain 
Freepik/Yanalya

Alih-alih mencari solusi untuk suatu masalah, seseorang bisa jadi terus melimpahkan kesalahan pada pasangannya. 

Ia bahkan tidak pernah berpikir dan merasa bahwa mungkin dialah akar penyebab masalahnya. Hal ini dikarenakan lebih mudah untuk menyalahkan orang lain daripada bertanggung jawab. 

Hubungan pernikahan yang sehat artinya pasangan suami istri bisa menjadi satu tim. Kalian saling menjaga, berpikir dan bertindak bersama, kemudian keduanya berani bertanggung jawab atas tindakan serta kesalahan mereka. 

Nah Ma, itulah beberapa tanda suami istri menjalani kehidupan pernikahan yang sehat dan bahagia.

Mama menemukan salah satu tanda ini dalam kehidupan pernikahan bersama pasangan nggak nih?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.