Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Lagu ‘Melati’ Aku Jeje, Jawaban Jujur untuk Single ‘Lihat Kebunku’
Dok. Orca
  • Aku Jeje merilis lagu baru berjudul 'Melati' sebagai kelanjutan emosional dari single sebelumnya 'Lihat Kebunku'.

  • Lagu 'Melati' ini memakai metafora taman sunyi untuk mengekspresikan kejujuran dan kerentanan seseorang dalam merawat kenangan setelah kehilangan, dibalut nuansa Pop-Folk yang lembut.

  • Bagian paling menyentuh hadir lewat pertanyaan “Apakah kamu bahagia di sana?”, seolah memperlihatkan kedewasaan Jeje dalam mengolah rasa rindu melalui musik yang tenang dan penuh makna.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernahkah Mama merasa tetap ingin merawat kenangan, meskipun orang yang dicintai sudah tidak ada lagi di sisi kita? Perasaan melankolis namun indah inilah yang dituangkan oleh penyanyi Aku Jeje dalam single terbarunya yang berjudul 'Melati'.

Lagu ini hadir sebagai sebuah "sekuel sunyi" yang sangat emosional dari karya hit sebelumnya, 'Lihat Kebunku (Taman Bunga)'.

Jika dulu pendengar diajak merayakan keindahan taman yang sedang mekar penuh warna. Lewat 'Melati', Jeje membawa kita ke sisi yang lebih dalam. Lagu ini bercerita tentang sepi yang tertinggal saat bunga-bunga itu mulai gugur, namun cinta di dalamnya tetap abadi. Dibalut dengan musik Pop-Folk yang manis dan tenang, lagu ini sangat cocok menemani waktu me-time di rumah.

Berikut Popmama.com rangkum di balik Lagu ‘Melati’ Aku Jeje dan jadi jawaban jujur untuk single ‘Lihat Kebunku’. 

Yuk Ma, simak ceritanya!

1. Menjadi kelanjutan cerita dari lagu 'Lihat Kebunku'

Dok. Orca

Lagu 'Melati' bukan sekadar karya baru, melainkan sebuah jawaban atau kelanjutan dari kisah yang pernah dimulai Jeje dalam lagu 'Lihat Kebunku'.

Jika lagu sebelumnya menggambarkan kebahagiaan yang meluap-luap, lagu 'Melati' justru menggambarkan fase setelah kebahagiaan itu pergi, namun kenangannya tetap dirawat dengan baik.

Jeje mengungkapkan makna mendalam di balik lagu ini bagi dirinya.

"Bagi saya, 'Melati' adalah kelanjutan cerita dari kebahagiaan yang dulu ada di 'Lihat Kebunku'. Lagu ini tentang cinta yang tidak hilang, meskipun orangnya sudah tidak ada di sisi kita lagi," ungkap Jeje mengenai keterkaitan kedua karyanya tersebut.

2. Menggambarkan perasaan jujur lewat metafora taman yang sunyi

Dok. Orca

Lewat vokal yang terasa sangat dekat seperti sedang berbisik, Jeje menceritakan sisi rapuh yang sering kali kita sembunyikan dari orang lain.

Lagu 'Melati' menceritakan tentang bagaimana rasanya tetap "menyiram taman yang kini sudah tidak ada suaranya". Sebuah perumpamaan yang sangat menyentuh tentang perjuangan seseorang dalam menjaga memori indah.

Lagu ini mengajak pendengar untuk berani menghadapi rasa kehilangan dengan cara yang lebih tenang. 

"Lagu ini menggambarkan sebuah perasaan yang jujur, tentang bagaimana rasanya tetap merawat kenangan meskipun suasananya sudah berbeda. Lewat lagu ini, saya ingin menceritakan sisi rapuh yang ada dalam diri kita," cerita Jeje mengenai pesan dalam liriknya.

3. Pertanyaan menyentuh untuk sosok yang telah tiada

Dok. Orca

Bagian yang paling menguras emosi dalam lagu 'Melati' adalah ketika Jeje melontarkan pertanyaan sederhana, namun sangat bermakna. Pertanyaan "Apakah kamu bahagia di sana?" menjadi puncak kerinduan yang disampaikan dalam bait-bait lagunya, membuat siapa pun yang mendengarnya akan merasa terhubung, terutama bagi mereka yang sedang merindukan seseorang.

Kedewasaan Jeje dalam bercerita terlihat jelas dalam komposisi musik Pop-Folk yang digarap oleh Heinriko Christiansen dan Mohammad Zaydan Hasan Mubarok ini.

"Melati adalah cara saya untuk bertanya pada mereka yang sudah pergi. Ini adalah lagu untuk siapa saja yang sedang melamun atau sedang merindukan seseorang yang sangat berarti dalam hidupnya," tutup Aku Jeje.

Wah, sepertinya lagu 'Melati' bakal sukses bikin kita baper ya, Ma. Musiknya yang tenang pasti enak sekali didengarkan sambil minum teh saat sore hari di teras rumah.

FAQ Lagu 'Melati' Aku Jeje

Apa makna mendalam di balik lagu 'Melati'?

Lagu ini merupakan "sekuel sunyi" dari lagu hit sebelumnya, 'Lihat Kebunku (Taman Bunga)'. Lewat liriknya, Aku Jeje menceritakan tentang pergulatan perasaan, rasa sunyi yang jujur serta cara seseorang merawat kenangan indah yang telah ditinggalkan oleh orang tersayang.

Kapan lagu 'Melati' resmi dirilis ke publik?

Lagu 'Melati' ini mulai ramai dibicarakan dan telah dirilis secara resmi di berbagai platform musik digital pada bulan Februari hingga Maret 2026. Mama sudah bisa mendengarkannya sebagai teman saat sedang bersantai atau melamun di rumah.

Bagaimana hubungan antara lagu 'Melati' dengan lagu 'Lihat Kebunku'?

Keduanya saling berkaitan secara narasi. Jika 'Lihat Kebunku' identik dengan suasana taman yang mekar penuh warna dan kebahagiaan, maka 'Melati' hadir sebagai sisi lain yang lebih reflektif dan melankolis, menggambarkan kondisi taman yang kini terasa sunyi namun tetap dijaga memorinya.

Editorial Team