Tragis, Seorang Mama Bunuh Diri karena Depresi Setelah Dipecat

Sang Mama yang masih muda ini meninggalkan putranya yang masih bayi

3 Oktober 2018

Tragis, Seorang Mama Bunuh Diri karena Depresi Setelah Dipecat
mirror.co.uk

Seorang perempuan muda bunuh diri di lantai atas rumahnya setelah ia dipecat dari pekerjaannya. Victoria Pockock ditemukan tewas di rumahnya di Lambourn, dekat Hungerford seperti dilaporkan laman Mirror.co.uk, Selasa, (02/10/2018).

Victoria gantung diri sementara pasangannya dan putra mereka yang masih bayi sedang tidur.

Victoria Pocock merenggut nyawanya sendiri tidak lama setelah ia dipecat dari pekerjaannya di sebuah tempat operasi dokter.

Pasangan Victoria, James Smith, yang masih berusia 27 tahun menemukan Victoria di bawah tangga. Ia segera mengembalikan putra mereka yang berusia 18 bulan ke tempat tidur, sebelum menelepon polisi.

Operator mengatakan kepada James Smith untuk memotong tali yang menggantungkan tubuh pasangannya agar dapat diturunkan ke bawah sehingga ia bisa memberikan CPR sebagai pertolongan pertama.

Tetapi meskipun upaya terbaiknya telah dilakukan hingga kemudian orang-orang paramedis tiba, Victoria dinyatakan meninggal di tempat kejadian di Lambourn, dekat Hungerford, Berks.

Pemeriksaan itu mendengar bagaimana Victoria berjuang melawan depresi selama beberapa tahun dan baru-baru ini ia telah kehilangan pekerjaannya di tempat bedah GP.

Editors' Picks

Kronologi Seorang Perempuan Bunuh Diri karena Depresi

Kronologi Seorang Perempuan Bunuh Diri karena Depresi
mirror.co.uk

Sebuah pernyataan dari Dr Christa Teplicky dibacakan oleh Senior Berkshire Coroner Heidi Connor.

Dr Teplicky mengatakan, "Victoria dipekerjakan oleh perusahaan pembersih yang bekerja di tempat bedah GP."

"Terakhir kali dia terlihat sebagai pasien di klinik, pada 7 Maret, tetapi dia terlihat sesudahnya di malam hari ketika dia sedang bersih-bersih."

"Dia memiliki seorang putra yang lahir pada bulan September 2016 dan dia dilaporkan memiliki hubungan yang baik dengan pasangannya.

"Keluhan utamanya adalah dia berjuang untuk tidur. Dia diberikan resep Citalopram anti-depresan, serta obat tidur Zopiclone."

"Ketika saya melihatnya di bulan Desember 2017 dia melaporkan dia merasa jauh lebih baik dan mengatakan dia menantikan Natal."

"Pasangan Victoria, Smith, bangun jam 8.30 pagi karena mendengar putra kecil mereka menangis dari kamar tidurnya."

Ketika dia mengangkatnya, dia melihat ke bawah tangga untuk melihat sang Mama bayi tersebut di bawah. Detektif Constable Stephens pergi ke tempat kejadian dan juga memberikan laporan untuk Nyonya Connor.

Dia berkata: "Smith tiba di rumah pada 19 April sekitar pukul 11.30 malam dan dia menemukan Victoria sedang meminum bir Corona.

"Mereka pergi tidur dan sekitar jam 3 pagi, Smith bangun dan pasangannya masih tertidur di sampingnya."

"Pukul 8.30 pagi dia bangun karena putranya menangis dan pergi melihatnya. Dia kemudian melihat tubuh Victoria di bawah tangga.

"Paramedis menghadiri adegan itu tetapi dia dinyatakan telah meninggal dunia pada 9.09 pagi."

"Ketika saya tiba di tempat kejadian, almarhum berbaring di lantai. Tidak ada tanda-tanda pertahanan diri."

"Dua surat bertinta merah ditemukan, yang merupakan catatan bunuh diri."

Victoria juga mengirim pesan kepada ibunya pada pukul 06:00, di mana dia mengatakan dia sedang berjuang.

Menurut Nyonya Connor, isi dari dua surat dengan tinta merah itu "Menetapkan niat yang jelas [Victoria] yang dimaksudkan untuk mengakhiri hidupnya."

Sebuah laporan toksikologi menemukan bahwa Victoria memiliki 183 mg alkohol per 100 mililiter darah dalam tubuhnyanya ketika dia meninggal, yang hanya dua kali lebih dari batas legal 80mg per 100ml.

Kokain juga ditemukan dalam aliran darahnya, serta "Jumlah terapeutik yang tinggi" dari Citalopram anti-depresan.

Pemeriksaan jasad menunjukkan penyebab medis kematian karena leher yang tecekik oleh tali pengikat.

Nyonya Connor berkata, "Dalam kasus Victoria Pocock, saya mencatat kesimpulan ini karena bunuh diri."