TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Fakta Kehidupan Seks Uus, Bicara soal Menghargai Istri di Ranjang

Soal kenyamanan dan kesetujuan pasangan saat berhubungan seks dipandang penting bagi Uus

10 September 2022

7 Fakta Kehidupan Seks Uus, Bicara soal Menghargai Istri Ranjang
Instagram.com/kartikawijaksana

Rizky Firdaus Wijaksana atau biasa disapa Uus merupakan artis yang dikenal sebagai komika stand up comedy di Indonesia. Papa satu anak ini pernah berbicara soal seks dan hubungan intim dalam rumah tangganya di kanal YouTube Ussy dan Andhika Pratama pada 15 November 2019 lalu.

Dalam video yang berdurasi 35 menit dan 40 detik itu, Uus menjelaskan fakta kehidupan seksnya dengan sang Istri, Kartika Wijaksana. Uus dan Andhika juga membahas dan mendiskusikan berbagai isu soal hubungan seks di dalam rumah tangga.

Berikut Popmama.com rangkum fakta kehidupan seks Uus dan istrinya. Ia juga bicara soal menghargai perempuan di ranjang.

1. Menanyakan kesediaan pasangan untuk berhubungan seksual

1. Menanyakan kesediaan pasangan berhubungan seksual
Instagram.com/uusbiasaaja

Menurut Uus salah satu faktor penting punya kehidupan seks yang baik, yakni ia dan pasangan sama-sama 'mau'. Ini menjadi syarat penting, jadi sebelum berhubungan seks akan dipastikan dulu apakah Kartika ingin melakukannya atau tidak.

Ia tak mau di pernikahannya terjadi marital rape atau pemerkosaan dalam pernikahan. Marital rape adalah pemaksaan untuk melakukan kegiatan seksual oleh suami terhadap istri atau sebaliknya. Namun, saat ini yang umum terjadi yakni lebih banyak memposisikan istri sebagai korban.

"Karena istri wajib ngelayanin suami, jadi kesannya cewek itu kayak barang, setiap gue mau make ya harus siap. (Kalau nggak nurut) nanti neraka gitu. Padahal perempuan sendiri kan ada mood-nya, ada pikiran, yang hari ini nggak mau deh. Dan menurut beberapa orang itu jutsru nggak apa-apa, malah harus dipaksa. Kalau gue mikir, ketika nggak mau ya jangan dipaksa. Kalau dipaksa juga nggak bisa nikmatin juga," tutur Uus.

2. Mengajak istri berhubungan seks dengan mengetahui titik rangsangan pasangan

2. Mengajak istri berhubungan seks mengetahui titik rangsangan pasangan
Instagram.com/kartikawijaksana

Saat akan mengajak sang Istri berhubungan intim, namun tengah tidak mood. Uus biasanya akan berusaha mencoba beberapa hal. Sebab pantang baginya memaksa Kartika untuk berhubungan intim dengan keadaan yang tidak nyaman.

Oleh karenanya, Uus akan berusaha menggoda Kartika dengan menyentuh dan mencium di bagian dan titik tubuh sensitifnya yang bisa membuat sang Istri terangsang.

"Misalnya lagi pengen, istri lagi nggak mau, (dirayu) cium pipi dulu, cium bibir, baru dibisikkin kalau aku minta. Kalau misalnya istri menolak, aku masih rayu, aku cium lehernya tuh. Rata-rata cewek bagian rangsangannya di sana. Itulah gunanya tau titik rangsangan yang dia suka," tutur Uus.

Bagi Uus, sex life juga menentukan kebahagiaan dari rumah tangga seseorang. Karena menurutnya, kemungkinan banyak laki-laki selingkuh di luar sana karena tidak menikahi perempuan yang sesuai fantasi seksnya. 

Meskipun banyak faktor lain yang bisa memengaruhi pecahnya rumah tangga pasangan suami istri.

Editors' Picks

3. Saat bosan, Uus dan istri mencoba role player

3. Saat bosan, Uus istri mencoba role player
Instagram.com/Uusbiasaaja

Dalam tayangan YouTube Andhika Pratama, ada penjelasan terkait hal lain yang mungkin bisa memicu perpecahan rumah tangga. Salah satunya dikarenakan bosan dengan pasangan. Selama menikahi sang Istri, Uus pun tak menyangkal bahwa ia sempat merasa bosan.

Namun, ia berusaha menghilangkannya dengan melakukan berbagai kegiatan bersama sang Istri. Misalnya mencari rumah dan suasana tinggal baru, mendekorasi kamar hingga liburan bersama berdua.

Ada hal terpenting menurut Uus yakni mengamini kebosanan itu sendiri. Oleh karenanya dibutuhkan kejujuran antar pasangan soal bosan dalam masalah seks ini.

"Gue sering eksperimen sama Kartika misalnya pakai kostum. Kartika kan punya beberapa kostum, kadang gue juga pakai. Cuman kalau pakai gitu suka ketawa juga berdua dulu," tutur Uus.

4. Komunikasi penting dalam membangun keintiman

4. Komunikasi penting dalam membangun keintiman
Instagram.com/kartikawijaksana

Tak hanya dalam aktivitas sehari-hari, Uus menyebutkan faktor komunikasi menjadi hal penting untuk hubungan suami istri terkait urusan ranjang.

Jujur kepada pasangan soal kebosanan posisi seks, fetish hingga fantasi penting untuk dikomunikasikan bersama.

Bukan hanya agar pasangan memahaminya, melainkan keterbukaan kita juga bisa menjadi jalan untuk saling memuaskan fantasi seksual masing-masing selama berhubungan seks.

Ini akan membuat kehidupan seks rumah tangga lebih berwarna dan panas.

"Memang harus jujur aja ke pasangan. Jangan cuman sekedar menafkahi, ya memang sih dari kerjaan juga banyak masalah tapi jangan semuanya dilimpahkan ke istri juga. Kadang gue ngobrol soal gue ingin eksplor sama istri. Kadang kita belum melakukan hal maksimal sama istri, semua belum dicoba sama istri (tapi selingkuh) kan jadi...halo? Gitu," jelas Uus.

Jika komunikasinya buruk dari suami, terus istrinya tidak terima. Menurut Uus, daripada memilih selingkuh lebih baik suami istri mencoba dulu semua hal.

Mulai dari posisi seks lain, gaya sampai tempat untuk bercinta. Jadi semua dilakukan sebelum tua atau tidak bisa lagi, sehingga sama-sama usaha untuk memuaskan seks satu sama lain. 

5. Butuh kerja sama untuk bisa mewujudkan fantasi seks di ranjang

5. Butuh kerja sama bisa mewujudkan fantasi seks ranjang
Instagram.com/kartikawijaksana

Bagi Uus, untuk hubungan seks yang baik dibutuhkan tidak hanya satu pihak. Setiap orang punya referensi seks yang berbeda, sehingga ketika mewujudkan suatu fantasi dan keinginan masing-masing butuh kerja sama dari keduanya.

Misalnya, Uus mencoba berbicara kepada Kartika soal keinginan dan fantasinya. Dikarenakan baginya fantasi seks ini tak hanya punya laki-laki saja, sebab perempuan kemungkinan juga punya dan itu harus diobrolkan kepada pasangan. 

Uus mengatakan "kadang-kadang dilupakan itu kepuasan satu sama lain". Oleh karenanya berdiskusi terkait kesukaan dan minat dalam seks masing-masing harus dikomunikasikan dengan baik. 

"Misalnya dari fetish (kesukaan) aja beda-beda. Misalnya, kalau aku payudara. Terus ada temen aku yang melihat tengkuk, betis, ankle dan itu yang harus diamini dari awal dan harus ngasih tau ke pasangan. Kalau ini aja nggak cerita ke pasangan, gimana mau mewujudkan hubungan seks yang lebih baik," tutur Uus.

6. Punya perjanjian tertentu soal hubungan seks

6. Pu perjanjian tertentu soal hubungan seks
Instagram.com/Uusbiasaaja

Bagi Uus dan Kartika, hubungan seks tidak hanya soal intercourse alat kelamin. Lebih besar dari itu, Uus punya perjanjian soal hubungan seks mereka.

Misalnya, saat Kartika sedang tak ingin berhubungan seks, maka Uus akan izin untuk melakukan masturbasi. Ini mencegah agar tidak ada kesalahpahaman antara mereka berdua.

"Karena kejadian gue sudah masturbasi dan tiba-tiba ada 'serangan fajar' (istri menginginkan morning sex) padahal sudah lemes. Tiba-tiba marah karena gue nggak bilang soal masturbasi tadi. Dari sana gue ngomong kalau kalau mau masturbasi, biar kalau sudah selesai dia juga pengertian. Itu peraturan kita sekarang kalau gue boleh masturbasi misalnya istri lagi nggak mau nah itu izin. Tapi kalau lagi haid nah itu nggak izin nggak apa-apa," tutur Uus. 

7. Eksplorasi hubungan intim menjadi pembelajaran yang tak pernah usai

7. Eksplorasi hubungan intim menjadi pembelajaran tak pernah usai
Instagram.com/Kartikawijaksana

Membicarakan seks secara terbuka mungkin masih menjadi tabu di Indonesia. Padahal bagi laki-laki asal Bandung ini petualangan seks dengan istri harus terus dilakukan. 

Uus tak mau menjadi laki-laki yang menyalahkan 'karena sudah menikah', maka tidak bisa ekplorasi secara seksual. Karena menurutnya seorang suami harusnya bisa melakukan hal itu dengan sang Istri.

"Kenapa harus menyalahkan rumah tangga atas hilangnya kebebasan? Kenapa nggak bebas berdua sama istri? Jadi memang eksplor bareng gitu, bukan eksplor masing-masing," tutur Uus.

Kemauan dan komunikasi soal seks di dalam rumah tangga sangat penting. Karena bagi Uus, hubungan seks yang baik menjadi faktor terbesar dalam kesuksesan dan kebahagiaan rumah tangga.

"Rumah tangga itu nggak hanya soal memahami satu sama lain tapi juga bagaimana prakteknya juga. Mau kita ngomongin rumah tangga tentang kesetiaan, ya ini salah satu aspeknya, seks," pungkasnya.

Itulah tadi fakta kehidupan seks Uus dan istrinya yang bisa dijadikan pelajaran. Dari perkataan Uus, kita bisa melihat bahwa komunikasi, saling mengerti dan jujur menjadi fondasi penting yang perlu dibicarakan untuk menciptakan kehidupan seks berkualitas. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk