5 Cara Menenangkan Diri setelah Tahu Pasangan Sudah Meninggal

Merasa sedih memang wajar, namun usahakan tetap menjaga kesehatan diri sendiri

7 September 2021

5 Cara Menenangkan Diri setelah Tahu Pasangan Sudah Meninggal
Freepik/DCStudio

Betapa terpukulnya diri kita ketika mengetahui kalau pasangan sebagai orang yang paling dicintai sudah tiada dan meninggalkan kita untuk selama-lamanya.

Mungkin beberapa orang akan mengalami shock saat mendengar kabar orang tercintanya meninggal, bahkan perasaan sedih akan menyelimuti kita sepanjang hari selama menjalani fase duka.

Kematian memang tidak bisa terhindarkan, namun yang bisa kita lakukan yakni tetap terus mendoakan dan senantiasa tabah dalam menjalani kehidupan selanjutnya.

Dalam upaya menenangkan diri pasca pasangan meninggal, ada langkah yang bisa Mama lakukan untuk sedikit demi sedikit mengobati kesedihan yang dirasakan.

Berikut Popmama.com sudah merangkum informasi terkait cara menenangkan diri setelah tahu pasangan sudah meninggal dunia. Semoga bisa sedikit membantu ya, Ma. 

1. Lakukan segala hal yang membuat diri lebih tenang pasca pasangan meninggal

1. Lakukan segala hal membuat diri lebih tenang pasca pasangan meninggal
Freepik

Perasaan Mama mungkin akan campur aduk, sedih yang mendalam, kecewa, cemas, bahkan kaget ketika mengetahui suami sudah meninggal dunia. Perlu diingat bahwa semua itu normal dialami oleh pasangan yang baru ditinggal meninggal.

Bahkan, satu waktu Mama juga mungkin akan merasa lega. Seolah merasakan bahwa penderitaan pasangan sudah berakhir dan tidak tersiksa lagi, apalagi jika selama ini dia sedang sakit.

Ketika pasangan sudah tiada, jika Mama merasa tidak ingin membahas segala hal terkait pasangan karena bisa membuat sedih, maka beritahu teman atau keluarga.

Upayakan segala hal yang bisa menjadi lebih baik, lakukanlah. Misalnya saja menghindari pertanyaan-pertanyaan yang bisa memancing kesedihan. Tak ada salahnya untuk menolak membahasnya lebih jauh ya, Ma. 

Editors' Picks

2. Jangan lupakan kesehatan fisik diri sendiri

2. Jangan lupakan kesehatan fisik diri sendiri
Pixabay/Duplex

Berduka memang dapat berdampak buruk pada tubuh dan juga emosi, apalagi jika ditinggal oleh orang yang dicintai. Fase duka ini pun mungkin akan berpengaruh terhadap penurunan nafsu makan atau sulit tidur.

Hal ini mungkin lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Walau begitu, cobalah untuk menjaga diri sendiri dengan makan dengan baik, berolahraga, dan cukup tidur agar hidup bisa lebih berkualitas.

Usahakan hindari cara melampiaskan emosi ke hal-hal yang salah, bahkan bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Ini termasuk mengonsumsi minuman beralkohol, karena hal tersebut justru dapat memperburuk kesehatan.

3. Mencari teman untuk berkeluh kesah

3. Mencari teman berkeluh kesah
Freepik

Setelah pasangan meninggal, sering sekali kita sebagai manusia merasa begitu kesepian. Ada juga rasa bingung dan tidak jarang merasa tertekan. Hal ini wajar terjadi di awal-awal karena masih berada di fase berduka. 

Kehilangan pasangan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko timbulnya sejumlah gangguan kejiwaan. Ketika seseorang kurang dukungan sosial setelah merasa kehilangan, maka ini bisa menjadi faktor utama terjadinya depresi. 

Maka dari itu, penting sekali untuk mencurahkan isi hati kepada keluarga bahkan sahabat sebagai upaya menenangkan diri serta menjaga kesehatan mental.

4. Lakukan rutinitas seperti biasanya walau tanpa pasangan

4. Lakukan rutinitas seperti biasa walau tanpa pasangan
Freepik/suksao

Mungkin saat sudah berumah tangga, banyak aktivitas berdua yang dulu sering dilakukan bersama dengan pasangan. Misalnya berolahraga pagi bersama, memasak bersama, atau bahkan sekadar jalan-jalan di akhir pekan untuk mencari udara segar.

Saat pasangan sudah tiada, Mama pun masih bisa melakukan rutinitas seperti biasa dan usahakan jangan menghindari kesedihan.

Jika menghindari aktivitas penting yang dulu pernah dilakukan bersama, maka Mama akan kesulitan beradaptasi pasca kehilangan orang tersayang.

Biarkan itu terjadi dan terbiasa, dengan harapan kesedihan akan sedikit demi sedikit menghilang secara perlahan.

5. Mencari bantuan profesional jika mengalami kesedihan yang terus menerus

5. Mencari bantuan profesional jika mengalami kesedihan terus menerus
Pexels/Negative Space

Kehilangan pasangan pasti mengubah hidup kita, bahkan kesedihan mendalam memang menjadi sebuah reaksi normal yang dirasakan setiap orang.

Namun, terkadang kesedihan begitu mendalam, sehingga mengganggu kemampuan untuk melanjutkan hidup sendiri.

Hal ini dikenal sebagai "kesedihan yang rumit" dan itu dapat memengaruhi sekitar tujuh persen orang yang berduka. Tanda-tandanya meliputi, antara lain:

  • Merasa tidak punya tujuan hidup lagi
  • Mengalami kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari
  • Berharap ingin mati juga karena ingin menyusul pasangan
  • Kehilangan keinginan untuk bersosialisasi dengan orang lain
  • Mengalami perasaan bersalah yang berkelanjutan, bahkan menyalahkan diri sendiri atas kematian orang yang dicintai

Jika merasakan gejala tersebut, segera mencari pertolongan profesional atau keluarga dan teman bisa membantu Mama melupakan kesedihan yang mendalam tadi, bahkan mencoba berusaha untuk merelakan dengan ikhlas.

Beberapa cara tadi semoga bisa membantu Mama menenangkan diri pasca ditinggal meninggal pasangan. Perlu diingat bahwa kesedihan yang berlarut-larut akan berdampak buruk pada kesehatan.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk