Cara Menghadapi Micro-Cheating, Selingkuh Kecil yang Jarang Disadari

Micro-cheating umumnya tidak disadari oleh pelaku maupun korban perselingkuhan

29 November 2021

Cara Menghadapi Micro-Cheating, Selingkuh Kecil Jarang Disadari
Unsplash/Visuals

Kepercayaan menjadi sebuah fondasi utama dalam sebuah hubungan percintaan. Namun, seiring berkembangnya teknologi, beberapa pasangan sulit membangun kepercayaan karena khawatir pasangannya akan melakukan micro-cheating

Micro-cheating adalah istilah baru dalam perselingkuhan. Jika selama ini perselingkuhan diidentikkan dengan hubungan terlarang di belakang pasangan seperti melakukan hubungan intim atau makan bersama selingkuhan, maka micro-cheating adalah perselingkuhan yang sulit terungkap. 

Micro-cheating biasa juga disebut selingkuh kecil karena biasanya dilakukan di dunia maya atau secara online dan sulit teridentifikasi. Lantas, bagaimana cara menghadapi micro-cheating yang dilakukan pasangan? Berikut ulasannya yang dirangkum Popmama.com dari beberapa sumber. 

Apa itu Micro-Cheating?

Apa itu Micro-Cheating
Unsplash/Stereophototyp

Sebelum membahas lebih lanjut seputar cara menghadapi pasangan yang melakukan micro-cheating, Mama perlu memahami terlebih dahulu tindakan yang termasuk micro-cheating. Pasalnya, micro-cheating atau selingkuh kecil adalah bentuk perhatian secara emosional yang diberikan seseorang pada orang lain selain pasangannya. 

Para pelaku micro-cheating terkadang tidak menyadari bahwa tindakannya termasuk kategori perselingkuhan. Biasanya para pelaku micro-cheating melakukan aksinya menggunakan sosial media. 

Editors' Picks

Contoh Tindakan Micro-Cheating

Contoh Tindakan Micro-Cheating
Unsplash/Qimmanifester

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa micro-cheating lebih melibatkan emosi dan perasaan dibanding tindakan fisik. Beberapa contoh perilaku yang dapat dikategorikan sebagai micro-cheating di antaranya menghubungi mantan atau seseorang tanpa alasan yang jelas, tertarik pada orang lain dan mulai stalking akun sosial medianya, hingga membuat akun online dating saat sudah memiliki pasangan.

Contoh lainnya, yakni memberikan likes pada akun Instagram lawan jenis yang bukan pasangannya, rutin memberikan beberapa komentar tentang penampilan orang lain, dan menyembunyikan pertemanan dari pasangan. 

Tindakan-tindakan tersebut tentu disembunyikan dari pasangan aslinya. Para pelaku micro-cheating merasa bentuk perhatian yang diberikan kepada mantan atau orang lain hanya perhatian biasa, namun tanpa mereka sadari perhatian tersebut bisa menjadi awal mula perselingkuhan secara fisik.

Tanda Perhatian Kecil Sudah Masuk Micro-cheating

Tanda Perhatian Kecil Sudah Masuk Micro-cheating
Unsplash/Christianw

Memberikan perhatian kecil pada lawan jenis yang bukan pasangan tentu tidak salah. Apabila perhatian kecil itu dirahasiakan dari pasangan, maka hal itu sudah tergolong perselingkuhan. 

Para pelaku micro-cheating umumnya akan menyembunyikan ponsel dari pasangannya agar aktivitasnya di dunia maya tidak terbongkar. Mereka juga kerap menghapus riwayat pesan dengan teman lawan jenisnya.

Kemudian, mereka rutin memberikan likes atau komentar pada setiap unggahan dari teman lawan jenis yang menarik perhatiannya. Ketika mereka sudah rutin berkomunikasi, maka mereka akan menyimpan kontak teman lawan jenisnya dengan nama lain agar tidak diketahui oleh pasangan resminya. 

Perlu Ada Batasan Untuk Mencegah Micro-cheating

Perlu Ada Batasan Mencegah Micro-cheating
Unsplash/Cannedstreet

Cara menghadapi pasangan yang kemungkinan sedang melakukan micro-cheating, yakni bisa memberikan batasan yang jelas pada hubungan. Artinya, Mama dan pasangan perlu menentukan arti perselingkuhan dan memilah mana perhatian yang menunjukkan sikap ramah atau perhatian yang menjurus pada perselingkuhan. 

Batasan tersebut perlu dibicarakan agar Mama tidak dianggap posesif ketika melarang pasangan berhubungan di dunia maya dengan orang, begitu juga sebaliknya. 

Komunikasi Terbuka dengan Pasangan

Komunikasi Terbuka Pasangan
Unsplash/Donpapas

Setelah menentukan batasan yang jelas, Mama juga jangan ragu berkomunikasi dengan pasangan. Sampaikan keraguan mama pada pasangan tentang perilakunya yang mulai berubah atau ada hal-hal yang dianggap dirahasiakan oleh pasangan. 

Mama dan pasangan perlu saling terbuka dan mengungkapkan perasaan satu sama lain agar tidak ada sesuatu yang ditutupi. Selanjutnya, mulailah memperkuat ikatan emosional dengan pasangan, misalnya berlibur bersama. 

Nah Ma, itulah penjelasan singkat seputar micro-cheating dan cara menghadapinya. Membangun kepercayaan memang perlu untuk mempertahankan hubungan. Namun, hal terpenting lainnya adalah komunikasi dan membangun batasan-batasan saat berhubungan dengan orang lain.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.