Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Alyssa Daguise Perlihatkan ASI 'Liquid Gold' untuk Baby S, Apa Itu?

Alyssa Daguise Perlihatkan ASI 'Liquid Gold' untuk Baby S, Apa Itu?
Instagram.com/alyssadaguise
Intinya Sih
  • Alyssa Daguise melahirkan putri pertamanya, Soleil Zephora Ghazali, pada 10 Mei 2026 dan membagikan momen ASI pertamanya berupa kolostrum berwarna kekuningan yang disebut ‘Liquid Gold’.
  • Kolostrum atau Liquid Gold adalah ASI pertama yang kaya antibodi dan nutrisi penting, membantu daya tahan tubuh, pencernaan, serta menurunkan risiko bayi kuning di awal kehidupan.
  • Produksi kolostrum berlangsung 2–5 hari pertama setelah melahirkan sebelum berubah menjadi ASI transisi; Alyssa juga membagikan tips agar produksi ASI lancar melalui menyusui rutin dan istirahat cukup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Alyssa Daguise resmi melahirkan anak pertamanya berjenis kelamin perempuan pada hari Minggu (10/5/2026). Putri kecil hasil pernikahannya dengan Al Ghazali tersebut diberi nama Soleil Zephora Ghazali. 

Sehari setelah melahirkan Baby Soleil, Alyssa membagikan potret hasil ASI perah yang berwarna kekuningan. Tidak seperti ASI biasa pada umumnya, rupanya ASI yang dihasilkan berupa kolostrum alias ‘Liquid Gold’.

Berikut Popmama.com siap membahas informasi mengenai Alyssa Daguise bagikan momen Liquid Gold

Table of Content

1. Alyssa perlihatkan botol berisi Liquid Gold

1. Alyssa perlihatkan botol berisi Liquid Gold

Alyssa Daguise ASI 3.jpg
Instagram.com/alyssadaguise

Melalui akun Instagram Story pribadinya pada hari Senin (11/5/2026), Alyssa memperlihatkan hasil ASI perah yang warnanya kekuningan. Diketahui, ASI tersebut dikenal sebagai kolostrum atau sering dijuluki Liquid Gold

“Liquid Gold, MasyaAllah Tabarakallah,” tulis Alyssa Daguise. 

2. Apa itu Liquid Gold?

liquid gold.jpg
mamanatural.com/Ilustrasi kolostrum

Liquid Gold ASI adalah sebutan populer untuk kolostrum, yaitu ASI pertama yang keluar pada hari-hari awal setelah melahirkan. Disebut ‘emas cair’ karena warnanya cenderung kekuningan dan kandungan nutrisinya sangat kaya untuk bayi baru lahir. 

Kolostrum biasanya keluar dalam jumlah sedikit, tetapi itu normal karena ukuran lambung bayi baru lahir masih sangat kecil. Meski sedikit, manfaatnya sangat besar untuk membantu adaptasi bayi di awal kehidupan. 

3. Manfaat kolostrum atau Liquid Gold untuk bayi

Ilustrasi Ibu menyusui bayi
Freepik/freepik

Kolostrum punya kandungan nutrisi dan antibodi yang sangat tinggi sehingga penting untuk kesehatan bayi di awal kehidupannya. Berikut beberapa manfaat kolostrum alias liquid gold untuk bayi, antara lain:

1. Meningkatkan daya tahan tubuh bayi

Kolostrum kaya akan antibodi, terutama imunoglobulin A (IgA), yang membantu melindungi bayi dari bakteri, virus, dan infeksi. Karena sistem imun bayi baru lahir masih belum sempurna, kolostrum menjadi perlindungan alami pertama bagi tubuhnya.

2. Melindungi saluran pencernaan bayi

Kolostrum membantu melapisi dinding usus bayi sehingga lebih terlindungi dari kuman dan zat asing. Ini penting karena organ pencernaan bayi masih sangat sensitif pada hari-hari pertama kehidupannya.

3. Membantu mengeluarkan mekonium

Mekonium adalah BAB pertama bayi yang berwarna hitam kehijauan. Kolostrum memiliki efek pencahar alami ringan yang membantu bayi lebih cepat mengeluarkan mekonium dari tubuhnya.

4. Mengurangi risiko bayi kuning

Semakin cepat mekonium keluar, kadar bilirubin dalam tubuh bayi juga bisa ikut menurun. Hal ini membantu mengurangi risiko penyakit kuning atau jaundice pada bayi baru lahir.

5. Memberikan nutrisi penting dalam jumlah padat

Walaupun volumenya sedikit, kolostrum mengandung protein, vitamin A, zinc, dan mineral penting dalam konsentrasi tinggi. Kandungan ini membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan awal bayi.

6. Membantu menjaga kadar gula darah bayi

Kolostrum dapat membantu menjaga kestabilan gula darah bayi, terutama pada bayi yang lahir prematur atau memiliki risiko hipoglikemia.

4. Kapan kolostrum akan terus keluar?

Pexels/Sarah Chai
Pexels/Sarah Chai

Secara umum, kolostrum diproduksi selama sekitar 2–5 hari pertama setelah persalinan. Setelah itu, ASI akan mulai berubah menjadi ASI transisi yang teksturnya lebih cair dan jumlahnya semakin banyak.

Tahapan ASI biasanya seperti ini:

  1. Kolostrum (hari 1–5)
    Warna cenderung kuning keemasan, tekstur lebih kental, dan kaya antibodi.
  2. ASI transisi (hari 5–14)
    Produksi ASI meningkat, warna lebih pucat, kandungan lemak dan kalorinya bertambah.
  3. ASI matang (setelah sekitar 2 minggu)
    ASI menjadi lebih encer di awal dan lebih creamy di akhir sesi menyusui untuk memenuhi kebutuhan bayi sehari-hari.

Jumlah kolostrum memang sedikit, biasanya hanya beberapa tetes hingga sendok teh per sesi. Namun itu sudah cukup untuk lambung bayi baru lahir yang ukurannya masih sangat kecil, kira-kira sebesar buah ceri pada hari pertama.

Kalau kolostrum terasa belum banyak keluar, tidak perlu langsung khawatir. Kontak kulit dengan bayi, menyusui sesering mungkin, istirahat cukup, dan menjaga hidrasi dapat membantu memperlancar produksi ASI.

5. Tips agar ASI lancar usai melahirkan

Freepik/freepik
Freepik/freepik

Produksi ASI biasanya mulai meningkat beberapa hari setelah persalinan. Namun, banyak Mama merasa ASI belum langsung deras di awal. Kondisi ini normal karena tubuh masih beradaptasi setelah melahirkan. Supaya ASI lebih lancar, berikut beberapa tips yang bisa dicoba:

1. Lakukan IMD setelah persalinan

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) membantu merangsang hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan penting dalam produksi ASI. Kontak kulit dengan bayi juga membantu si Kecil lebih cepat belajar menyusu.

2. Susui sesering mungkin

Semakin sering payudara dikosongkan, tubuh akan mendapat sinyal untuk memproduksi lebih banyak ASI. Usahakan menyusui setiap bayi menunjukkan tanda lapar, bukan menunggu menangis.

3. Pastikan pelekatan bayi benar

Posisi latch yang tepat membuat bayi menyusu lebih efektif dan membantu payudara kosong optimal. Kalau pelekatan kurang tepat, puting bisa lecet dan ASI terasa kurang keluar.

4. Jangan langsung panik kalau ASI belum banyak

Di hari-hari awal, yang keluar biasanya kolostrum atau liquid gold dalam jumlah sedikit. Ini normal dan sebenarnya sudah cukup untuk kebutuhan lambung bayi baru lahir.

5. Perbanyak makan makanan bergizi

Konsumsi protein, sayur, buah, dan lemak sehat untuk membantu tubuh memproduksi ASI. Beberapa Mama juga merasa terbantu dengan makanan seperti daun katuk, oatmeal, atau kacang-kacangan.

6. Minum air yang cukup

Tubuh membutuhkan cairan untuk produksi ASI. Jangan menunggu haus, usahakan minum secara rutin sepanjang hari.

7. Istirahat sebisa mungkin

Kurang tidur dan kelelahan dapat memengaruhi hormon menyusui. Coba manfaatkan waktu bayi tidur untuk ikut beristirahat.

8. Hindari stres berlebihan

Stres bisa menghambat refleks pengeluaran ASI (let-down reflex). Minta bantuan pasangan atau keluarga agar tidak merasa kewalahan sendirian.

9. Skin to skin dengan bayi

Kontak kulit langsung membantu bayi lebih nyaman dan dapat merangsang hormon oksitosin sehingga ASI lebih mudah keluar.

10. Konsultasi jika ada kendala menyusui

Kalau ASI terasa sangat sedikit, payudara nyeri, atau bayi sulit menyusu, jangan ragu berkonsultasi dengan konselor laktasi atau dokter.

Itu dia informasi mengenai Alyssa Daguise bagikan momen Liquid Gold beserta penjelasannya. Apa ada yang pernah mengalami hal serupa dengan Alyssa?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Related Articles

See More