7 Kesalahan Ibu Hamil saat Pakai Sunscreen, Perhatikan Kandungannya

Ibu hamil tetap perlu memakai sunscreen, namun harus memperhatikan kandungan aman seperti zinc oxide atau titanium dioxide dan menghindari bahan kimia berisiko seperti oxybenzone atau octinoxate.
Banyak kesalahan terjadi karena tidak membaca label, memakai terlalu sedikit, atau hanya mengandalkan sunscreen tanpa perlindungan tambahan seperti topi dan pakaian tertutup.
Pemilihan sunscreen sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit ibu hamil.
Sunscreen menjadi salah satu basic skincare yang perlu dipakai secara rutin. Tidak hanya secara umum, ibu hamil juga tetap perlu memakainya untuk melindungi dari sinar matahari.
Namun, yang perlu menjadi pertimbangan, yakni kandungan sunscreen yang dipilih. Pasalnya ibu hamil tidak bisa sembarangan dan asal membeli sunscreen karena ada beberapa kandungan yang bisa berdampak ke janin.
Berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai kesalahan ibu hamil saat pakai sunscreen secara lebih detail.
Deretan Kesalahan Ibu Hamil saat Pakai Sunscreen
1. Pakai sunscreen dengan bahan kimia yang tidak cocok untuk ibu hamil

Sunscreen dengan filter kimia seperti oxybenzone, octinoxate, atau homosalate sebaiknya dihindari saat hamil. Beberapa kandungan ini dapat diserap ke dalam kulit dan dikhawatirkan dapat mengganggu hormon ibu hamil.
Sebaiknya pilih sunscreen mineral dengan zinc oxide atau titanium dioxide yang bekerja secara fisik tanpa banyak diserap ke aliran darah. Dengan kata lain, sebaiknya ibu hamil menghindari chemical sunscreen dan lebih memilih ke physical sunscreen, ya.
2. Tidak membaca label dengan teliti

Banyak ibu hamil yang hanya membeli sunscreen biasa tanpa cek label untuk memastikan apakah ada bahan yang perlu dihindari. Padahal membaca label penting karena selama hamil biasanya hormon akan berpengaruh ke ibu hamil, sehingga lebih sensitif.
Biasanya ibu hamil akan menghindari beberapa bahan aktif, lalu memilih sunscreen yang bebas alkohol, bebas pewangi, dan tidak mengandung bahan yang berpotensi memicu iritasi atau penyerapan tidak aman.
3. Aplikasi terlalu sedikit atau tidak teratur

Salah satu kesalahan umum adalah mengoleskan sunscreen terlalu sedikit atau hanya sekali. Padahal sunscreen harus dioleskan minimal 15 menit sebelum keluar rumah, cukup banyak (baik wajah maupun tubuh), dan diulang setiap 2 jam atau setelah berkeringat agar perlindungan tetap optimal.
Apalagi kulit ibu hamil cenderung lebih sensitif terhadap sinar UV. Jangan sampai hanya apply sunscreen sehari sekali ya!
4. Mengandalkan sunscreen saja tanpa perlindungan lain

Sunscreen penting, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya perlindungan. Ibu hamil juga sebaiknya memakai topi, kacamata, pakaian pelindung, serta mencari tempat teduh pada jam matahari terik.
Ini bisa mencegah dan mengurangi risiko melasma atau kerusakan kulit dari UV. Perlindungan tambahan diperlukan jika ibu hamil berada di tempat dengan intensitas matahari tinggi, misalnya saat liburan ke pantai.
5. Pilih sunscreen yang terlalu berat tanpa mempertimbangkan kondisi kulit

Kulit ibu hamil bisa berubah selama mengandung, salah satunya menjadi lebih sensitif, berminyak, atau kering. Sunscreen dengan tekstur terlalu tebal atau formulanya tidak cocok bisa membuat kulit tidak nyaman.
Di antaranya menjadi berminyak, beruntusan, atau tidak nyaman. Tentu hal ini malah membuat bumil malas pakai sunscreen sama sekali.
6. Tidak memperhatikan SPF dan perlindungan broad spectrum

Sebagian ibu hamil hanya fokus pada tekstur atau klaim “aman untuk bumil”, tetapi lupa memastikan sunscreen memiliki minimal SPF 30 dan perlindungan broad spectrum (UVA & UVB).
Padahal, sinar UVA bisa memperparah melasma atau hiperpigmentasi yang umum terjadi saat hamil. Tanpa perlindungan menyeluruh, risiko flek hitam justru meningkat.
7. Berhenti memakai sunscreen karena takut bahan kimia

Ada ibu hamil yang memilih berhenti total memakai sunscreen karena khawatir kandungannya berbahaya. Padahal, tidak menggunakan sunscreen sama sekali bisa meningkatkan risiko sunburn, penuaan dini, hingga memperparah melasma (topeng kehamilan).
Solusinya bukan berhenti, melainkan memilih sunscreen mineral yang lebih aman dan tetap rutin menggunakannya.
Itulah tadi beberapa kesalahan ibu hamil saat pakai sunscreen. Semoga informasi ini bisa membantu ya, Ma.


















