Bagi Mama yang memiliki puting datar atau inverted, ada metode stimulasi yang bisa dilakukan menjelang persalinan. Namun, waktu pelaksanaannya perlu diperhatikan.
“Metodenya harus benar, dilakukan di atas 37 minggu, karena bisa merasakan kontraksi,” tambah Mila.
Hal ini penting karena stimulasi puting dapat memicu hormon oksitosin yang berkaitan dengan kontraksi rahim.
Teknik tersebut dilakukan dengan meletakkan jari di bawah dan di atas puting, lalu melakukan gerakan tekan terlebih dahulu sebelum memencet ke arah luar.
Sebab, teknik yang kurang tepat dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Stimulasi ini dapat dilakukan sekitar 30 menit setiap hari agar membantu puting lebih mudah menonjol.
Selain itu, penggunaan alat bantu seperti nipple former juga bisa menjadi pilihan sesuai anjuran tenaga kesehatan, dimana dapat mulai digunakan sejak usia kehamilan sekitar 20 minggu dengan pengawasan yang tepat.
Mengutip dari American Academy of Pediatrics, bahwa persiapan menyusui sebelum persalinan dapat membantu ibu lebih percaya diri dan siap menghadapi proses menyusui.
Jika Mama memiliki kondisi medis tertentu atau merasa ragu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencoba stimulasi. Inilah penjelasan bagaimana bentuk puting yang dimiliki, tubuh Mama tetap bisa menyusui. Perbedaan bentuk hanyalah variasi alami anatomi perempuan, bukan hambatan untuk memberikan ASI terbaik bagi si Kecil.
Dengan pemahaman yang tepat, teknik yang benar, serta dukungan tenaga kesehatan, perjalanan menyusui dapat tetap berjalan optimal.