Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Semua Bayi bisa Bingung Puting, Cek Faktanya!
Seorang ibu menyusui bayinya yang sedang tertidur. (Foto: Blond Fox/Unsplash)
  • Inisiasi menyusui dini disarankan segera setelah persalinan untuk mengenalkan puting dan memudahkan perlekatan bayi.
  • Bayi baru lahir belum bisa langsung menyusu, sehingga proses awal menyusui membutuhkan pengenalan dan bantuan.
  • Meski IMD penting dilakukan, beberapa bayi tetap dapat mengalami bingung puting pada awal masa menyusu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat persalinan, setiap bayi disarankan untuk langsung IMD. Tujuannya, untuk mengenalkan puting sehingga lebih mudah terjadi perlekatan. Namun, apakah semua bayi pada awalnya bisa bingung puting? 

Bayi yang baru lahir sudah pasti belum bisa menyusu. Oleh karena itu, inisiasi menyusui dini sangat penting untuk dilakukan. Meski begitu, tetap saja beberapa bayi masih bisa bingung puting. Tapi sebenarnya, apakah semua bayi bisa bingung puting? 

Tenang, Popmama.com akan mencari tahu untuk Mama. 


1. Kondisi bingung puting

Pexels.com

Bingung puting merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi, terutama di awal kehidupannya. Bayi disebut bingung puting ketika ia kesulitan menghisap ASI langsung dari payudara ibu. Biasanya, hal ini dikarenakan ia sudah terbiasa minum ASI menggunakan botol susu. 

Namun, ada juga yang belum pernah menyentuh botol susu dan tetap bingung puting. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor medis atau karena kesehatan si bayi. 


2. Penyebab bingung puting

Pexels.com/Sarah Chai

Pada umumnya, bayi yang bingung puting dikarenakan mereka mengenal botol susu terlebih dahulu untuk minum ASI. Sedangkan jika dari awal sudah melakukan sesi menyusu secara langsung, kemungkinan terjadi bingung puting pun akan lebih minim. 

Saat bayi mengisap ASI melalui dot, ia tidak harus bersusah payah dan bisa langsung minum susu. Sedangkan jika menghisap ASI langsung dari payudara ibu, bayi perlu bekerja keras dengan menggerakkan 40 otot wajah. 

Jadi, tak heran kalau bayi yang diberikan ASI melalui botol terlalu dini bisa memiliki risiko bingung puting yang lebih tinggi dibanding yang langsung menyusu langsung lewat payudara. 

3. Tanda bayi mengalami bingung puting

Freepik.com/freepik

Sebenarnya, seperti apa tanda bayi bingung puting? Pertama, bayi tidak bisa membuka mulutnya lebar-lebar saat menyusu dari payudara. Pada akhirnya, ia tidak bisa mendapat banyak ASI. Lalu, bayi akan sering mendorongkan lidahnya ketika menyedot susu, jadi, puting Mama sering keluar dari mulutnya. 

Terakhir, bayi menjadi lebih mudah rewel karena ASI tidak langsung keluar, sehingga ia perlu mengisap selama 1-2 menit hingga ASI keluar. 


4. Cara mengatasinya

Pexels.com/MART PRODUCTION

Jika bayi mengalami bingung puting, Mama bisa melakukan latihan dengan sabar. Berlatihlah teknik menyusui yang baik dan pelajari posisi menyusui yang aman. Untuk transisi, batasi penggunaan botol susu selama di rumah dan perbanyak direct breastfeeding sebanyak mungkin sebelum ia merasa lapar. 

Jika ia sudah terlihat frustasi karena ASI tidak kunjung keluar, siasati dengan memerah payudara terlebih dahulu sehingga sudah ada ASI terlebih dahulu sebelum si Kecil menyusu. Kalau semua cara sudah dilakukan dan masih belum berhasil juga, carilah bantuan konsultasi laktasi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Pada dasarnya, tidak setiap bayi bisa mengalami bingung puting. Biasanya hanya terjadi pada bayi yang mendapatkan botol dot terlalu dini. Jika bayi tidak mau menyusu, bisa jadi karena bingung puting atau ada masalah lain seperti perlekatan yang kurang atau mengalami tongue tie. Cek ke dokter untuk mendapatkan solusinya, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article