Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Mengatasi Hiperpigmentasi Akibat Hormon Kehamilan
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Hiperpigmentasi atau melasma saat hamil dipicu lonjakan estrogen dan progesteron yang meningkatkan melanin, serta dapat memburuk akibat paparan sinar matahari langsung.

  • Perlindungan utama mencakup sunscreen mineral SPF 30+ serta topi, kacamata, dan pakaian tertutup.

  • Untuk kasus sulit, dokter kulit dapat menyarankan chemical peeling, mikrodermabrasi, laser, atau krim tretinoin, kortikosteroid, dan hydroquinone setelah melahirkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selama masa kehamilan, Mama mungkin menyadari munculnya bercak gelap di wajah atau area lipatan tubuh seperti ketiak, leher, hingga area intim yang mendadak makin gelap. 

Kondisi yang sering disebut melasma ini umum terjadi akibat lonjakan hormon estrogen dan progesteron yang memicu sel melanosit memproduksi pigmen melanin berlebih, diperparah oleh paparan sinar matahari langsung.

Untuk mengatasinya ada beberapa langkah aman yang bisa Mama lakukan, berikut Popmama.com telah rangkum dari website healthline untuk Mama simak selengkapnya.

1. Pakai sunscreen saat keluar rumah

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Paparan sinar ultraviolet merupakan pemicu utama yang membuat bercak hiperpigmentasi makin gelap dan meluas, maka Mama disarankan untuk selalu mengaplikasikan sunscreen secara rutin sebelum beraktivitas di luar ruangan. 

Pilihlah mineral sunscreen yang mengandung zinc oxide atau titanium dioxide dengan minimal SPF 30+ karena lebih aman untuk Ibu setelah melahirkan

Selain itu, lengkapi perlindungan diri dengan memakai topi, kacamata hitam, serta pakaian longgar yang menutup kulit agar terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

2. Gunakan produk skincare yang aman

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Pemakaian produk perawatan kulit yang terlalu keras dapat memicu iritasi dan justru memperburuk hiperpigmentasi pada kulit Mama.

Cobalah untuk selalu pilih produk pembersih yang diformulasikan lembut bagi kulit sensitif dengan memperhatikan label kemasan dan utamakan produk non comedogenic, fragrance free, serta dermatologist approved

Hal ini berlaku juga untuk produk kosmetik yang Mama gunakan setiap hari agar pori-pori tidak tersumbat serta kulit tetap terawat.

3. Manfaatkan bahan alami dari rumah

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Mama juga bisa mencoba perawatan alami dari bahan-bahan yang ada di dapur untuk membantu mencerahkan area kulit yang menggelap secara perlahan. 

Bahan alami cenderung lebih minim risiko iritasi jika diolah dengan benar, seperti campuran air perasan lemon dan mentimun yang diencerkan bisa dijadikan tonik alami. 

Mama juga dapat membuat masker eksfoliasi dari oatmeal dan madu murni yang membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus mencerahkan pigmen gelap.

4. Jalani treatment chemical peeling

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Untuk kasus hiperpigmentasi dan area lipatan gelap yang sulit dihilangkan, dokter kulit dapat menyarankan treatment khusus untuk Mama lakukan.

Prosedur seperti chemical peeling, mikrodermabrasi, hingga terapi laser ternyata bisa menjadi pilihan Mama. Tindakan ini akan bekerja mengangkat lapisan sel kulit mati dan mempercepat regenerasi sel kulit baru.

5. Gunakan hydroquinone dengan anjuran dokter

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Jika hiperpigmentasi tidak kunjung memudar setelah melahirkan, Mama bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan treatment

Dokter dapat meresepkan krim khusus seperti tretinoin, kortikosteroid, atau hydroquinone yang bisa membantu menghambat produksi melanin secara bertahap. 

Nah, itulah cara mengatasi area lipatan yang menggelap akibat hormon hamil yang bikin Mama nggak percaya diri dalam beraktivitas, semoga informasi ini dapat membantu ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article