ilustrasi payudara (pexels.com/cottonbro studio)
Menurut catatan medis, kondisi yang disebut sebagai polymastia atau jaringan payudara tambahan tercatat terjadi pada sekitar 2 % hingga 6 % perempuan dan sekitar 1 % hingga 3 % laki‑laki. Meskipun bersifat bawaan sejak lahir, banyak orang nggak menyadari bahwa mereka memiliki kondisi ini, seperti Mama di Filipina yang mengungkap bahwa tak ada anggota keluarganya yang pernah mengalami hal serupa.
Kasus seperti ini menunjukkan bahwa tubuh manusia bisa menyimpan jaringan payudara di lokasi yang tidak umum, bahkan jaringan tersebut bisa aktif memproduksi ASI di luar area payudara utama. Meskipun sangat jarang, kejadian ini menjadi pengingat bahwa setiap perubahan pada tubuh, khususnya saat masa menyusui, layak mendapatkan perhatian dan pemeriksaan medis.
Kondisi langka seperti yang dialami Mama dari Filipina bukan hanya soal keajaiban biologis, tapi juga pengingat bahwa menyusui dan kesehatan payudara memerlukan perhatian dan pemahaman.
Untuk Mama yang sedang menyusui atau merencanakan kehamilan, penting untuk selalu mendengarkan tubuh, melakukan pemeriksaan rutin, dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan bila menemukan sesuatu yang nggak biasa. Dengan penanganan yang tepat dan dukungan yang tepat pula, masa menyusui tetap bisa dijalani dengan tenang dan percaya diri. Semoga cerita ini menjadi sumber wawasan untuk Mama di mana pun berada.