Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Jumlah Bayi Lahir di AS Berkurang 710.000 Dibanding Dua Dekade Lalu

Jumlah Bayi Lahir di AS Berkurang 710.000 Dibanding Dua Dekade Lalu
freepik/rawpixel.com
Intinya Sih
  • Jumlah kelahiran bayi di AS turun sekitar 710.000 dibandingkan puncaknya tahun 2007, menandakan tren penurunan jangka panjang menurut data CDC.
  • Penurunan ini dipicu oleh turunnya tingkat kesuburan 23%, perubahan prioritas perempuan terhadap pendidikan dan karier, serta meningkatnya penggunaan kontrasepsi.
  • Aspek ekonomi, biaya hidup tinggi, dan kecenderungan menunda kehamilan membuat pasangan lebih selektif merencanakan keluarga, meski angka kelahiran remaja justru menurun signifikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mengambil keputusan untuk memiliki anak atau menambah anggota keluarga baru memang memerlukan pertimbangan yang matang bagi setiap pasangan. Fenomena menarik saat ini tengah terjadi di Amerika Serikat (AS), di mana jumlah kelahiran bayi tercatat mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan dua dekade sebelumnya.

Berdasarkan data terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jumlah bayi yang lahir tahun lalu menyusut sekitar 710.000 jiwa dibandingkan masa puncaknya di tahun 2007. Tren penurunan ini ternyata sudah berlangsung cukup lama dan memicu diskusi di kalangan para ahli mengenai masa depan kependudukan.

Berikut ini telah Popmama.com rangkum beberapa faktor penyebab berkurangnya jumlah kelahiran bayi di AS dibandingkan dengan dua dekade lalu.

1. Penurunan tingkat kesuburan jangka panjang

Jumlah Bayi Lahir di AS 1.jpeg
freepik

Seorang demografer dari CDC, Brady Hamilton, menjelaskan bahwa penurunan tingkat kesuburan umum sebesar 23% telah terjadi sejak tahun 2007.

Meskipun jumlah penduduk AS secara keseluruhan saat ini lebih banyak, nyatanya jumlah bayi yang lahir justru jauh lebih sedikit dibandingkan 20 tahun yang lalu. Hal ini menunjukkan adanya perubahan pola dalam berkeluarga di masyarakat.

2. Pergeseran budaya dan prioritas perempuan

Jumlah Bayi Lahir di AS 2.jpeg
freepik

Banyak faktor yang melatarbelakangi mengapa pasangan saat ini cenderung memilih keluarga yang lebih kecil. Beberapa ahli menyoroti meningkatnya akses perempuan terhadap pendidikan tinggi dan perkembangan karier.

Selain itu, kesadaran akan penggunaan kontrasepsi juga membuat perempuan memiliki kontrol lebih besar dalam merencanakan waktu kehamilan yang paling tepat bagi mereka.

3. Faktor ekonomi dan biaya hidup

Jumlah Bayi Lahir di AS 3.jpeg
freepik

Tidak bisa dipungkiri, aspek ekonomi memegang peranan penting dalam keputusan memiliki anak. Pasangan masa kini lebih mempertimbangkan kesiapan finansial sebelum menambah anggota keluarga.

Banyak yang memilih untuk menunda kehamilan hingga kondisi ekonomi mereka dirasa cukup stabil untuk memenuhi kebutuhan buah hati di masa depan.

4. Kecenderungan menunda kehamilan di usia muda

Jumlah Bayi Lahir di AS 4.jpeg
freepik/jcomp

Ada tren menarik di mana perempuan usia remaja dan usia 20-an mengalami penurunan tingkat kesuburan yang drastis. Sebagai gantinya, terjadi peningkatan angka kelahiran pada perempuan usia 30-an dan 40-an.

Hal ini menunjukkan bahwa banyak perempuan yang memilih untuk menunda menjadi seorang ibu hingga usia yang lebih matang.

5. Kabar baik di balik penurunan angka kelahiran remaja

Jumlah Bayi Lahir di AS 5.jpeg
freepik/DC Studio

Meski angka kelahiran secara umum menurun, ada sisi positif yang bisa diambil, yaitu turunnya angka kelahiran remaja hingga 7%. Para ahli kesehatan menilai hal ini sebagai kemajuan besar dalam edukasi kesehatan reproduksi. Remaja saat ini dinilai lebih sadar akan risiko kehamilan di usia dini dan memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan.

Fenomena penurunan angka kelahiran ini memang memberikan gambaran bahwa dinamika berkeluarga terus berubah seiring perkembangan zaman. Bagaimanapun, keputusan untuk memiliki anak adalah pilihan personal setiap pasangan yang harus didukung oleh kebijakan dan lingkungan yang nyaman.

Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Mama mengenai tren kependudukan global yang sedang terjadi saat ini, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More