8 Tips Puasa untuk Ibu Menyusui agar Ibadah Lancar, ASI juga Lancar

Ibu menyusui juga bisa ikut puasa di bulan Ramadan, ini dia tips agar ASI tetap lancar saat puasa

23 April 2020

8 Tips Puasa Ibu Menyusui agar Ibadah Lancar, ASI juga Lancar
Unsplash/Katie Emslie

Sebagai umat muslim, bulan Ramadan adalah waktu terbaik untuk menjalankan ibadah. Inilah bulan yang dinanti-nantikan. Tak terkecuali bagi ibu menyusui, tentu ingin ikutan puasa juga kan?

Bagaimana caranya agar ibadah lancar dan ASI juga tetap lancar?

Jangan terlalu khawatir ya Ma, Mama bisa menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu produksi ASI.

Berikut ini Popmama.com akan berikan tips puasa untuk menyusui agar ASI tetap lancar:

1. Konsumsi makanan bernutrisi

1. Konsumsi makanan bernutrisi
Unsplash/Julie Johnson

Menjalankan pola makan sehat adalah hal wajib yang harus ibu menyusui lakukan saat ingin menjalankan ibadan puasa. Pastikan Mama mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan bervariasi. 

Mengonsumsi makanan bergizi sebenarnya berlaku bagi semua orang, terlebih bagi ibu yang sedang menyusui. Mama perlu mengingat bahwa setiap asupan makanan yang Mama konsumsi bukan hanya berpengaruh bagi kesehatan mama tetapi juga kesehatan si Kecil yang sedang Mama susui.

Mama sebaiknya tetap makan dengan komposisi lengkap saat sahur, buka puasa, dan setelah tarawih. Siapkan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

Bila mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, Mama tidak perlu lagi mengkhawatirkan produksi ASI.

2. Banyak minum air putih

2. Banyak minum air putih
Unsplash/Daria Nepriakhina

Pada umumnya orang disarankan minum 8 gelas perhari. Bagi ibu menyusui yang berpuasa disarankan minum air putih minimal 10 gelas per hari.

Bagaimana pengaturan yang dianjurkan?

Minum air putih 1 gelas saat bangun tidur, 3 gelas setelah sahur, 2 gelas saat buka puasa, 2 gelas menjelang shalat tarawih, dan 2 gelas menjelang tidur.

Jika Mama terbangun di malam hari karena Si Kecil menangis atau terbangun, mungkin Mama akan menyusui di sela-sela tidur, minumlah lebih banyak air jika diperlukan.

3. Minum susu ibu menyusui

3. Minum susu ibu menyusui
Unsplash/Leandro Cesar Santana

Minumlah susu ibu menyusui sejam setelah berbuka puasa. Ini bisa meningkatkan kualitas produksi ASI. Mengonsumsi susu juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang Mama butuhkan saat menyusui.

Agar bisa lebih teratur minum susu, Mama bisa memilih susu dengan rasa yang Mama sukai. Saat ini sudah banyak tersedia susu menyusui dengan rasa yang beragam.

Editors' Picks

4. Minum ASI booster yang mengandung vitamin

4. Minum ASI booster mengandung vitamin
Unsplash/chelsea ferenando

Agar kualitas dan produksi ASI tetap terjaga saat berpuasa, Mama bisa mengonsumsi ASI booster sebagai pendukung. ASI booster umumnya mengandung berbagai bahan yang dapat meningkatkan produksi ASI, sekaligus kualitasnya.

Banyak ASI booster mengandung vitamin dan mineral yang lengkap, sesuaikan dengan kebutuhan Mama dan bayi mama. Bila ragu dalam memilih, Mama bisa berkonsultasi ke dokter untuk menemukan ASI booster yang cocok untuk Mama.

5. Waktu tidur yang cukup

5. Waktu tidur cukup
Unsplash/Kinga Cichewicz

Istirahat yang cukup bisa membuat Mama tetap berstamina selama puasa. Yang juga tidak kalah penting, waktu tidur yang cukup bisa membuat pikiran Mama menjadi lebih positif.

Jika Mama sulit tidur di malam hari, cobalah untuk berbaring di tempat tidur di waktu tidur yang sudah ditentukan. Lalu tenangkan pikiran Mama dengan mematikan lampu kamar, ganti dengan pencahayaan yang lebih redup. Pastikan Mama sudah merasa nyaman dengan keadaan di sekitar, dan cobalah untuk memejamkan mata.

Kurang tidur bisa membuat seseorang kurang fokus dan lebih parahnya ini bisa membuat kamu stres. Padahal stres dapat meningkatkan horomon kortisol yang dapat menghambat produksi ASI.

Jadi pastikan Mama selalu tidur teratur dengan waktu yang cukup ya. Bila perlu, Mama juga bisa tidur siang selama 1-2 jam untuk menjaga agar stamina tetap prima.

6. Pijat payudara di malam hari

6. Pijat payudara malam hari
Unsplash/Priscilla Du Preez

Sebelum tidur nggak ada salahnya bila Mama melalukan pijat payudara terlebih dahulu. Pijat akan membuat tubuh terasa lebih rileks. Saat tubuh rileks itulah, ASI akan diproduksi dengan lebih lancar. Pijat juga dapat melancarkan sumbatan kelenjar ASI.

7. Memerah ASI di waktu sebelum tidur dan sesudah sahur

7. Memerah ASI waktu sebelum tidur sesudah sahur
Freepik/onlyyouqj

Diawali dengan kompres dan lakukan sedikit pijat pada payudara agar produksi ASI semakin banyak. Duduklah dengan posisi yang nyaman untuk sejenak melepas lelah setelah seharian beraktivitas.

Malam hari merupakan waktu di mana ASI akan diproduksi lebih banyak. Untuk itu, luangkanlah waktu untuk memerah ASI di malam hari. Mama bisa melakukannya saat sebelum tidur atau setelah sahur.

Selalu berdoa agar ASI bisa terkumpul banyak dan nantinya bisa mengenyangkan dan menyehatkan Si Kecil. Afirmasi positif ini sangat penting untuk kelancaran ASI mama.

8. Makan buah yang banyak mengandung air

8. Makan buah banyak mengandung air
Popmama.com/Novy Agrina

Buah yang banyak mengandung air baik untuk menstimul produksi ASI mama. Buah yang banyak mengandung air antara lain pepaya, bengkuang, jeruk, nanas, belimbing, dan stroberi.

Jika Mama merasa pusing atau kunang-kunang setelah menjalani puasa, bisa jadi ini tanda dehidrasi atau kekurangan cairan. Segera istirahat dan minum banyak cairan. Jika mengalami hal demikian, selain minum air putih Mama juga bisa minum air kelapa hijau. Ini bisa mengembalikan elektrolit di dalam tubuh mama secara alami.

Jika sudah banyak minum namun masih merasa pusing atau mual, mungkin Mama mengalami tekanan darah yang tidak normal. Segeralah konsultasikan keluhan Mama ke dokter.

Itulah 8 tips puasa untuk ibu menyusui yang paling utama. Semoga ibadah puasanya lancar dan produksi ASI juga lancar ya, Ma! Selamat berpuasa..

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.