Menyusui seharusnya menjadi momen yang indah untuk membangun ikatan dengan Si Kecil. Namun, tidak jarang Mama harus berhadapan dengan kendala puting lecet atau nyeri, terutama di masa-masa awal kelahiran. Rasa perih yang muncul setiap kali bayi menyusu tentu bisa membuat Mama merasa stres dan tidak nyaman. Meskipun begitu, jangan biarkan rasa nyeri ini membuat Mama putus asa dalam memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati.
Melansir dari NHS UK, jika Mama mengalami puting sakit atau lecet saat menyusui, sangat penting untuk tidak menghentikan proses menyusui secara sepihak. Dengan bantuan yang tepat dari tenaga kesehatan, bidan, atau konselor laktasi, aktivitas menyusui biasanya dapat kembali terasa nyaman dalam waktu yang singkat. Menghentikan menyusui secara total justru berisiko menyebabkan masalah lain, seperti penyumbatan saluran ASI atau penurunan produksi ASI.
Munculnya sedikit darah pada ASI akibat puting yang lecet memang bisa memicu kekhawatiran bagi Mama. Namun, menurut para ahli medis, ASI yang tercampur sedikit darah umumnya masih dianggap aman dan tetap boleh diberikan kepada bayi. Untuk menjawab keraguan tersebut, berikut Popmama.com bagikan tips bagi Mama yang bertanya Puting lecet apakah boleh tetap menyusui.
