Tips Menjalankan Ibadah Puasa saat Menyusui

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat memutuskan untuk berpuasa saat masih menyusui.

19 Mei 2019

Tips Menjalankan Ibadah Puasa saat Menyusui
Freepik/Zilvergolf

Saat bulan puasa tiba, banyak perempuan menyusui yang ragu untuk menjalankan puasa. Keraguan untuk berpuasa saat menyusui timbul karena ada rasa khawatir akan berkurangnya produksi ASI.

Kamu termasuk yang khawatir dengan hal tersebut? Jika iya, kamu harus tahu bahwa berpuasa saat menyusui tidak memengaruhi produksi ASI secara signifikan. Namun meski begitu, tetap ada yang harus kamu perhatikan saat menjalani puasa saat menyusui.

Ingin tahu apa saja tips menjalankan puasa saat menyusui? Dilansir dari Baby Center dan beberapa sumber lainnya, berikut hal yang harus kamu perhatikan: 

1. Konsumsi makanan yang bergizi

1. Konsumsi makanan bergizi
Freepik/Senivpetro

Sebenarnya asupan makanan yang perempuan menyusui konsumsi tidak jauh berbeda antara sedang berpuasa dengan sebelum puasa. Sebab hanya jam makannya sajalah yang berubah.

Saat puasa, kamu harus mengonsumsi makanan bernutisi dan bergizi di waktu berbuka dan sahur tiba. Pastikan makanan yang kamu konsumsi mengandung karbohidrat, protein, protein hewani, protein nabati, sayur dan juga buah.

2. Penuhi kebutuhan cairan dengan baik

2. Penuhi kebutuhan cairan baik
Freepik

Tak hanya memerhatikan asupan makanan saja, kamu juga harus memastikan bahwa kebutuhan cairan tercukupi dengan baik. Sebab dehidrasi pada perempuan menyusui dapat menganggu produksi ASI-nya.

Nah, untuk mencegah atau memenuhi kebutuhan cairan harian selama puasa, disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 2 liter air putih atau 8 gelas air putih setiap harinya. Tak perlu mengonsumsinya secara langsung, kamu dapat menbaginya menjadi beberapa sesi yaitu 3 gelas saat berbuka, 2 gelas sebelum tidur, dan 3 gelas saat sahur tiba.

Editors' Picks

3. Istirahat yang cukup

3. Istirahat cukup
Freepik

Saat puasa, waktu istirahat memang dapat berkurang. Namun kamu tetap harus memastikan bahwa waktu istirahatmu tercukupi dengan baik meksi sedang berpuasa.

Istirahat yang cukup penting karena puasa untuk perempuan menyusui akan terasa cukup berat, karena tubuh dapat lemaspasca memberikan atau memompa ASI. Jadi pergunakan waktumu dengan baik ya!

4. Tetap berikan ASI seperti biasa

4. Tetap berikan ASI seperti biasa
Freepik/Yanalya

Jika kamu berpikir terlalu sering memberikan ASI pada bayi dapat membuat produksi ASI berkurang, maka kamu harus merubah pemikiran tersebut.

Sebab semakin sering ASI diberikan, maka akan semakin banyak pula produksi ASI yang dihasilakn oleh tubuh. Jadi, jangan terlalu khawatir akan produksi ASI berkurang ya.

5. Tetap awasi bayi kamu

5. Tetap awasi bayi kamu
raisedgood.com
Penyakit tifus pada bayi

Dilansir dari Mom Junction, saat puasa, kemungkinan bayimu mendapatkan lebih sedikit ASI bisa saja terjadi. Jadi selalu pantau kondisinya.

Apabila kamu melihat popok basahnya lebih sedikit, tinjanya berwaran kehijauan, dan berat badannya menurun, hentikan puasamu dan konsultasikan ke dokter.

Itulah yang harus kamu perhatikan saat menjalani puasa disaat dalam kondisi menyusui. Ingat jangan paksakan jika memang kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk berpuasa.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!