Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Suka Makanan Pedas saat Menyusui, Bikin Bayi Cepat Gumoh?

3 min read
Suka Makanan Pedas saat Menyusui, Bikin Bayi Cepat Gumoh?
Popmama.com/Erica Santoso/AI
  • Capsaicin dari cabai dapat masuk ke ASI dalam jumlah sangat kecil, sehingga makanan pedas tidak otomatis membuat ASI pedas atau menyebabkan bayi gumoh dan diare.

  • Variasi rasa makanan ibu dapat memengaruhi rasa ASI, membantu bayi mengenal beragam cita rasa dan berpotensi membentuk preferensi makan yang lebih bervariasi saat MPASI.

  • Gumoh umumnya dipicu katup kerongkongan bayi yang belum matang atau udara tertelan; ibu tetap perlu membatasi pedas demi kenyamanan pencernaan dan menjaga gizi seimbang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi sebagian besar busui, menyantap makanan pedas sering kali menjadi penggugah selera makan setelah melahirkan. Namun, tidak sedikit Mama yang merasa ragu dan khawatir kebiasaan ini dapat mengganggu pencernaan si Kecil.

Mitos bahwa rasa pedas pada makanan dapat mengalir langsung ke ASI dan memicu bayi cepat gumoh masih sering terdengar. Ketakutan ini kerap membuat Mama menahan keinginan untuk menikmati hidangan kesukaan.

Agar Mama tidak lagi ragu dan cemas dalam memilih asupan harian, simak penjelasan medisnya. Berikut Popmama.com bagikan fakta suka makanan pedas saat menyusui, bikin bayi cepat gumoh atau tidak!

  1. 1. Senyawa capsaicin hanya masuk ke ASI dalam jumlah sangat kecil

    Senyawa capsaicin hanya masuk ke ASI dalam jumlah sangat kecil
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Rasa pedas pada cabai dihasilkan oleh zat alami bernama capsaicin. Melansir dari BabyCenter, penelitian membuktikan bahwa capsaicin memang bisa masuk ke dalam ASI, tetapi jumlahnya sangat amat sedikit.

    Proses memasak cabai dengan suhu panas terbukti mampu menurunkan konsentrasi capsaicin secara signifikan. Hal ini membuat rasa pedas tidak secara langsung membuat ASI menjadi panas atau pedas.

    Oleh karena itu, anggapan bahwa makanan pedas langsung menyebabkan bayi gumoh atau menceret tidak sepenuhnya tepat.

  2. 2. Membantu mengenalkan beragam variasi rasa pada si Kecil

    Membantu mengenalkan beragam variasi rasa pada si Kecil
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Mengonsumsi makanan pedas saat menyusui ternyata memiliki manfaat tersendiri bagi si Kecil. Tidak seperti susu formula yang rasanya konstan, rasa ASI selalu berubah sesuai dengan apa yang Mama konsumsi.

    Paparan berbagai aroma dan rasa makanan melalui ASI melatih indra pengecap bayi sejak dini. Si Kecil justru bisa lebih siap menerima keanekaragaman rasa makanan saat memasuki masa MPASI kelak.

    Mama tetap bisa menikmati makanan berkelembutan pedas tanpa perlu merasa bersalah secara berlebihan.

  3. 3. Membentuk pola makan sehat dan bervariasi di masa depan

    Membentuk pola makan sehat dan bervariasi di masa depan
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Masa menyusui merupakan periode penting dalam membentuk preferensi rasa makanan anak untuk jangka panjang. Anak-anak cenderung menyukai jenis makanan yang sering dikonsumsi ibunya selama masa menyusui.

    Paparan rasa hidangan yang beragam lewat ASI mendorong anak menjadi tidak pemilih makanan (picky eater) saat dewasa. Hal ini menjadi modal awal yang baik untuk membangun kebiasaan makan sehat pada buah hati.

    Jadi, tidak ada alasan medis untuk menghindari cabai sepenuhnya selama porsinya masih dalam batas wajar.

  4. 4. Beda antara refleks gumoh biasa dan reaksi sensitivitas

    Beda antara refleks gumoh biasa dan reaksi sensitivitas
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Gumoh pada bayi umumnya terjadi karena katup kerongkongan si Kecil belum berkembang sempurna, bukan karena ASI yang pedas. Udara yang tertelan saat menyusu merupakan pemicu utama timbulnya gumoh.

    Jika si Kecil tampak rewel atau muntah berlebih, kemungkinan hal itu dipicu oleh sensitivitas terhadap bahan makanan lain seperti protein susu sapi atau telur.

    Mama disarankan untuk bersendawa si Kecil setelah menyusu guna meminimalkan risiko cairan naik kembali ke kerongkongan.

  5. 5. Tetap kontrol porsi agar pencernaan Mama tetap nyaman

    Tetap kontrol porsi agar pencernaan Mama tetap nyaman
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Meskipun aman untuk bayi, mengonsumsi cabai secara berlebihan tentu dapat menimbulkan masalah pencernaan pada Mama sendiri. Sakit perut, mulas, hingga diare pada ibu menyusui bisa mengganggu kenyamanan proses menyusui.

    Jagalah keseimbangan gizi harian dengan tetap memprioritaskan makanan kaya serat, protein, dan asupan air putih yang cukup.

    Selama Mama merasa nyaman dan tidak memiliki keluhan lambung, menikmati sambal favorit tentu tetap diperbolehkan.

    Mama tidak perlu khawatir berlebihan untuk menikmati hidangan pedas kesukaan selama dalam batas wajar. Tetap jaga pola makan gizi seimbang dan amati setiap respons tubuh si Kecil ya, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More