Maka dari itu, tradisi Arab jahiliyah untuk melumuri bayi dengan darah hasil sembelihan hewan pun lambat-laun ditinggalkan oleh masyarakat.
Hingga kini, umat Islam pun hanya mengerjakan hal-hal yang telah dianjurkan Rasulullah SAW dalam menyambut kelahiran bayi.
Rasulullah SAW bersabda bahwa, bayi yang baru lahir ke dunia harus dibersihkan dari kotoran yang menempel di badannya. Jadi, mengoleskan darah hasil penyembelihan hewan pun tidak dibenarkan.
Adapun cara yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW dalam membersihkan bayi baru lahir, yakni dengan mencukur rambut bayi dan menimbang berat badannya.
Selain itu, orang tua dianjurkan untuk segera memberikan nama pada si bayi yang telah dilahirkan. Pemberian nama ini bisa dilakukan pada hari kelahiran, hari ketiga, atau hari ketujuh.
Dalam riwayat Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
"Di antara hak anak atas ayah adalah memberinya nama yang bagus dan mendidiknya dengan adab yang baik." (HR Baihaki).
Itu dia perbedaan tradisi Islam dan Arab jahiliyah dalam menyambut kelahiran bayi. Semoga bermanfaat bagi Mama dan Papa yang baru menjadi orangtua, ya.