- Kelainan Kromosom: Ini penyebab paling umum. Terkadang janin memang tidak berkembang sempurna sejak awal pembuahan.
- Faktor Usia: Kualitas sel telur dan sperma sangat dipengaruhi usia, yang otomatis berdampak pada daya tahan janin.
- Kondisi Rahim: Masalah pada dinding rahim terkadang membuat janin sulit untuk menempel (implantasi) dengan maksimal.
5 Artis Keguguran usai Berhasil Program Bayi Tabung, Kisahnya Bikin Haru

- Lima artis Indonesia mengalami keguguran setelah menjalani program bayi tabung, menunjukkan bahwa proses IVF penuh tantangan fisik dan emosional meski diawali dengan harapan besar.
- Kisah mereka menyoroti pentingnya dukungan pasangan dan keluarga sebagai kekuatan utama untuk bangkit dari kehilangan serta menjaga kesehatan mental selama masa pemulihan.
- Artikel juga menjelaskan faktor medis penyebab keguguran pada program IVF serta memberikan tips bagi para pejuang garis dua untuk memulihkan diri secara emosional dan fisik.
Menjalani program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) sering kali menjadi perjalanan penuh harapan bagi pasangan yang menantikan kehadiran buah hati.
Proses ini menuntut kesiapan luar biasa, mulai dari fisik, materi, hingga ketahanan mental yang tidak sedikit.
Namun, mendapatkan hasil positif di awal perjuangan barulah sebuah langkah pembuka yang penuh tantangan.
Sayangnya, tidak semua perjalanan indah ini berakhir dengan pelukan hangat di ruang persalinan.
Beberapa artis tanah air pun harus melewati kenyataan pahit mengalami keguguran pasca menjalani prosedur IVF.
Berikut Popmama.com rangkum kisah artis keguguran usai berhasil program bayi tabung.
1. Aldilla Jelita

Istri Indra Bekti, Aldilla Jelita, sempat merasakan kebahagiaan luar biasa saat program bayi tabungnya di tahun 2016 dinyatakan berhasil.
Dilla dan Bekti sudah sangat siap menyambut anggota keluarga baru. Namun, takdir berkata lain.
Karena adanya komplikasi kesehatan yang cukup serius, janin yang dikandung Dilla tidak bisa dipertahankan.
Di momen hancur itu, Indra Bekti menjadi garda terdepan yang menguatkan Dilla.
Pelajaran berharga dari kisah mereka adalah betapa krusialnya dukungan suami sebagai support system utama saat Mama sedang merasa di titik terendah.
2. Eddies Adellia

Kesabaran Eddies Adellia dan suaminya, Ferry Setiawan, memang patut diacungi jempol.
Eddies sempat menempuh jalur IVF demi melengkapi kebahagiaan rumah tangga mereka.
Harapan itu sempat ada, namun ia harus ikhlas ketika keguguran menghentikan langkahnya.
Meski sedihnya luar biasa, Eddies dikenal sangat tegar dan religius dalam menghadapi ujian ini.
Ia memilih untuk tetap berprasangka baik pada rencana Tuhan dan tidak mau menyerah begitu saja pada keadaan.
Semangatnya ini sering kali jadi inspirasi buat para pejuang garis dua lainnya agar tetap punya harapan.
3. Ratu Felisha

Aktris Ratu Felisha termasuk salah satu publik figur yang sangat terbuka soal perjuangan IVF-nya.
Tak hanya sekali, dirinya bahkan mencoba prosedur ini sampai dua kali karena keinginannya yang besar untuk memiliki keturunan.
Setelah percobaan pertama belum berhasil, ia mencoba lagi, namun sayangnya berujung pada keguguran.
Kegagalan yang berulang tentu memberikan tekanan mental yang luar biasa.
Akhirnya, Felisha memilih untuk rehat sejenak dari hingar-bingar dunia hiburan.
Ia fokus menyembuhkan luka batinnya sebelum kembali menata hidup dengan lebih tenang.
4. Adiezty Fersa

Pasangan Adiezty Fersa dan Gilang Dirga mungkin salah satu yang paling diingat perjuangannya.
Sebelum akhirnya kini bahagia dengan kehadiran putra mereka, Adiezty sempat mengalami masa yang sangat emosional saat hamil melalui bayi tabung.
Kala itu, dokter menemukan adanya kelainan jantung pada janinnya karena proses pembuahan yang tidak sempurna.
Kehilangan calon bayi tersebut sempat membuat Adiezty dan Gilang sangat terpukul.
Namun, komunikasi yang jujur dan saling menguatkan antar pasangan terbukti menjadi kunci bagi mereka untuk bangkit, hingga akhirnya sukses di percobaan berikutnya.
5. Shanty Widihastuti

Istri komedian Denny Cagur, Shanty, juga pernah mengalami keguguran setelah IVF saat mengusahakan anak ketiga.
Harapannya sudah membumbung tinggi, namun di usia kandungan yang masih sangat muda, janinnya dinyatakan tidak berkembang.
Shanty sempat bercerita kalau ia menangis selama dua hari berturut-turut karena merasa sangat sedih.
Namun, berkat doa dan kekuatan dari keluarga kecilnya, ia pelan-pelan mampu mengikhlaskan kepergian calon buah hatinya itu.
Mengapa Keguguran Bisa Terjadi pada Program Bayi Tabung?
Ma, penting untuk diingat kalau keguguran terutama di trimester pertama memang bisa terjadi pada siapa saja, baik kehamilan alami maupun program bayi tabung.
Berikut beberapa faktor medis yang biasanya jadi penyebab keguguran:
Tips Bangkit untuk Pejuang Garis Dua
Kehilangan calon buah hati itu rasanya pasti hancur sekali. Kalau Mama sedang ada di posisi ini, ingat hal-hal berikut:
1. Jangan paksa untuk cepat pulih
Tidak apa-apa untuk menangis. Tidak apa-apa untuk merasa kecewa. Validasi perasaan mama, karena itu langkah awal penyembuhan.
2. Cari dukungan
Jangan dipendam sendiri, Ma. Ngobrol dengan suami, sahabat, atau gabung ke komunitas pejuang IVF supaya Mama merasa nggak sendirian.
3. Manjakan diri sendiri (self-care)
Istirahatkan fisik dan pikiran mama. Fokus pada kesehatan sendiri dulu sebelum nanti mulai merencanakan langkah baru lagi.
Kehilangan memang menyakitkan, tapi kisah para artis di atas membuktikan kalau harapan itu selalu ada selama kita nggak menyerah. Semangat terus, ya, Ma!


















