Pexels/Farhad Ibrahimzade
Apa yang kita makan sangat penting untuk fungsi plasenta karena makanan yang kita konsumsi diubah menjadi berbagai bentuk energi yang membantu tubuh dan janin berkembang. Ibu harus memastikan asupan harian berbagai nutrisi dan peningkatan sekitar 300 kalori per hari untuk memastikan kehamilan yang sehat dan perkembangan janin yang sempurna.
Penting bagi calon ibu untuk mengonsumsi “kalori kaya nutrisi” daripada “kalori kosong”. Tetapi apa artinya ini?
Kalori kosong memiliki sedikit nilai gizi, menyediakan tubuh dengan lemak padat dan gula tambahan, yang dapat mengakibatkan kekurangan gizi. Meskipun dapat memberikan banyak energi, kalori kosong tidak akan menyediakan apa yang dibutuhkan tubuh dan bayi untuk tumbuh dengan baik.
Makanan yang mengandung kalori kosong meliputi banyak makanan olahan, seperti kue kemasan, biskuit, keju, dan makanan cepat saji.
Sebaliknya, ibu hamil perlu mengonsumsi kalori kaya nutrisi, yang mengandung banyak vitamin dan mineral penting untuk kesehatan plasenta. Ini termasuk banyak makanan kaya zat besi karena janin menyerap banyak zat besi dari darah ibu.
Mengonsumsi kalori kaya nutrisi dan makanan kaya zat besi akan membantu menjaga kesehatan plasenta dan mencegah kondisi seperti anemia defisiensi zat besi.
Berikut 5 makanan yang baik untuk kesehatan plasenta:
Telur rebus, orak-arik, poach, atau goreng – telur adalah camilan yang sangat serbaguna dan lezat untuk ibu hamil. Tidak hanya enak, tetapi juga kaya protein dan merupakan sumber zat besi dan kolin yang baik untuk plasenta, yang sangat penting untuk perkembangan otak janin.
Ubi jalar adalah salah satu makanan terbaik yang dapat Mama konsumsi untuk kesehatan plasenta. Kacang-kacangan adalah karbohidrat sehat yang kaya serat, kalium, zat besi, dan vitamin A. Pasokan vitamin A ke plasenta sangat penting untuk perkembangan mata, tulang, dan kulit janin.
Kacang-kacangan berfungsi sebagai camilan lezat, menyediakan plasenta dengan lemak sehat, protein, dan serat. Kacang-kacangan juga kaya magnesium, yang sangat penting untuk plasenta yang sehat. Kadar magnesium yang tinggi mengurangi risiko persalinan prematur sekaligus membantu perkembangan sistem saraf janin.
Asupan zat besi yang direkomendasikan hampir dua kali lipat selama kehamilan. Karena itu, makanan kaya zat besi seperti bayam, brokoli, dan kale sangat penting selama kehamilan. Kadar zat besi yang rendah dapat mengakibatkan defisiensi dan menghambat transfer oksigen dan nutrisi ke plasenta.
Sebagai sumber kalsium dan seng yang kaya, yogurt memberikan banyak manfaat untuk plasenta yang sehat. Secara khusus, Greek yogurt kaya akan protein dan kalsium, dan berfungsi sebagai makanan super yang bagus untuk menjaga plasenta tetap sehat.
Beberapa makanan baik lainnya adalah sayuran hijau, daging tanpa lemak (jika vegetarian, lentil dan kacang-kacangan dapat digunakan untuk tujuan yang sama) dan hal-hal yang jelas seperti buah-buahan dan sayuran (tetapi pastikan Mama telah membersihkannya dengan baik).
Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk memastikan Mama mendapatkan semua yang dibutuhkan. Selain itu, ibu hamil juga harus memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang tepat dan menjaga semuanya tetap seimbang sangat penting.