Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Apakah Janin 6 Minggu sudah Bisa Bergerak? Ini Penjelasannya

4 min read
Apakah Janin 6 Minggu sudah Bisa Bergerak? Ini Penjelasannya
Popmama.com/Sofya Wardhani/AI
  • Embrio usia 6 minggu mulai menunjukkan gerakan otot primitif, tetapi gerakannya belum bisa dirasakan oleh Mama.

  • Pada usia ini, otak, jantung, paru-paru, sistem pencernaan, pancaindra, serta tunas tangan dan kaki mulai berkembang.

  • Mama perlu menjaga kesehatan melalui pola makan bergizi seimbang, memenuhi kebutuhan zat besi dan asam folat, serta rutin memeriksakan kehamilan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gerakan janin menjadi salah satu momen yang paling dinantikan selama kehamilan karena Mama bisa merasakan si Kecil mulai bergerak di dalam kandungan. Namun, memasuki minggu ke-6 kehamilan, Mama mungkin bertanya apakah janin sudah bisa bergerak di tahap awal ini.

Pada usia kehamilan tersebut, embrio memang mulai menunjukkan gerakan otot primitif, tetapi ukurannya masih sangat kecil sehingga gerakannya belum bisa dirasakan oleh ibu hamil.

Untuk memahami lebih dalam, simak penjelasan Popmama.com berikut tentang apakah janin 6 minggu sudah bisa bergerak?

Yuk, scroll sampai bawah, Ma!

  1. Apakah Janin 6 Minggu sudah Bisa Bergerak?

    Apakah janin 6 minggu sudah bisa bergerak?
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Pada usia kehamilan 6 minggu, embrio belum bisa bergerak secara sadar seperti janin yang sudah lebih besar. Meski begitu, embrio mulai menunjukkan kedutan atau gerakan otot primitif yang sangat halus. Gerakan ini masih terlalu kecil untuk dirasakan oleh Mama, sehingga wajar jika belum ada sensasi gerakan dari dalam perut.

    Bagaimana ukuran janin usia 6 minggu? 

    Pada minggu ini, panjang embrio sekitar 4–6 mm dari kepala hingga bokong, atau kira-kira sebesar kacang lentil. Bentuknya menyerupai berudu kecil dengan kepala yang mulai membesar serta tonjolan kecil yang nantinya berkembang menjadi lengan dan kaki.

    Di balik ukurannya yang mungil, berbagai organ penting sedang melalui proses pembentukan yang intensif lho, Ma.

  2. Kondisi Janin Usia 6 Minggu

    Kondisi janin usia 6 minggu
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Meski belum bisa bergerak, janin usia 6 minggu sedang mengalami berbagai perkembangan penting. Berikut beberapa di antaranya.

    1. Otak makin berkembang. Otak mulai membentuk tiga bagian utama, yaitu otak depan, otak tengah, dan otak belakang. Rongga ventrikel juga mulai terbentuk dan nantinya berperan dalam menghasilkan cairan serebrospinal yang melindungi otak serta sumsum tulang belakang.
    2. Jantung janin terus berkembang. Dua tabung jantung yang terbentuk sebelumnya mulai membengkok dan berkembang menuju pembentukan empat ruang jantung. Jantung juga mulai berdetak pada tahap ini, meskipun perkembangannya belum sempurna.
    3. Paru-paru mulai terbentuk. Kuncup paru-paru mulai berkembang dari struktur tabung yang berhubungan dengan pembentukan saluran pernapasan dan pencernaan. Selama di dalam kandungan, janin mendapatkan oksigen melalui plasenta.
    4. Sistem pencernaan berkembang. Usus janin mulai memanjang. Pada tahap awal, sebagian usus dapat berada sementara di luar rongga perut melalui pangkal tali pusar sebelum nantinya kembali masuk ke dalam perut seiring perkembangan kehamilan.
    5. Organ pancaindra mulai terbentuk. Cikal bakal mata dan hidung mulai terlihat sebagai titik-titik kecil di bagian depan kepala. Telinga juga mulai berkembang, ditandai dengan cekungan kecil di kedua sisi kepala.
    6. Tunas tangan dan kaki mulai muncul. Tonjolan kecil yang menyerupai selaput mulai berkembang menjadi bakal lengan, tangan, tungkai, dan kaki. Struktur ini nantinya akan mengalami perkembangan lebih lanjut hingga membentuk jari-jari.

  3. Kapan Ibu Hamil Mulai Bisa Merasakan Gerakan Janin?

    Kapan ibu hamil mulai bisa merasakan gerakan janin?
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Walaupun gerakan awal janin sudah dapat terjadi sebelum Mama bisa merasakannya, sensasi gerakan biasanya baru muncul ketika kehamilan memasuki trimester kedua. Janin umumnya mulai bergerak sekitar usia kehamilan 12 minggu, tetapi ukurannya masih terlalu kecil sehingga gerakannya belum terasa oleh ibu hamil.

    Pada usia kehamilan sekitar 16 minggu, sebagian Mama mungkin mulai merasakan gerakan yang sangat halus. Namun, gerakan pertama umumnya lebih mudah dikenali saat usia kehamilan memasuki 18–20 minggu pada kehamilan pertama. Sementara itu, Mama yang pernah hamil sebelumnya mungkin mulai merasakannya lebih awal, sekitar usia 16–18 minggu.

  4. Cara Menjaga Kesehatan Kandungan di 6 Minggu Kehamilan

    Cara menjaga kesehatan kandungan di 6 minggu kehamilan
    Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

    Awal kehamilan merupakan masa penting bagi pembentukan organ janin. Karena itu, Mama perlu menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan nutrisi agar perkembangan janin berlangsung optimal. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

    1. Terapkan pola makan bergizi seimbang

    Pastikan makanan sehari-hari mengandung karbohidrat, protein hewani, lemak sehat, sayur, dan buah. Jika Mama mengalami mual atau kehilangan nafsu makan, cobalah makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering agar asupan nutrisi tetap terpenuhi.

    2. Penuhi kebutuhan zat besi

    Zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen untuk Mama dan janin. Sumbernya antara lain daging merah, telur, ikan, dan sayuran hijau. Konsumsi makanan kaya vitamin C, seperti jeruk, tomat, atau stroberi, dapat membantu penyerapan zat besi.

    3. Perbanyak asupan asam folat

    Asam folat penting untuk membantu pembentukan tabung saraf janin, yang nantinya berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Nutrisi ini bisa diperoleh dari sayuran hijau, buncis, dan kacang merah. Mama juga dianjurkan mengonsumsi suplemen asam folat sesuai rekomendasi tenaga kesehatan, umumnya 400 mikrogram atau 0,4 mg per hari pada awal kehamilan.

    Jadi, janin usia 6 minggu belum menunjukkan gerakan yang bisa dirasakan Mama. Meski begitu, perkembangan embrio sedang berlangsung pesat. Tetap jaga kesehatan dan lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, ya, Ma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More