Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kenapa Berat Badan Turun saat Hamil Trimester Pertama? Ini Penyebabnya

Kenapa Berat Badan Turun saat Hamil Trimester Pertama? Ini Penyebabnya
Magnific/rawpixel.com
  • Penurunan berat badan ringan pada trimester pertama dapat terjadi akibat mual, muntah, dan berkurangnya asupan makanan, sehingga tidak selalu menandakan masalah.

  • Perubahan hormon hCG dan food aversion dapat menurunkan nafsu makan atau memicu sensitif terhadap aroma, membuat ibu hamil menghindari makanan tertentu.

  • Konsultasi ke dokter spesialis kandungan diperlukan bila berat turun lebih dari 1,4 kg atau disertai muntah berat, dehidrasi, dan pusing.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Berat badan ibu hamil umumnya mulai bertambah seiring perkembangan kehamilan. Namun, pada trimester pertama, sebagian Mama justru bisa mengalami penurunan berat badan akibat berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh.

Kondisi tersebut tidak selalu menandakan adanya masalah, terutama jika penurunannya ringan dan terjadi bersamaan dengan mual, muntah, atau perubahan selera makan. Meski begitu, berat badan yang terus menurun perlu diperhatikan karena dapat menjadi tanda Mama kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan selama kehamilan. 

Berikut Popmama.com telah merangkum penyebab berat badan turun saat hamil trimester pertama, seperti dikutip dari The Bump.

  1. 1. Mual dan muntah (morning sickness)

    Mual dan muntah atau morning sickness
    Magnific/senivpetro

    Mual dan muntah atau morning sickness merupakan salah satu keluhan yang umum terjadi pada trimester pertama. Kondisi ini biasanya mulai muncul sekitar minggu keenam kehamilan dan pada sebagian besar ibu hamil akan membaik menjelang akhir trimester pertama.

    Namun, ketika mual dan muntah cukup sering terjadi, Mama mungkin menjadi lebih sulit menikmati makanan atau hanya mampu makan dalam jumlah sedikit. Asupan yang berkurang inilah yang dapat membuat berat badan ikut menurun.

    Pada kondisi yang lebih berat, mual dan muntah dapat berkembang menjadi hyperemesis gravidarum. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan yang cukup signifikan sehingga membutuhkan penanganan medis. 

  2. 2. Perubahan hormon yang bisa memengaruhi selera makan

    Perubahan hormon yang bisa memengaruhi selera makan
    Magnific/jcomp

    Perubahan hormon selama awal kehamilan juga dapat memengaruhi nafsu makan Mama. Salah satunya adalah peningkatan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang berperan besar dalam munculnya rasa mual pada awal kehamilan. 

    Selain membuat mual, perubahan hormonal juga dapat membuat Mama menjadi lebih sensitif terhadap aroma tertentu. Akibatnya, Mama mungkin makan lebih sedikit dari biasanya. Jika kondisi ini berlangsung cukup lama, berat badan dapat ikut mengalami penurunan.

  3. 3. Perubahan pola makan dan food aversion

    Perubahan pola makan dan food aversion
    Magnific/gpointstudio

    Perubahan selera makan selama trimester pertama juga dapat membuat pola makan mama ikut berubah. Kondisi yang disebut food aversion ini membuat seseorang memiliki rasa tidak suka yang kuat terhadap makanan atau aroma tertentu.

    Misalnya, Mama yang sebelumnya terbiasa makan daging atau makanan tertentu tiba-tiba tidak tahan dengan aroma dan rasanya. Akibatnya, beberapa jenis makanan mungkin perlu dihindari sementara waktu agar tidak memicu mual.

    Mama tetap perlu berusaha memenuhi kebutuhan nutrisi dari makanan yang lebih mudah diterima tubuh. Pilihan makanan yang terasa lebih ringan atau tidak terlalu beraroma dapat membantu menjaga asupan selama masa ini.

  4. Kapan Penurunan Berat Badan Perlu Mama Waspadai?

    Kapan penurunan berat badan perlu mama waspadai
    Magnific

    Penurunan berat badan ringan pada trimester pertama dapat terjadi, tetapi kondisi ini tetap perlu dipantau. Kehilangan berat badan lebih dari sekitar 3 pon atau 1,4 kg pada trimester pertama sudah perlu dibicarakan dengan dokter spesialis kandungan. 

    Mama juga perlu segera berkonsultasi jika berat badan terus turun, terutama ketika disertai mual dan muntah yang berat. Ketidakmampuan mempertahankan makanan atau cairan dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan kekurangan nutrisi.

    Jangan abaikan juga keluhan lain seperti tubuh terasa lemas, pusing, atau tanda-tanda kekurangan cairan. Dokter dapat membantu mencari penyebab penurunan berat badan dan menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi kehamilan mama.

  5. Apa yang Perlu Dilakukan saat BB Turun di Trimester Pertama?

    Apa yang perlu dilakukan saat BB turun di trimester pertama
    Magnific

    Jika berat badan turun karena mual, muntah, atau perubahan selera makan, Mama dapat mencoba beberapa cara untuk membantu menjaga asupan sehari-hari:

    1. Makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering

    2. Hindari makanan dan aroma yang memicu rasa mual

    3. Sediakan camilan ringan di dekat tempat tidur. 

    4. Tetap konsumsi vitamin prenatal sesuai anjuran dokter 

    5. Pilih camilan yang bernutrisi di sela waktu makan agar kebutuhan energi dan nutrisi tetap terpenuhi.

    6. Jaga asupan cairan

    Itulah beberapa penyebab berat badan turun saat hamil trimester pertama. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Ma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More