Ketahui 5 Cara Efektif Mencegah Keguguran Berulang

Ada sebagian ibu hamil yang mengalami keguguran berulang yakni sebanyak 2 kali atau lebih

19 Mei 2021

Ketahui 5 Cara Efektif Mencegah Keguguran Berulang
Pixabay/Nicci Coertze-Kruger

Keguguran adalah salah satu momok bagi ibu hamil. Keguguran adalah berhentinya kehamilan dengan sendirinya sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu. Setiap ibu hamil memang berisiko mengalami keguguran terutama ketika usia kehamilan masih menginjak trimester pertama. 

Keguguran dapat terjadi sekali saja, namun ada juga sebagian ibu hamil yang mengalami keguguran berulang yakni sebanyak dua kali berturut-turut atau lebih.

Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal di antaranya gaya hidup hingga masalah kesehatan yang sedang diidap ibu hamil. 

Lantas, bagaimana cara mencegah keguguran berulang? Berikut Popmama.com rangkum penyebab dan cara mencegah keguguran berulang yang dilansir dari berbagai sumber. 

Penyebab Keguguran Berulang

Penyebab Keguguran Berulang
Unsplash/jens holm

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara mencegah keguguran berulang, ada baiknya Mama memahami terlebih dahulu penyebab umum ibu hamil bisa mengalami kondisi tersebut. Pertama, seorang ibu hamil bisa mengalami keguguran berulang akibat sindrom antifosfolipid atau APS.

Sindrom APS adalah masalah kesehatan yang menyebabkan penggumpalan darah sehingga Mama bisa mengalami keguguran berulang. Kemudian, kelainan genetik pada janin juga bisa menjadi salah satu faktor keguguran berulang. 

Oleh karena itu, Mama perlu rutin konsultasi ke dokter guna mengetahui kondisi kesehatan janin dalam kandungan. Selain itu, gangguan pada rahim misalnya kelainan bentuk rahim, Sindrom Asherman, dan kelainan hormon juga merupakan faktor penyebab keguguran berulang. 

Terakhir, pola hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok dan terlalu sering mengonsumsi alkohol juga bisa meningkatkan risiko keguguran berulang. 

Setelah memahami penyebab keguguran berulang, Mama bisa menyimak cara mencegah keguguran berulang seperti di bawah ini. 

1. Rutin melakukan tes darah

1. Rutin melakukan tes darah
Freepik/prostooleh

Seperti disinggung sebelumnya, Mama harus rutin konsultasi ke dokter guna mengetahui kondisi janin dan kehamilan. Salah satu pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk mencegah keguguran berulang adalah tes darah. 

Tes darah dilakukan guna mengetahui ada tidaknya kelainan kehamilan seperti sindrom APS, kelainan kromosom, atau kelainan genetik. Apabila ada kemungkinan kelainan genetik, dokter akan menyarankan Mama dan pasangan untuk menjalani pemeriksaan DNA atau tes genetik. 

Editors' Picks

2. Pemeriksaan USG

2. Pemeriksaan USG
Pexels/Martproduction

Pemeriksaan selanjutnya yang perlu dilakukan adalah pemeriksaan USG. Pasalnya, pemeriksaan USG bisa dilakukan untuk mengetahui adanya masalah pada rahim. 

Apabila ditemukan masalah pada rahim, dokter umumnya akan memberikan obat atau menganjurkan untuk operasi guna memperkecil kemungkinan keguguran berulang. 

3. Konsumsi makanan mengandung asam folat

3. Konsumsi makanan mengandung asam folat
Pixabay/ExplorerBob

Cara selanjutnya adalah memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung asam folat. Pasalnya, kandungan asam folat dapat mencegah terjadinya keguguran dan bayi lahir cacat. 

Beberapa makanan yang mengandung tinggi asam folat di antaranya stroberi, jeruk, alpukat, pisang, brokoli, dan sayuran hijau. Mama dapat mengonsumsi makanan-makanan tersebut sejak merencanakan kehamilan. 

4. Menerapkan pola hidup sehat

4. Menerapkan pola hidup sehat
Freepik/Racool_studio

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol bisa meningkatkan risiko keguguran berulang.

Oleh karena itu, Mama perlu membiasakan diri untuk menerapkan pola hidup sehat dengan menghindari rokok, minuman alkohol, minuman mengandung kafein, dan obat-obatan yang dikonsumsi tanpa resep dokter. 

5. Kelola stres

5. Kelola stres
Freepik/Jcomp

Bukan hanya menjaga kesehatan fisik, keguguran berulang juga bisa dicegah dengan menjaga kesehatan mental. Pastikan Mama dapat mengelola stres dengan baik. Pasalnya, stres saat hamil bisa menyebabkan perubahan hormon dan perubahan metabolisme tubuh yang bisa memengaruhi janin.

Jadi kelilingi diri mama dengan lingkungan yang positif dan mendukung. Lakukan kegiatan aman yang dapat membuat Mama selalu merasa bahagia.

Keguguran berulang memang bisa menyerang siapa saja. Namun, bukan berarti keguguran tidak dapat dicegah. Mama bisa mencegahnya dengan melakukan cara-cara di atas sembari rutin konsultasi ke dokter kandungan guna memastikan kehamilan mama tetap sehat. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.