Bolehkah Ibu Hamil Tidur Telentang? Simak Faktanya di Sini!

Semakin bertambah besar perut Mama, tubuh akan semakin terasa tak nyaman

10 September 2020

Bolehkah Ibu Hamil Tidur Telentang Simak Fakta Sini
Pixabay/chrisvg

Semakin besar usia kehamilan dan perut mama, umumnya Mama akan merasakan beberapa ketidaknyamanan dalam beraktivitas sehari-hari. Termasuk ketika tidur. 

Posisi tidur harus diperhatikan Mama ketika hamil karena jika tidak tepat, dapat memengaruhi kondisi kesehatan mama maupun janin. Tidur telentang, misalnya. Posisi tidur telentang ini mungkin menjadi kebiasaan bagi sebagian orang. Tetapi, ketika menginjak usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya kebiasaan tidur ini tidak lagi dilakukan. 

Berikut Popmama.com merangkum serba-serbi mengenai keamanan ibu hamil tidur telentang yang penting Mama ketahui, dilansir dari Momjunction:

Amankah Tidur Telentang saat Hamil?

Amankah Tidur Telentang saat Hamil
share.upmc.com

Jika Mama terbiasa tidur dengan posisi telentang, Mama tetap boleh tidur dengan posisi ini hingga trimester pertama kehamilan. Meskipun begitu, seiring dengan perkembangan kehamilan dan rahim yang semakin berat, posisi ini mungkin tidak lagi terasa nyaman.

Editors' Picks

Mengapa Tidur Telentang Tidak Direkomendasikan selama Kehamilan?

Mengapa Tidur Telentang Tidak Direkomendasikan selama Kehamilan
Freepik.com/Bearfotos

Tidur telentang, terutama pada tahapan kehamilan selanjutnya, tidak dianjurkan karena alasan berikut:

  • Berat rahim dan janin yang sedang tumbuh akan menekan vena kava inferior (vena besar yang membawa darah terdeoksigenasi dari tubuh bagian bawah ke jantung). Oleh karena itu, dapat memperlambat kembalinya darah ke jantung dan membatasi aliran darah ke janin
  • Tekanan pada pembuluh darah utama menyebabkan pusing, pening, sakit punggung, masalah pencernaan, kesulitan bernapas, wasir, dan tekanan darah rendah 

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open, posisi tidur telentang pada akhir kehamilan (trimester ketiga) dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah. Hal ini dibuktikan dengan analisis terhadap 1.760 ibu hamil, di mana 57 ibu hamil yang tidur telentang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah

Apakah Tidur Telentang Meningkatkan Risiko Lahir Mati?

Apakah Tidur Telentang Meningkatkan Risiko Lahir Mati
freepik.com/user15694850

The Journal of Obstetrics and Gynecology melaporkan bahwa tidak ada risiko lahir mati yang diakibatkan tidur dalam posisi ini.

Beberapa penelitian terdahulu mengaitkan tidur telentang pada trimester ketiga dengan peningkatan risiko lahir mati. Faktanya, sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Selandia Baru berhipotesa bahwa posisi tidur terlentang dikaitkan dengan peningkatan risiko lahir mati.

Namun, penelitian ini tidak dilakukan secara acak dan hanya memasukkan populasi sampel kecil. Oleh karena itu, studi ini tidak dapat dianggap sebagai bukti langsung.

Apa yang Terjadi jika Mama Tak Sengaja Terbangun dalam Posisi Telentang?

Apa Terjadi jika Mama Tak Sengaja Terbangun dalam Posisi Telentang
bundoo.com

Mama tidak perlu terlalu khawatir apabila terbangun dalam posisi telentang karena hal ini bisa terjadi tanpa disadari selama tidur. Dalam beberapa kasus, tubuh mama secara otomatis akan 'memberitahu' jika posisi tersebut tidak nyaman. Entah itu jika Mama mulai merasa sesak atau mual. Tenang, Ma, jika terjadi tidak sengaja, ini tidak mungkin membahayakan bayi mama.

Bagaimana Posisi Tidur saat Hamil yang Dianjurkan?

Bagaimana Posisi Tidur saat Hamil Dianjurkan
freepik.com/comzeal

Tidur miring ke kiri dianggap sebagai posisi yang baik untuk ibu hamil karena meningkatkan aliran darah ke bayi, rahim, dan ginjal. Gunakan bantal untuk menopang satu di antara lutut dan yang lainnya di bawah perut. Dengan cara ini, Mama bisa tidur dengan lebih nyaman. Posisi ini bisa menyokong kemiringan saat tidur menyamping.

Semoga informasi mengenai keamanan ibu hamil tidur telentang ini bermanfaat dalam memberikan kenyamanan tidur selama kehamilan ya, Ma. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.