7 Jenis Nutrisi yang Penting Dikonsumsi Selama Hamil

Semua demi tumbuh kembang janin yang lebih optimal

8 Januari 2019

7 Jenis Nutrisi Penting Dikonsumsi Selama Hamil
Pexels/mastercowley

Menjelang dan selama kehamilan, tubuh Mama memerlukan asupan nutrisi yang memadai. Beberapa nutrisi tertentu pun sebaiknya dipenuhi kebutuhannya setiap hari.

Tak sekadar untuk makan saja, pemenuhan nutrisi ini juga diperlukan dalam rangka menunjang tumbuh kembang janin, Ma. Terlebih lagi pada masa-masa awal pembentukannya.

Nah, apa saja sebenarnya jenis nutrisi yang penting untuk dikonsumsi oleh ibu hamil? Berikut Popmama.com bagikan rangkuman informasinya untuk Mama:

1. Asam folat

1. Asam folat
Pexels/Ylanite Koppens

Asam folat atau folic acid merupakan bentuk sintetis dari vitamin B9. Nutrisi ini sangat penting tak cuma bagi ibu hamil, tapi juga para perempuan yang sedang melakukan program hamil.

Konsumsi asam folat yang cukup selama hamil membantu mencegah terjadinya kondisi berbahaya seperti cacat tabung saraf atau cacat lahir di tulang belakang janin yang sedang berkembang. Misalnya seperti spina bifida.

Saat sedang program hamil, konsumsi asam folat setidaknya 400 mg per hari. Teruskan hal ini sampai usia kehamilan mencapai 12 minggu, karena di waktu inilah tulang belakang janin sedang berkembang pesat.

Sesuai kebutuhan Mama, biasanya dokter akan memberikan suplemen prenatal yang sudah mengandung cukup dosis asam folat. Terutama jika Mama atau Papa memiliki riwayat keluarga dengan masalah tabung saraf.

Baca juga: 10 Pilihan Makanan dengan Kandungan Asam Folat

Baca juga: Apakah Asam Folat Benar-Benar Bisa Mencegah Preeklampsia?

2. Zat besi

2. Zat besi
Pexels/Rawpixel.com

Penelitian telah menunjukkan bahwa ada hubungan antara kekurangan zat besi pada ibu hamil dan kondisi bayi saat dilahirkan.

Menurut National Health Services, apabila saat hamil Mama mengalami kekurangan zat besi atau anemia tanpa perawatan yang tepat, maka saat dilahirkan bayi berisiko lebih tinggi mengalami berat badan rendah atau persalinan prematur.

Biasanya suplemen prenatal sudah mengandung cukup zat besi, namun Mama juga bisa mendapatkan nutrisi ini dari beberapa sumber seperti buah bit atau daging.

Salah satu tanda yang bisa dilihat jika Mama mengalami kekurangan zat besi adalah tubuh yang terasa lemas dan wajah terlihat pucat. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk memastikannya adalah dengan cek darah.

3. Kalsium

3. Kalsium
Pexels/NastyaSensei Sens

Tubuh mama memerlukan cukup kalsium guna proses pembentukan tulang pada janin yang sedang tumbuh.

National Institutes of Health (NIH) menyebutkan bahwa jika tubuh mama kekurangan kalsium, janin akan mengambilnya dari tulang dan gigi mama.

Oleh sebab itu, penting bagi Mama untuk memastikan sudah mengonsumsi cukup kalsium selama hamil. Selain menunjang tumbuh kembang janin, hal ini juga turut membantu menjaga tulang dan gigi mama sendiri.

Editors' Picks

4. Asam lemak omega 3

4. Asam lemak omega 3
Pixabay/Stevepb

Asam lemak omega 3 juga menjadi salah satu jenis nutrisi yang sangat penting untuk kesehatan Mama dan juga si Kecil. Namun sayangnya tubuh tidak bisa memproduksinya, sehingga hanya bisa didapat dari makanan atau suplemen.

Konsumsi asam lemak omega 3 dibutuhkan untuk membantu perkembangan otak dan organ yang sehat pada janin, Ma.

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menyebut selama hamil janin memerlukan jumlah asam lemak omega 3 yang cukup tinggi, sehingga jika asupannya kurang sangat mungkin tubuh Mama kemudian turut terpengaruh.

5. Vitamin D

5. Vitamin D
Pexels/Ylanite Koppens

Vitamin D penting bagi tubuh karena membantu mengatur kadar kalsium dan fosfat. Mineral ini digunakan untuk menjaga tulang Mama tetap kuat dan sehat.

Saat hamil, vitamin D digunakan untuk mengatur kalsium dan fosfat dalam tubuh janin guna proses pembentukan tulang dan gigi, Ma. Dalam kasus yang jarang terjadi, saat janin kekurangan vitamin D maka bisa terjadi kondisi yang disebut sebagai rakhitis.

Vitamin D juga dikaitkan dengan pencegahan beberapa kanker dan diabetes. Guna menjaga kesehatan tubuh Mama serta memastikan tumbuh kembang tulang serta gigi janin, jangan lupa penuhi kadar vitamin D dari sinar matahari dan asupan sehari-hari.

Baca juga: Kurang Vitamin D Menyebabkan 7 Gangguan Ini, Salah Satunya Depresi!

Baca juga: Ini yang terjadi pada Ibu Hamil ketika Mengonsumsi Vitamin Prenatal

6. Vitamin B6

6. Vitamin B6
Pixabay/Congerdesign

Vitamin B6 bertanggungjawab untuk membantu beberapa hal dalam tubuh Mama. Mulai dari memproduksi asam amino, memetabolisme protein, lemak, dan karbohidrat, serta membantu proses produksi darah.

NIH menyebutkan sangat penting bagi Mama untuk mengonsumsi cukup vitamin B6 supaya memastikan perkembangan otak yang efisien pada bayi dan secara khusus untuk membentuk neurotransmiter.

Untuk Mama yang sedang program hamil, vitamin B6 juga diyakini dapat membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah terjadinya morning sickness berlebihan.

7. Vitamin B12

7. Vitamin B12
Pexels/Gratisography

Asam folat penting bagi ibu hamil, namun World Health Organization (WHO) menyebut kebutuhan akan vitamin B12 sama pentingnya lho, Ma. Vitamin ini sangat dibutuhkan juga oleh janin untuk pembentukan tabung saraf dan perkembangan otak.

Sayangnya, sebanyak 1 dari 20 dewasa kekurangan vitamin B12, sehingga penting bagi Mama untuk memastikan sudah cukup mengonsumsi vitamin ini.

Biasanya nutrisi ini terdapat pada makanan yang kaya akan protein. Namun jika Mama sedang sakit atau mual parah sehingga tidak bisa makan makanan tertentu, cara paling aman adalah dengan mengonsumsi vitamin ini dari suplemen.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!