- Muncul benjolan di selangkanan yang muncul dan bisa dirasakan saat beraktivitas namun akan hilang saat berbaring.
- Rasa nyeri yang timbul di selangkangan atau skrotum saat berolahraga, tertawa, bersin, berdiri lama atau mengejan.
- Merasakan sensasi lemas, sensasi terbakar di selangkangan, pembengkakan di testis serta nyeri pada perut yang terus memburuk.
Benarkah Alat Kelamin Pria Bisa Membesar Karena Hernia?

- Hernia terjadi saat jaringan dalam perut menonjol melalui otot yang melemah, dan jenis hernia inguinal paling sering dialami laki-laki karena struktur kanal inguinal mereka lebih besar.
- Tekanan dari hernia dapat membuat skrotum tampak membesar, sehingga terlihat seolah alat kelamin membesar, padahal pembengkakan disebabkan oleh tonjolan jaringan yang turun ke area tersebut.
- Hernia tidak bisa sembuh sendiri dan perlu penanganan medis seperti operasi; menjaga berat badan ideal serta teknik mengangkat beban yang benar dapat membantu mencegah kondisinya memburuk.
Hernia merupakan kondisi dimana jaringan dalam perut seperti usus atau lemak yang menonjol keluar melalui bagian otot atau jaringan penopang yang melemah.
Secara umum, hernia memang bisa dialami oleh siapa saja. Namun, beberapa jenis hernia memiliki kecenderungan lebih sering terjadi pada laki-laki. Melansir data dari National Library of Medicine, sekitar 90% kasus hernia pada laki-laki merupakan hernia inguinal, yaitu hernia yang muncul di area selangkangan.
Selain itu, ukuran hernia inguinal pada laki-laki juga cenderung lebih besar dibandingkan hernia yang terjadi pada perempuan. Akibat dari hernia ingunial, banyak yang berasumsi bahwa hernia dapat menyebabkan alat kelamin laki-laki membesar.
Lalu, benarkah alat kelamin laki-laki bisa membesar karena hernia? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Popmama.com sudah merangkum informasinya yang dilansir dari akun Instagram Qonitah Pranadisti (@qonitcah) yang merupakan tenaga medis dan content creator kesehatan, yang kerap membagikan konten edukatif seputar kesehatan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Table of Content
1. Mengenal apa itu hernia inguinal yang sering di alami laki-laki

Melansir akun Instagram @qonitcah, hernia merupakan kondisi ketika organ atau jaringan dari dalam perut, seperti usus, keluar melalui celah pada otot yang melemah. Tekanan dari dalam perut mendorong jaringan tersebut hingga akhirnya menimbulkan benjolan yang bisa terlihat atau dirasakan.
Melansir Jhons Hopkins Medicine, hernia dapat muncul kapan saja dengan gejala sebagai berikut seperti:
2. Mengapa hernia inguinalis sering terjadi pada laki-laki?

Dari berbagai jenis hernia, hernia inguinalis menjadi yang paling sering terjadi, terutama pada laki-laki. Hernia ini terjadi melalui kanal inguinalis, yaitu jalur alami yang dilalui testis saat turun ke skrotum selama masa perkembangan.
Meskipun laki-laki dan perempuan memiliki inguinalis, ukuran saluran tersebut berbeda pada laki-laki dan perempuan. Saluran inguinal pada laki-laki cenderung lebih besar, sehingga memungkinkan jaringan dalam perut lebih mudah turun ke area selangkangan saat otot melemah. Itulah mengapa hal ini sering terjadi pada laki-laki.
Namun tidak hanya itu, melansir dari King Edwars VII’s Hospital, beberapa penyebab lain meliputi:
- Mengejan saat BAB
- Batuk dalam waktu yang lama
- Mengalami kelebihan berat badan
- Atau keseringan mengangkat beban yang berat
3. Tekanan dari hernia menyebabkan alat kelamin tampak membesar

Saat hernia berkembang, jaringan yang menonjol dapat bergerak hingga ke area selangkangan. Dalam kondisi tertentu, tonjolan ini bahkan bisa turun ke skrotum, sehingga memengaruhi posisi dan tampilan area kelamin laki-laki.
Akibat tekanan tersebut, skrotum dapat terlihat lebih besar atau membengkak dari biasanya. Inilah yang kemudian membuat banyak orang mengira bahwa alat kelamin mengalami pembesaran.
4. Penanganan medis perlu dilakukan untuk atasi hernia

Namun, jangan menganggap sepele kondisi ini ya, Pa. Hernia tidak bisa sembuh dengan sendirinya dan berpotensi memburuk jika dibiarkan. Selain menimbulkan nyeri, kondisi ini juga dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti jaringan yang terjebak atau terputus aliran darahnya.
Melansir Mayo Clinic, hernia yang membesar atau menimbulkan nyeri umumnya memerlukan tindakan operasi. Jika tidak ditangani, hernia bisa berkembang menjadi kondisi berbahaya seperti strangulasi, yaitu ketika aliran darah ke jaringan terhambat dan menjadi keadaan darurat medis.
5. Cara cegah hernia agar tidak semakin parah

Mencegah hernia memang tidak selalu bisa dilakukan sepenuhnya, tetapi ada beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi risiko sekaligus mencegah kondisinya memburuk.
Melansir Kettering Health, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah menjaga berat badan tetap ideal. Berat badan berlebih dapat memberikan tekanan tambahan pada dinding perut, sehingga memperbesar kemungkinan hernia berkembang.
Selain itu, penting untuk menerapkan teknik yang tepat saat mengangkat benda berat, yaitu dengan menumpu pada lutut, bukan pinggang. Cara ini membantu mengurangi tekanan berlebih pada otot perut. Hindari juga terlalu mengejan saat sembelit ya, karena dapat memperparah kondisi hernia kamu.
Jadi meskipun benar adanya bahwa alat kelamin laki-laki terlihat membesar akibat hernia, namun kondisi ini bisa menimbulkan risiko serius jika dibiarkan tanpa perawatan yang tepat.


















