Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Gerakan Senam Hamil untuk Mengurangi Sakit Pinggang
Popmama.com/Sofya Wardhani/AI
  • Sekitar 70% ibu hamil mengalami sakit pinggang, terutama trimester kedua dan ketiga, akibat perubahan hormon yang melonggarkan persendian serta peningkatan beban tubuh.

  • Senam hamil ringan dapat membantu meredakan keluhan dengan meregangkan otot tegang di area punggung, panggul, pinggul, serta kaki.

  • Tujuh gerakan yang disarankan untuk ibu hamil meliputi bird dog, child’s pose, crescent lunge, seated-figure 4, half pigeon pose, pelvic tilt, dan wall squats.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Faktanya, sekitar 70% perempuan hamil mengalami sakit pinggang, terutama saat memasuki trimester kedua dan ketiga. Keluhan ini berkaitan dengan berbagai perubahan tubuh selama kehamilan, termasuk perubahan hormon progesteron dan relaksin.

Perubahan hormon tersebut membuat persendian lebih longgar dan mengurangi kestabilan tubuh, sehingga pinggang harus menanggung beban lebih besar seiring bertambahnya usia kehamilan.

Sakit pinggang saat hamil umumnya dapat diredakan melalui beberapa cara sederhana, salah satunya dengan melakukan senam hamil. Latihan ringan yang tepat dapat membantu meregangkan otot yang tegang sekaligus memperkuat otot penyangga tubuh.

Berikut Popmama.com rangkum deretan gerakan senam hamil untuk mengurangi sakit pinggang, dikutip dari laman Siloam Hospitals.

Bird Dog Exercise

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

Bird dog exercise merupakan latihan yang dilakukan dengan posisi merangkak sambil mengangkat tangan dan kaki secara bergantian. Gerakan ini membantu melatih kekuatan otot inti dan punggung yang berperan dalam menopang tubuh selama kehamilan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Mulailah dengan posisi merangkak di atas matras. Letakkan kedua tangan tepat di bawah bahu dan lutut sejajar dengan pinggul.

  2. Pastikan punggung berada dalam posisi netral dan leher sejajar dengan tulang belakang.

  3. Angkat tangan kanan ke depan secara perlahan, kemudian luruskan kaki kiri ke belakang.

  4. Pertahankan posisi tersebut selama beberapa detik tanpa memutar pinggul atau melengkungkan punggung.

  5. Kembali ke posisi awal, lalu ulangi dengan tangan kiri dan kaki kanan.

Child's Pose (Balasana)

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

Posisi child’s pose atau balasana dapat memberikan ruang bagi punggung untuk beristirahat setelah menopang beban tubuh selama beraktivitas. Untuk melakukan gerakan ini, Mama bisa menggunakan matras dan mengikuti langkah berikut:

  1. Mulai dengan posisi berlutut di atas matras.

  2. Buka kedua lutut sedikit lebih lebar agar perut memiliki ruang yang cukup.

  3. Perlahan, turunkan tubuh ke arah depan sambil mengarahkan bokong ke tumit.

  4. Letakkan dahi di atas matras atau bantal sebagai penyangga.

  5. Rentangkan kedua tangan ke depan dengan telapak tangan menghadap ke bawah. Mama juga bisa meletakkan tangan di samping tubuh jika posisi tersebut terasa lebih nyaman.

  6. Pertahankan posisi selama beberapa tarikan napas, lalu kembali ke posisi awal secara perlahan.

Crescent Lunge (Anjaneyasana)

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

Crescent lunge atau anjaneyasana merupakan gerakan peregangan yang melibatkan otot pinggul, paha, dan area panggul. Peregangan ini dapat membantu mengurangi ketegangan pada area tersebut. Berikut cara melakukan crescent lunge:

  1. Mulai dengan posisi berlutut di atas matras.

  2. Langkahkan satu kaki ke depan hingga telapak kaki menapak di lantai, sementara lutut kaki lainnya tetap berada di atas matras.

  3. Pastikan lutut kaki depan berada pada posisi yang nyaman dan tidak terlalu jauh melewati pergelangan kaki.

  4. Perlahan, geser pinggul ke arah depan sampai Mama merasakan peregangan pada bagian depan pinggul dan paha kaki belakang.

  5. Pertahankan posisi selama beberapa tarikan napas, kemudian kembali ke posisi awal.

  6. Ulangi gerakan pada sisi kaki lainnya.

Figure 4

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

Gerakan senam hamil ini berfokus pada otot bokong dan pinggul. Area tersebut berhubungan dengan kenyamanan panggul dan punggung bawah. Mama bisa melakukannya sambil duduk di kursi yang stabil. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Duduk di kursi dengan kedua telapak kaki menapak di lantai.

  2. Angkat pergelangan kaki kanan dan letakkan di atas paha kiri, sehingga kedua kaki membentuk angka empat.

  3. Pastikan punggung tetap tegak dan bahu rileks.

  4. Condongkan tubuh perlahan ke depan dari bagian pinggul hingga terasa peregangan pada bokong.

  5. Tahan posisi selama 20–30 detik tanpa memaksakan tubuh.

  6. Kembali duduk tegak, lalu ulangi gerakan menggunakan kaki lainnya.

Half Pigeon Pose (Ardha Kapotasana)

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

Half pigeon pose atau ardha kapotasana merupakan gerakan yoga yang membantu meregangkan otot bokong dan pinggul. Peregangan ini dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengurangi ketegangan pada area tersebut. Mama dapat mengikuti langkah berikut:

  1. Mulai dengan posisi merangkak di atas matras.

  2. Bawa lutut kanan ke arah depan, lalu posisikan kaki kanan secara menyilang di depan tubuh.

  3. Luruskan kaki kiri ke belakang dengan posisi lutut dan punggung kaki menyentuh matras.

  4. Letakkan kedua tangan di lantai sebagai penyangga tubuh.

  5. Gunakan bantal atau guling di bawah pinggul apabila diperlukan agar posisi tubuh lebih nyaman.

  6. Pertahankan posisi selama beberapa tarikan napas, kemudian kembali ke posisi awal dan lakukan pada sisi lainnya.

Pelvic Tilt

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

Selama kehamilan, perubahan postur tubuh dapat membuat lengkungan punggung bawah semakin menonjol sehingga pinggang terasa lebih terbebani. Gerakan ini membantu Mama melatih kontrol panggul dan mengurangi ketegangan pada punggung bawah.

Berikut cara melakukan pelvic tilt dengan posisi berdiri:

  1. Berbaring dengan punggung menempel pada matras dan kedua kaki dibuka selebar pinggul.

  2. Tekuk sedikit lutut agar posisi tubuh lebih rileks.

  3. Angkat otot perut dan panggul secara perlahan sehingga punggung bawah terangkat.

  4. Hindari menahan napas atau mengencangkan bokong secara berlebihan.

  5. Tahan posisi selama 3–10 detik, kemudian lepaskan secara perlahan.

Wall Squats

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI

Latihan ini memanfaatkan dinding sebagai penyangga saat melakukan gerakan jongkok yang dapat membantu memperkuat otot paha, bokong, dan kaki yang berperan menopang tubuh selama kehamilan. Berikut langkah-langkah melakukan wall squats:

  1. Berdirilah dengan kepala, bahu, dan punggung menempel pada dinding.

  2. Posisikan kedua kaki sekitar 30–60 cm dari dinding dan buka selebar bahu.

  3. Perlahan tekuk lutut sambil menggeser punggung ke bawah hingga membentuk posisi seperti hendak duduk.

  4. Turunkan tubuh hanya sejauh yang terasa nyaman. Tidak perlu memaksakan lutut membentuk sudut 90 derajat.

  5. Tahan posisi selama beberapa detik, kemudian dorong tubuh kembali ke posisi berdiri secara perlahan.

Nah, itu dia tujuh gerakan senam hamil untuk membantu mengurangi sakit pinggang. Lakukan gerakan secara perlahan dan sesuaikan dengan kemampuan tubuh, ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article