Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
"Ssshhh... tenang ya, Nak. Di luar lagi agak berisik dan Mama lagi agak capek, tapi kamu di dalam aman banget. Tarik napas bareng Mama, yuk... aman, semua aman."
"enggak apa-apa ya kalau hari ini Mama agak sedih. Ini cuma badai hormon lewat kok, bukan karena Mama enggak bahagia ada kamu. Kita pelukan lewat perut dulu ya."
"Anginnya lagi kencang di luar, tapi benteng pelindung kamu di dalam sini kokoh banget. Taruh kepalamu yang nyaman, bobok yang nyenyak. Mama jaga dari sini."
"Yuk, kita buang semua hal yang bikin pusing di luar sana. Tarik napas dalam-dalam... hembuskan. Kita fokus ke detak jantung kita berdua aja yang lagi sinkron sekarang."
"Mama ada di sini, detak jantung mama adalah rumah dan irama ketenanganmu. Selama Mama masih bernapas, kamu bakal selalu aman, terjaga, dan dilindungi."
"Kalau kamu merasa Mama lagi agak tegang, maafin Mama ya, Sayang. Yuk, kita rileks bareng. Mama elus perutnya ya, kamu santai di dalam."
"Dunia enggak akan runtuh cuma karena hari ini agak berat, Nak. Kita berdua kuat kok. Kita bawa tidur dan istirahat saja, ya, besok pagi semuanya bakal jauh lebih baik."
"Jangan ikutan tegang, ya, Sayang. Kamu di dalam tugasnya cuma merasakan kedamaian. Biar urusan yang bikin pusing di luar, Mama dan Papa yang beresin."
"Kamu adalah tempat bernaungnya ketenangan Mama. Setiap kali Mama cemas, Mama cuma perlu pegang perut ini dan tahu kalau ada kamu yang temanin Mama."
"Tenangm ya, Nak... rileks... lepaskan semua ketegangan. Kita dikelilingi oleh doa-doa baik dan cinta yang besar. Semuanya bakal baik-baik aja, Mama janji."
Nah, itu di kata-kata untuk janin dalam kandungan. Yuk, coba ucaptkan untuk si Kecil di dalam perut mama!