Penyebab Sindrom Kaki Gelisah pada Ibu Hamil

Ada berbagai yang menyebabkan terjadinya sindrom kaki gelisah. Apa saja itu, Ma?

29 November 2021

Penyebab Sindrom Kaki Gelisah Ibu Hamil
Buzzfeed.com
Berbagai penyebab terjadinya sindrom kaki gelisah (RLS) pada ibu hamil.

Apakah Mama mengalami kaki kesemutan, kaki gatal-gatal, sensasi terbakar dengan dorongan untuk menggerakkan kaki saat tidur selama kehamilan?

Jika ya, mungkin saja Mama mengalami sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS).

Apa itu sindrom kaki gelisah?

Restless legs syndrome atau sindrom kaki gelisah merupakan kondisi ketika mama merasa tak tahan untuk menggerakan kaki, biasanya paling sering terjadi ketika malam hari.

Kondisi ini biasanya dialami oleh ibu hamil pada trimester dua hingga ketiga kehamilan. Lantas, apa penyebab sindrom kaki gelisah?

Berikut Popmama.com rangkum untuk Mama. Yuk, disimak!

Editors' Picks

Penyebab Sindrom Kaki Gelisah Secara Umum

Penyebab Sindrom Kaki Gelisah Secara Umum
Freepik/yanalya

Restless legs syndrome (RLS) bisa dialami oleh siapa saja tanpa mengenal batasan usia, baik anak-anak, orang dewasa, bahkan lansia.

Sayangnya, hingga saat ini belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebabnya. 

Meski begitu, faktor genetika diduga berpengaruh kuat atas terjadinya kondisi ini. Selain itu, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan sindrom kaki gelisah, antara lain:

1. Penyakit tertentu

Gejala RLS biasanya sering dikaitkan dengan penyakit tertentu, seperti diabetes, kekurangan zat besi, gagal ginjal, kelainan saraf tulang belakang, neuropati perifer, dan penyakit parkinson. 

Bila Mama melakukan berbagai penyakit di atas, maka gejala RLS pun biasanya akan mereda.

2. Gangguan mental

Gangguan mental, seperti, depresi, gangguan cemas, dan akathisia juga dapat dikaitkan dengan kondisi ini.

Menurut penelitian, penderita dengan gangguan mental atau orang yang mengonsumsi obat antidepresan lebih sering mengalami gejala restless legs syndrome.

3. Efek samping obat-obatan

Beberapa jenis obat tertentu, seperti, obat pereda mual, antidepresan, antipsikotik serta obat flu dan alergi yang mengandung antihistamin penenang dapat memperburuk gejala kaki gelisah.

4. Kekurangan nutrisi

Seseorang yang mengalami malnutrisi tertentu, seperti defisiensi zat besi, magnesium, folat, vitamin B12, dan vitamin D juga dapat memicu terjadinya kondisi menggerakkan kaki ketika tidur ini.

5. Gaya hidup tidak sehat

Mengonsumsi alkohol berlebih, merokok, dan kualitas tidur yang kurang baik juga termasuk ke dalam faktor pemicunya.

Gaya hidup tidak sehat ini juga dapat memperparah gejala yang mungkin Mama rasakan.

Selain penyebab-penyebab yang sudah disebutkan tadi, ternyata kehamilan juga merupakan suatu hal yang dapat menyebabkan restless legs syndrome.

Penyebab Sindrom Kaki Gelisah pada Ibu Hamil

Penyebab Sindrom Kaki Gelisah Ibu Hamil
Pexels/Anete Lusina

Belum ada penyebab pasti mengapa sindrom kaki gelisah bisa terjadi pada ibu hamil.

Tetapi, beberapa ilmuwan mempercayai bahwa sindrom ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormon dopamin di otak ibu hamil. 

Hormon dopamin biasanya membantu mengontrol aktivitas dan pergerakan otot.

Hormon ini bertugas membawa pesan antara otak dan sistem saraf untuk membantu mengkoordinasi gerakan tubuh.

Nah, ketidakseimbangan hormon dopamin dalam tubuh Mama tersebut yang kemudian jadi salah satu pemicu kondisi ini.

Tak hanya itu, dilansir dari WebMD, peningkatan kadar estrogen dalam tubuh selama kehamilan juga ikut berkontribusi menyebabkan munculnya gejala ini.

Walaupun cukup mengganggu, untungnya gejala kondisi ini biasanya bisa hilang sendiri setelah satu bulan pasca Mama melahirkan.

Akan tetapi, jika Mama merasakan gejala yang semakin berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, ada baiknya untuk segera memeriksakan kondisi Mama ke dokter, ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk