Cara Alami Tingkatkan Jumlah Cairan Ketuban

Apa yang bisa dilakukan supaya cairan ketuban bisa bertambah?

1 Desember 2018

Cara Alami Tingkatkan Jumlah Cairan Ketuban
Freepik/Yanalya

Cairan ketuban sangat penting bagi tumbuh kembang janin dalam kandungan. Selain itu, cairan ketuban juga memiliki banyak fungsi penting.

Salah satunya melindungi janin dari risiko benturan hingga mencegah terjadinya infeksi selama kehamilan.

Oleh sebab itu, jumlah cairan ketuban yang cukup dan memadai pun menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ibu hamil.

Apa yang bisa dilakukan agar cairan ketuban bisa bertambah secara alami? Berikut rangkuman informasinya untuk Mama:

1. Minum air putih secara teratur

1. Minum air putih secara teratur
Pexels/Tookapic

Jangan lupa untuk selalu mencukupi kebutuhan minum, khususnya air putih ya, Ma. Kebiasaan baik ini adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlah cairan ketuban.

Biasakan untuk minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Jika perlu, siapkan selalu botol minum berisi air putih setiap kali Mama hendak bepergian.

Ini penting supaya Mama terbiasa untuk rutin minum. Tak ada alasan lagi untuk tidak minum, selama botol air masih berada dalam jangkauan Mama.

Kebiasaan minum ini baik dilakukan mulai pada usia kehamilan 8 bulan. Dengan begitu, jumlah cairan ketuban yang diproduksi tubuh pun cukup sampai waktunya persalinan tiba.

2. Pilih makanan dengan kandungan air tinggi

2. Pilih makanan kandungan air tinggi
Pexels/Trang Doan

Selain membiasakan diri minum air putih secara teratur, biasakan juga untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan air.

Contoh makanan yang memiliki banyak kandungan air di antaranya mentimun, bayam, brokoli, dan kembang kol.

Buah-buahan dengan kandungan air tinggi juga bisa menjadi pilihan camilan Mama. Misalnya yakni stroberi, semangka, tomat, melon dan apel.

Editors' Picks

3. Setop minum minuman beralkohol

3. Setop minum minuman beralkohol
Pexels/Maria Pop

Masih suka minum minuman beralkohol selama hamil, Ma? Sebaiknya segera hentikan kebiasaan buruk tersebut, ya.

Semua jenis minuman beralkohol sebaiknya tidak diminum oleh ibu hamil.

Alasannya, alkohol memiliki efek negatif terhadap tingkat cairan ketuban di dalam tubuh.

Oleh sebab itu, hindari kebiasaan minum minuman beralkohol demi tumbuh kembang janin yang lebih optimal ya, Ma.

4. Olahraga ringan teratur

4. Olahraga ringan teratur
Freepik/Yanalya

Sediakan waktu luang untuk melakukan latihan dan aktivitas fisik setidaknya 40 menit sehari.

Selain menyehatkan otot dan tulang, olahraga teratur saat hamil juga membantu meningkatkan daya kerja berbagai organ tubuh, lho.

Khusus untuk ibu hamil, olahraga teratur dapat meningkatkan aliran darah di plasenta dan rahim, sehingga kadar cairan ketuban akan mengalami peningkatan secara alami.

Namun ingat ya, Ma. Sebaiknya olahraga sesuai dengan kemampuan tubuh Mama. Konsultasikan dulu dengan dokter apabila kondisi kehamilan Mama tidak memungkinkan untuk berolahraga terlalu berat.

Apabila Mama diminta untuk bed rest, jadwal olahraga juga sebaiknya ditunda terlebih dahulu sampai kondisi tubuh Mama memungkinkan.

5. Hindari sembarangan minum suplemen herbal

5. Hindari sembarangan minum suplemen herbal
Pexels/JESHOOTS.com

Beberapa jenis suplemen herbal tertentu seringkali memiliki efek diuretik. Ini berarti frekuensi buang air kecil Mama akan meningkat.

Jika kondisi ini tidak diseimbangkan dengan kebiasaan minum air putih secara teratur, Mama bisa mengalami dehidrasi.

Hal ini tentu sangat berisiko, mengingat cairan tubuh sangat diperlukan untuk menunjang kesehatan janin.

Oleh sebab itu, sebaiknya hindari dulu minum suplemen herbal, terlebih di luar resep dokter ya, Ma.

Akan jauh lebih baik jika Mama selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat apapun, termasuk suplemen herbal. Ini semua demi kesehatan tubuh Mama dan juga si Kecil.