Freepik/azerbaijan_stockers
Apa yang dikonsumsi oleh ibu hamil setiap harinya sangat memengaruhi kondisi dan tekstur kulit dari dalam ke luar. Pola makan yang kurang mengandung nutrisi esensial, terutama asam lemak omega-3, dapat membuat kulit kehilangan kekenyalan dan kelembapannya.
Lemak sehat sangat dibutuhkan untuk membangun sel-sel kulit yang kuat dan memperbaiki lapisan pelindung yang rusak akibat perubahan hormon. Menambahkan alpukat, kacang-kacangan, atau ikan salmon matang ke dalam menu harian bisa membantu menutrisi kulit mama secara optimal.
Itulah beberapa penyebab kulit kering saat hamil yang penting untuk diketahui agar perawatannya bisa dilakukan secara tepat.
Dengan memahami pemicunya, Mama bisa lebih cermat dalam menjaga asupan cairan dan memilih produk perawatan yang paling aman untuk kulit tubuh maupun janin.
Kapan kulit kering saat hamil akan membaik? | Kondisi kulit kering umumnya akan perlahan membaik dan kembali normal setelah melahirkan. Hal ini sejalan dengan kembalinya keseimbangan hormon dan volume cairan tubuh seperti sebelum masa kehamilan. |
Apakah kulit perut yang gatal karena kering boleh digaruk? | Sebaiknya jangan digaruk karena garukan kuat bisa menyebabkan iritasi, luka, dan memperparah munculnya stretch mark. Sebagai solusi, usap lembut area yang gatal menggunakan pelembap, lidah buaya, atau minyak zaitun untuk menenangkan kulit. |
Bolehkah memakai lotion pelembap biasa saat hamil? | Ibu hamil boleh menggunakan lotion asalkan memastikan kandungannya bebas dari paraben, retinoid, dan pewangi sintetis yang kuat. Pilihlah pelembap berlabel hipoalergenik atau diformulasikan khusus dengan bahan alami yang aman untuk masa kehamilan. |