TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

7 Hal yang Harus Dilakukan Anak Setelah Makan Agar GERD Tidak Kambuh

Jangan langsung tidur setelah makan ya!

Freepik/Kwanchaichaiudom

Gastroesophageal Reflux (GER), atau yang juga disebut refluks asam, adalah masalah umum yang menyebabkan perut mengalami mulas. Banyak orang mengalami mulas atau gangguan pencernaan asam secara teratur dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan.

Ini menimbulkan rasa sakit yang tidak nyaman dan membakar di area dada bagian bawah, yang umumnya terjadi setelah makan besar atau makanan pedas. Sedangkan, Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah ketika seseorang mengalami refluks asam lebih dari dua kali seminggu.

Meskipun lebih sering terjadi pada orang dewasa, anak-anak, remaja, dan bahkan bayi dapat mengalami kondisi ini. Saat anak memiliki kondisi GERD, ada baiknya melakukan tindakan pencegahan agar GERD tidak kambuh setelah makan.

Seperti apa tindakan pencegahan yang bisa anak lakukan?

Berikut Popmama.com berikan informasinya di bawah ini!

1. Mengonsumsi air putih secukupnya

Freepik/User21314081

Minum banyak air putih dikenal akan manfaatnya yaitu mencegah dehidrasi, namun tak hanya itu saja. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup dapat efektif mengatasi iritasi di saluran pencernaan, hal ini juga membantu menetralkan asam lambung.

Anak disarankan untuk mengonsumsi air putih setidaknya dua liter per hari. Namun, ingatkan anak untuk mengonsumsi air putih secara rutin. Selain itu, hindari mengonsumsi minuman dengan tambahan pewarna buatan, serta menghindari minuman bersoda dan minuman dengan kandungan gula tinggi.

2. Hindari mengonsumsi kafein

Freepik/azerbaijan_stockers

Kafein adalah kandungan yang dapat memicu asam lambung. Dalam kondisi tubuh yang normal, kafein dapat dinetralisir oleh lambung.

Namun pada saat anak mengalami GERD, kafein menjadi sulit dinetralisir sehingga menyebabkan masalah kenaikan asam lambung dan kembali memicu gejala GERD.

Maka itu, ketika lambung anak sedang bermasalah, sebaiknya hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, cokelat, teh, soda, beberapa produk minuman energi, dan lain-lainnya.

3. Beri jeda antara waktu makan dan tidur di malam hari

Freepik/Jcomp

Setelah makan malam, sebaiknya anak tidak langsung tidur. Menurut dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroentero hepatologi, Dr Nella Suhuyanly SpPD-KGEH, yang dilansir dari Kompas.com, anak perlu memberi jeda antara waktu makan malam dan tidur setidaknya dua hingga tiga jam.

Semakin berat jenis makanan yang dikonsumsi saat makan malam, maka jarak antara waktu makan dan tidur juga harus lebih panjang, misalnya tiga hingga empat jam.

4. Tidur dengan posisi setengah duduk

Freepik

Tak hanya dari waktu tidur, posisi tidur anak juga penting untuk mencegah kambuhnya GERD. Posisi tidur seperti setengah duduk dapat mengurangi kemungkinan asam lambung kembali naik ke kerongkongan ketika tidur.

Namun perlu dipahami bahwa posisi setengah duduk ini bukan berarti meletakkan lebih banyak bantal di bawah leher anak. Namun meletakkan satu bantal di bawah pinggang dan dua bantal di bawah punggung, sehingga anak tidur dalam posisi setengah duduk.

5. Hindari Stres

Freepik/Odua

Stres juga dapat menurunkan kadar prostaglandin, yang berfungsi untuk memperkuat pelindung yang bertugas untuk menjaga lapisan lambung dari asam lambung. Kondisi ini mirip dengan penggunaan obat anti-nyeri yang berisiko merusak lambung, karena dapat menghambat prostaglandin.

Selain itu, ketika anak mengalami stres, ternyata dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri Helicobacter Pylori yang dapat mengganggu kinerja lambung, sehingga memicu kambuhnya gejala GERD.

6. Jangan menggunakan pakaian yang ketat

Freepik/Kwanchaichaiudom

Dilansir dari mayoclinic.org, setelah makan hindari menggunakan pakaian yang ketat. Karena pakaian yang terlalu pas di pinggang dapat memberi tekanan pada perut dan sfingter esofagus bagian bawah.

Untuk itu, gunakan pakaian yang lebar dan celana dengan karet yang longgar saat malam hari sebelum tidur, hal ini untuk mencegah kambuhnya GERD pada anak.

7. Berjalan santai atau bermain setelah makan malam

Freepik/Zurijeta

Setelah makan malam, ingatkan anak untuk berjalan-jalan ringan di dalam rumah atau beraktivitas, hal ini untuk membantunya mempercepat proses pencernaan, dan juga mengurangi risiko asam lambung naik ke kerongkongan saat tidur.

Nah itulah beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegah kambuhnya GERD pada anak setelah makan. Jika gejala GERD masih tak kunjung hilang atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang sesuai dengan kondisi anak.

Baca juga:

The Latest