TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Resep Superfood a la Indonesia untuk si Kecil, Penuh Gizi dan Nutrisi

Bingung mau memasak apa untuk menu makan si Kecil? Coba resep sehat berikut ini yuk, Ma!

Popmama.com/Herka Yanis

Saat ini, kita masih dihadapi dengan suasana pandemi Covid-19. Banyak sekali tentangan yang harus dihadapi selama masa pandemi ini, termasuk tantangan orangtua dalam menjaga kesehatan buah hatinya.

Di masa yang rentan akan virus ini, penting bagi Mama untuk menjaga daya tahan tubuh anak agar tidak mudah jatuh sakit. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesahatan buah hati adalah dengan memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisinya. 

Berbicara mengenai gizi, saat ini sedang ramai diperbincangkan mengenai superfood atau kelompok makanan yang kaya akan nutrisi yang padat, sehingga baik untuk kesehatan tubuh. Penasaran apa saja makanan yang termasuk superfood dan manfaatnya bagi tubuh?

Berikut Popmama.com telah merangkum informasi seputar superfood untuk Mama. Selain itu, ada resep masakan lezat yang terbuat dari superfood lho, Ma.

Langsung saja disimak, yuk!

1. Cara orangtua memenuhi kebutuhan nutrisi anak

Popmama.com/Herka Yanis

Dr. Marlyn Cecilia Malonda, Sp. A., narasumber ahli dari Mayapada Hospital, Tanggerang, menuturkan bahwa orangtua harus memberikan anak asupan dengan gizi yang seimbang. 

“Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak, tentu saja harus dengan gizi yang seimbang, jadi tidak ada yang berlebihan,” ujar Dr. Marlyn dalam acara Online Cooking Class Superfood Ala Indonesia dalam rangkaian acara POPAC 2021 pada Jumat, 10 Desember 2021.

“Anak harus mendapatkan cukup karbohidrat, cukup protein hewani, cukup lemak tambahan, dan cukup serat,” sambung Dr. Marlyn. 

Jadi, dalam memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil, Mama perlu memperhitungkan takaran gizi yang seimbang agar perkembangan dan pertumbuhan anak menjadi lebih optimal.

2. Cara menghitung kebutuhan gizi anak

freepik/prostooleh

Selain memberikan anak makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran, hal lain yang perlu Mama perhatikan adalah kebutuhan gizi lain, seperti karbohidrat, protein, dan serat. Semua nutrisi ini harus diberikan dengan porsi dan takaran yang tepat agar anak dapat menyerap nutrisi dari makanan dengan maksimal.

Dr. Marlyn telah menjabarkan kebutuhan kalori harian anak sesuai dengan usianya, sebagai berikut.

  • Usia 0 hingga 6 bulan cukup membutuhkan nutrisi dari ASI.

  • Usia 6 hingga 8 bulan membutuhkan nutrisi dari ASI yang dikombinasikan dengan MPASI.

  • Usia 9 hingga 12 bulan membutuhkan sekitar 300 kalori per hari.

  • Usia 1 hingga 2 tahun membutuhkan 550 kalori per hari

Selain kebutuhan karbohidrat, Mama juga perlu melengkapi kebutuhan nutrisi si Kecil dengan protein hewani. Berikut adalah takaran kebutuhan protein hewani anak sesuai dengan usianya.

  • Usia 6 hingga 8 bulan membutuhkan sekitar 30 gr protein hewani per hari.

  • Usia 9 hingga 11 bulan membutuhkan sekitar 45 gr protein hewani per hari.

  • Usia 1 hingga 2 tahun membutuhkan sekitar 60 hingga 100 gr protein hewani per hari.

Selain itu, untuk memaksimalkan pertumbuhan anak, penting bagi Mama untuk rajin memantau pertumbuhan anak ke dokter untuk mengetahui apakah berat badan anak ideal dan apakah pertumbuhannya optimal atau tidak.

3. Apa itu superfood?

Freepik/freepik

Pernahkah Mama menghadapi anak yang sering merasa lapar walaupun sudah diberi makan?

Nah, bisa jadi anak sering merasa lapar karena makanan yang diberikan tidak kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya. 

Chef Desi Trisnawati menuturkan bahwa penting bagi Mama untuk memerhatikan kepadatan nutrisi dalam setiap makanan yang dikonsumsi anak.

Dengan memberikan nutrisi yang padat, maka anak pun akan sehat dan dapat mendukung pertumbuhannya. 

Superfood sendiri merupakan kelompok makanan yang kaya akan nutrisi dan bisa mendukung kesehatan tubuh. Chef Desi turut memberikan beberapa jenis superfood, seperti tempe, tahu, ikan kembung, sayuran kale, caisim, madu murni, dan kacang-kacangan.

4. Manfaat superfood bagi kesehatan

Freepik/jcomp

Karena kaya akan nutrisi, superfood tak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga dapat memberikan segudang manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa manfaat superfood bagi kesehatan tubuh:

  • Kaya akan zat besi untuk menunjang sistem kekebalan tubuh.
  • Kaya akan omega-3 untuk meningkatkan fungsi otak.
  • Dapat mendukung tumbuh kembang anak.
  • Dapat menjaga stamina anak.
  • Tinggi antioksidan untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Resep Superfood: Baso Tahu Jamur

Popmama.com/Herka Yanis

Bahan-bahan baso:

  • 150 gr ikan tenggiri atau ayam
  • 150 gr udang dengan suhu setengah dingin
  • 2 siung bawang putih
  • Secukupnya garam
  • Secukupnya merica
  • 100 ml putih telur
  • 100 gr es batu
  • Secukupnya sawi yang sudah dipotong halus
  • Secukupnya wortel potong dadu
  • Secukupnya jamur kuping yang sudah dipotong halus
  • 100 ml tepung sagu

Bahan-bahan kuah kaldu:

  • 500 ml kuah kaldu ayam
  • Secukupnya kaldu ayam jamur
  • 1 sayur brokoli
  • Minyak wijen
  • Sejumput garam
  • Secukupnya lada
  • Secukupnya air
  • Bawang goreng
  • Daun seledri
  • Daun bawang

Cara membuatnya:

  • Masukkan udang, garam, bawang putih dan es batu ke dalam food processor atau blender, kemudian haluskan.
  • Setelah setengah halus, matikan blender. Kemudian tambahkan sedikit merica, minyak wijen, dan tepung sagu.
  • Nyalakan kembali blender sambil masukkan putih telur sedikit demi sedikit. 
  • Setelah telur tercampur dengan udang, matikan blender. 
  • Masukkan sawi, wortel, dan jamur kuping. Kemudian, nyalakan kembali blender. 
  • Setelah semuanya tercampur merata, matikan blender. 
  • Potong tahu menjadi empat bagian atau sesuai selera. 
  • Tahu yang sudah dipotong kemudian dibelah sedikit untuk memasukkan adonan baso. 
  • Masukan adonan baso kedalam tahu yang sudah dibelah.
  • Kukus baso tahu di kukusan yang sudah panas.
  • Ketika baso sudah matang sekitar 10-15 menit, matikan api.

Cara membuat kaldu:

  • Rebus air, kemudian tambahkan kaldu ayam jamur.
  • Masukan daun seledri dan daun bawang.
  • Jika adonan baso masih tersisa, Mama bisa membentuk adonan menjadi bulat dan rebus di dalam kuah kaldu.
  • Jika si Kecil tidak suka seledri dan daun bawang, Mama bisa mengangkatnya saat air kaldu sudah mendidih. 
  • Saat air kaldu sudah mendidih, masukkan brokoli ke dalam kuah kaldu.
  • Jika kuah kaldu sudah mendidih dan baso sudah matang, Mama bisa mematikan api.

Cara menyajikan baso tahu jamur:

  • Masukan baso yang sudah dikukus dan baso yang sudah direbus ke dalam mangkuk.
  • Masukkan juga brokoli yang sudah direbus.
  • Tambahkan kuah kaldu ke dalam mangkuk.
  • Taburkan bawang putih goreng agar lebih harum.
  • Taburkan bawang goreng dan sedikit daun bawang.
  • Baso tahu jamur siap disajikan.

Nah, itulah informasi seputar superfood beserta resep baso tahu jamur yang terbuat dari bahan-bahan yang kaya akan nutrisi. Tetap semangat dalam memberikan gizi terbaik untuk menunjang pertumbuhan si Kecil ya, Ma!

Baca juga:

The Latest