TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Rumah Baim Wong Jadi Sarang Ular, Begini Penampakannya

Salah satu ularnya sampai masuk ke kamar Kenzo!

Instagram.com/baimwong

Baim Wong dikejutkan dengan kemunculan ular di rumahnya. Tak sampai situ, bahkan di rumahnya juga terdapat dua sarang ular hingga ditemukan cangkang telur bekas anak ular yang telah menetas.

Penemuan ular tersebut sudah berjumlah 10 ekor dengan ukuran yang kecil. Munculnya kawanan ular sudah dari tiga bulan terakhir dengan jenis yang berbeda. Parahnya, salah satu ular tersebut juga ditemukan di kamar Kenzo, anak kedua Baim dan Paula.

Spot lain ditemukannya ular tersebut berada di dapur, pohon halaman belakang, di tanaman, dan di area lainnya. Karena tak ingin ular tersebut membahayakan keluarganya, mereka memanggil Panji Petualang yang dikenal sebagai pawang ular atau pencinta reptil.

Berikut ini Popmama.com bagikan fakta selengkapnya saat rumah Baim Wong jadi sarang ular.

Disimak yuk, Ma!

1. 10 kali ditemukan ular dalam tiga bulan terakhir

Instagram.com/baimwong

Paula Verhoeven menceritakan bahwa telah ditemukan 10 ekor ular dalam tiga bulan terakhir. Ular tersebut juga berbeda-beda, ada yang berwarna hitam loreng, cokelat loreng, hingga hitam polos.

Penemuan awalnya berada di pohon halaman belakang, di tanaman, bawah tangga, dan di kamar. Bahkan ada juga yang berada di kamar Kenzo. Ular di kamar anak kedua Baim Wong tersebut ditemukan di dekat kabel rol ketika sedang dibersihkan oleh asisten rumah tangganya.

Munculnya ular di rumah Baim dan Paula tentu membuat mereka bingung serta khawatir. "Tiap hari nemu ular di rumah. Sampe diam bengong. Kok bisa ya?" ungkap Baim dalam unggahan fotonya.

2. Banyaknya cicak menjadi tanda tempat bersarangnya ular

Youtube.com/Baim Paula

Panji Petualang menyebutkan bahwa banyaknya cicak menjadi salah satu indikator adanya ular, karena cicak merupakan makanan anak ular. Saat diperiksa olehnya, di halaman belakang rumah Baim Wong dan Paula banyak sekali cicak di setiap dindingnya.

“Kenapa ular kecil itu betah nggak langsung lari ninggalin sarang, dia betah main di sekitar pohon sini karena ada makanannya, dia tuh buru cicak. Makanan alaminya kan cicak sama katak pohon,” tutur Panji.

3. Jenis ular boiga ditemukan di pohon halaman belakang

Youtube.com/Baim Paula

Saat tim rescue Panji Petualang mencari keberadaan ular, dia menemukannya di atas pohon halaman belakang rumah Baim Wong. Ular tersebut merupakan ular boiga yakni jenis ular pemakan cicak dan hidup di pohon (arboreal).

Ukurannya memang kecil dan berbisa, tentunya sangat berbahaya jika tergigit ke tangan manusia. Populasi ular tersebut sangat banyak, sehingga bisa ditemukan di mana saja. 

4. Berbagai jenis ular ditemukan di rumah Baim Wong

Youtube.com/Baim Paula

Vertical garden menjadi salah satu tempat yang disukai oleh ular, terlebih area tersebut ditumbuhi tanaman yang sangat rindang dan lembap. Dengan warna kehijauan serta cokelat juga memudahkan mereka untuk berkamuflase.

Di area vertical garden tersebut Baim Wong juga pernah menemukan jenis ular berwarna hitam dan putih, yakni berjenis ular welang. Menurut pencinta reptil tersebut, ular welang merupakan ular dengan tingkatan bisa tertinggi (high-venom).

Selain itu, ada water snake yakni jenis ular yang pertama kali ditemukan di rumah Baim Wong dan tak berbisa. Ternyata ular lainnya yang telah ditemukan merupakan jenis ular yang berbeda, yakni Elaphe Radiata atau ular sapi.

5. Adanya anak ular, belum tentu ada induknya juga

Youtube.com/Baim Paula

Ular yang ditemukan di rumah Baim Wong merupakan ular dengan ukuran yang kecil. Meskipun demikian, jika ular tersebut memiliki bisa tentu dapat berbahaya untuk penghuni rumah tersebut. 

Menurut Panji, ditemukannya anak-anak ular tersebut belum tentu ditemukan juga induknya. Dikarenakan saat mereka membuat sarang ular tersebut, bisa jadi induknya pergi begitu saja meninggalkan telur-telurnya.

6. Ular menyukai area yang lembap

Youtube.com/Baim Paula

Panji menemukan bekas cangkang telur ular di sisi batang pohon yang terdapat tanah lembap. Di tempat tersebut memang spot yang paling disukai oleh ular. Biasanya mereka akan keluar dari zona nyamannya tersebut pada pagi atau sore hari.

Mereka juga senang bersembunyi di dekat lubang atau tumpukan benda yang memiliki banyak selipan. 

7. Penyebab banyak ular di rumah Baim Wong

Youtube.com/Baim Paula

Saat Panji menelusuri berbagai sisi rumah Baim Wong, dia melihat adanya tanah kosong di sebelah rumah tersebut. Tak sekadar tanah kosong, selain itu juga terdapat aliran air atau gorong-gorong.

Menurutnya, ular tersebut muncul karena tanah kosong di sebelah rumah Baim. Pasalnya, di sana tumbuh semak belukar, pohon pisang, dan tumpukan barang bekas yang membuat ular leluasa hidup tanpa adanya gangguan manusia. 

“Bisa jadi habitat untuk ular bisa bersarang di sini, ini zona hidupnya mereka di sini. Tapi zona jelajahnya bisa sampai radius 100 meter di sekitar area ini,” kata Panji Petualang. 

8. Menyiramkan cairan agar ular tak datang kembali

Youtube.com/Baim Paula

Untuk mengantisipasi datangnya kembali anak ular ke rumah Baim Wong, Panji Petualang menyiramkan cairan feromon kobra ke tempat yang menjadi sarang ular. 

Cairan tersebut dibuat sendiri oleh Panji dengan bahan kayu lemo, feses ular king kobra, dan karbol. Menurut Panji, ular tidak menyukai aroma kayu lemo dan aroma feses king kobra.

Maka dari itu, cairan feromon kobra yang disebar ke area yang ditemukan ular berfungsi agar mereka merasa seakan-akan adanya king kobra yang sering memangsa mereka. 

Itulah beberapa fakta saat rumah Baim Wong yang jadi sarang ular. Setelah ditelusuri dan diberi cairan pencegah datangnya ular, semoga rumah mereka bisa terbebas dari ular yang membahayakan ya, Ma.

Baca juga:

The Latest