TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

6 Tips Menata Ruang Kerja agar Lebih Beruntung menurut Feng Shui

Berdasarkan Feng Shui, ruang kerja sebaiknya dipisah dari kamar tidur

Unsplash/Saimiri_sciureus

Pandemi Covid-19 menyebabkan sebagian besar karyawan harus bekerja dari rumah atau work from home. Walau memang kasus Covid-19 sudah mulai menurun, beberapa kantor masih menerapkan WFH bagi karyawannya. Padahal bekerja dari rumah lebih menantang dibanding bekerja di kantor. 

Sebab, Mama harus menyeimbangkan antara urusan kantor dan urusan pribadi. Ada kalanya Mama tidak dapat fokus bekerja karena diganggu oleh anak-anak atau harus mengerjakan urusan rumah tangga. Akibatnya, produktivitas kerja menurun dan Mama kerap mendapat teguran dari kantor. 

Untuk mengembalikan energi positif saat bekerja di rumah, Mama sebaiknya menata ulang ruang kerja berdasarkan Feng Shui. Filosofi Feng Shui selama ini memang dikenal mampu menyeimbangkan energi antara manusia dan alam.

Itulah sebabnya, menata ulang ruang kerja berdasarkan Feng Shui diharapkan bisa membawa rezeki dan keberuntungan. 

Berikut beberapa cara mengatur ruang kerja di rumah sesuai dengan prinsip-prinsip Feng Shui yang dirangkum Popmama.com dari laman The Chinese Zodiac. Yuk, disimak dengan baik!

1. Jangan tempatkan ruang kerja di kamar tidur

Unsplash/Danicanibano

Sebagian orang merasa lebih nyaman ketika bekerja di ruang kerja yang berada di dalam kamar tidur. Ruang kerja di kamar tidur dianggap paling nyaman karena Mama bisa langsung istirahat ketika lelah bekerja. 

Namun, berdasarkan Feng Shui, ruang kerja sebaiknya dipisah dari kamar tidur. Mama bisa membuat ruang kerja mini di ruang tengah atau ruang tamu. Pemisahan ruang kerja dan kamar tidur dipercaya bisa membawa energi positif, sehingga pekerjaan lebih beruntung. 

2. Menempatkan lima elemen Feng Shui

Unsplash/Elsanoblet

Perlu diketahui bahwa ada lima elemen dalam ilmu Feng Shui, yakni kayu, api, tanah, logam, dan air. Mama bisa menempatkan lima elemen itu di ruang kerja agar pekerjaan lebih beruntung. 

Contohnya, Mama menggunakan meja kerja yang terbuat dari kayu untuk mewakili elemen kayu. Kemudian, ada akuarium mini di sekitar ruang kerja untuk mewakili elemen air dan hiasan-hiasan yang terbuat dari tanah liat yang mewakili elemen tanah.

3. Hindari menaruh banyak barang di meja kerja

Unsplash/Karishea

Tahap selanjutnya untuk menata ulang ruang kerja, yakni membuang barang-barang tidak penting di meja kerja. Pastikan tidak ada tumpukan dokumen di meja kerja atau lantai. Jangan letakkan terlalu banyak benda di rak atau d atas lemari. 

Tumpukan-tumpukan dokumen itu hanya membuat ruang kerja terlihat berantakan dan dapat memengaruhi suasana hati selama bekerja.

Ruang kerja yang bersih akan meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan mendatangkan inspirasi baru. Mama juga bisa lebih santai dan tenang tanpa terpengaruh oleh tumpukan-tumpukan barang. 

4. Perhatikan posisi meja kerja

Unsplash/Lowie_

Setelah membuang barang-barang yang tidak penting, sekarang saatnya Mama menata ulang posisi meja kerja. Meja kerja sebaiknya tidak ditempatkan di dekat jendela atau pintu. Sebab, posisi tersebut bisa menciptakan kecemasan. 

Mama akan cemas ketika ada orang masuk ke ruang kerja. Selain itu, Mama juga kerap memperhatikan lingkungan sekitar dari jendela, sehingga tidak fokus dalam bekerja. 

Mama sebaiknya menempatkan meja kerja tepat di tengah ruangan, menempel di dinding, dan memunggungi pintu masuk. Posisi ini bisa mengurangi risiko terhadap gangguan yang ditimbulkan dari orang-orang, apalagi jika mereka sedang masuk ke dalam ruang kerja. 

5. Meletakkan gambar-gambar inspirasional

Unsplash/Carlheyerdahl

Cara lainnya untuk membuat pekerjaan lebih beruntung, yakni menciptakan lingkungan kerja yang membantumu mencapai tujuan. Contohnya, Mama meletakkan gambar, slogan, atau tulisan yang melambangkan tujuan hidup. 

Tulisan-tulisan inspirasional bisa mengembangkan potensi dan kreativitas Mama dalam bekerja. Selain itu, Mama juga meletakkan lukisan bergambar alam, pemandangan, atau lautan untuk membuat ruang kerja terasa menenangkan. 

6. Mengatur arah penempatan barang-barang

Unsplash/Arnelhasanovic

Selanjutnya, Mama perlu memperhatikan arah penempatan barang-barang di ruang kerja. Contohnya, tempat terbaik untuk laptop atau komputer adalah di sisi kanan meja, sedangkan di sisi kiri meja, Mama bisa meletakkan lampu. 

Telepon dan kartu nama sebaiknya menghadap ke arah barat atau barat laut, foto keluarga atau foto bersama rekan-rekan kerja sebaiknya menghadap barat atau timur, dan lampu harus menghadap ke selatan. 

Untuk tanaman, Mama bisa meletakkannya menghadap ke arah timur dan ada lukisan bertema alam yang menempel di belakang meja. 

Nah Ma, itulah cara mengatur ruang kerja agar bisa membawa keberuntungan dan lebih produktif berdasarkan Feng Shui. Cara-cara di atas hanya pedoman untuk mengembalikan suasana hati yang bahagia dan mencegah stres saat bekerja di rumah.

Selamat mencoba!

Baca juga:

The Latest