Jangan Panik Dulu Ma, Ini Alasan Tubuh Bayi Membiru Saat Lahir

Boleh waspada, tapi jangan panik ya, Ma

5 Januari 2019

Jangan Panik Dulu Ma, Ini Alasan Tubuh Bayi Membiru Saat Lahir
intactnews.org

Setiap orangtua menginginkan bayinya lahir dengan selamat dan dalam keadaan yang baik-baik saja. Jika ini pertama kalinya Mama dan Papa melihat bayi yang baru lahir, bisa mengejutkan mengetahui bahwa mereka terlihat sangat berbeda dari yang dibayangkan.

Bayi dilahirkan dalam berbagai bentuk dan ukuran. Sementara sebagian besar bayi dilahirkan dengan warna ungu kemerahan, beberapa lahir biru.

Saat Mama melihat tubuh bayi mama berwarna biru setelah dilahirkan, Mama pasti menganggap betapa menakutkannya hal tersebut.

Ini pemandangan yang bisa membuat waktu terasa terhenti bagi seorang ibu baru. 

Mama mungkin berpikir itu sesuatu yang mengerikan dan mengancam jiwa bayi mama. Tetapi menurut penelitian baru, bayi Mama bisa baik-baik saja, dalam kondisi normal dan umum terjadi. Namun, warna biru memang bisa menakutkan dan kadang-kadang harus jadi perhatian.

Dilansir dari Fitpregnancy.com, The American Academy of Pediatrics menjuluki kondisi ini dengan BRUE atau Brief Resolved Unexplained Events. Peristiwa ini yang tidak dapat dijelaskan, seperti ketika bayi berisiko rendah berhenti bernapas. Tim peneliti menyimpulkan bahwa fenomena ini jarang terkait dengan masalah medis yang mendasarinya.

Berikut Popmama.com bagikan ulasannya:

1. Tidak ada penyebab yang ditetapkan

1. Tidak ada penyebab ditetapkan
lipeimg.pw

Menurut tim peneliti, BRUE bersifat sementara dan tidak memiliki penyebab yang dapat diidentifikasi. Berikut adalah beberapa hal yang menjadi ciri masalah ini, BRUE dapat terjadi pada bayi yang berusia di bawah satu yang menyebabkan pernapasan tidak teratur, tidak responsif, dan perubahan pada gerakan otot.

Itu alasan yang dapat menyebabkan bayi bisa membiru karena beberapa detik bayi mengalami henti detak jantung. BRUE biasanya akan berlangsung kurang dari satu menit.

2. Kapan harus khawatir

2. Kapan harus khawatir
scarymommy.com

Joel Tieder, M.D., seorang dokter di Seattle Children's Hospital menambahkan, "Kadang bayi melakukan hal-hal yang normal, tetapi orangtua tidak tahu tentang mereka. Mungkin sulit bagi orangtua untuk membedakan bayi baru lahir yang normal dan yang tidak.

Juga biasanya sulit untuk menentukan warna biru dengan mata. Saran Tieder ketika orangtua ragu, mintalah saran dari tim medis.

Tieder juga merekomendasikan pelatihan CPR, yang dapat membantu mengajar orangtua untuk mengidentifikasi masalah yang mengancam jiwa si buah hati.

"Membiru bisa menjadi sangat serius, terutama jika dikaitkan dengan terhentinya pernapasan atau fungsi jantung normal. Membiru juga bisa normal pada bayi," kata Dr. Tieder.

"Sebagai contoh, biru di bagian tangan, kaki atau bibir sebagai bentuk respons bayi mengalihkan darah yang mengalir terlaku ekstrem di satu bagian tubuh. Ketika bayi marah, menangis, menahan napas membuatnya berubah warna, bahkan pingsan dalam beberapa detik tapi itu biasanya tidak berbahaya." ungkapnya.

3. Mengapa tubuh bayi terlihat biru ketika mereka lahir?

3. Mengapa tubuh bayi terlihat biru ketika mereka lahir
mommybites.com

Dilansir dari Bellybelly.com.au, warna kulit bayi Mama saat lahir tergantung dari sejumlah faktor. Sebagian besar bayi dilahirkan dengan warna ungu-merah tua, tetapi tergantung pada seberapa pucat dan gelap kulit anak.

Bayi Mama menerima oksigen dari tali pusat dan plasenta, sampai ia bernapas. Ketika ia mulai bernapas, warna kulitnya akan berubah - seringkali bidan menyebut ini sebagai 'memerah'.

Warnanya akan cerah mendekati ke pink tua atau merah.

Wajar jika tangan dan kaki bayi Mama tetap berwarna kebiruan selama beberapa hari setelah kelahiran. Ini karena sistem peredarannya masih belum matang dan pada akhirnya akan normal kembali. Namun, warna biru di beberapa bagian tubuh lain yang tidak normal perlu Mama waspadai.  

Editors' Picks

4. Apa yang menyebabkan tubuh bayi terlahir biru?

4. Apa menyebabkan tubuh bayi terlahir biru
synonymouss.com

Ada dua alasan mengapa bayi dapat terlahir dengan warna biru

  • Sianosis

ini dianggap sebagai situasi asli “bayi biru” dan merupakan kondisi serius. Biasanya hal ini disebabkan oleh kelainan jantung. Bayi yang tubuhnya membiru, tidak menangis atau bergerak, dianggap mengalami gangguan pernapasan atau jantung. 

Jantung tidak memompa darah secara efisien dan oksigen yang tersedia tidak cukup. Warna biru disebabkan oleh darah yang tidak mengandung oksigen, yang nampak jauh lebih gelap daripada darah yang mengandung oksigen.

  • Acrocyanosis

Ini biasanya ketika bayi dilahirkan dengan tangan dan kaki yang biru, sedangkan bagian tubuh lainnya, terutama dada, memiliki warna merah muda.

Ini jarang menjadi perhatian, terutama jika tali pusat dibiarkan utuh sampai berhenti berdenyut, karena darah dan oksigen masih dipompa ke bayi saat pernapasan terbentuk.

Kadang bayi lahir dengan warna ungu, karena kekurangan oksigen pada saat-saat kelahiran, yang disebabkan oleh kompresi tali pusat. Warnanya akan berubah menjadi merah muda setelah darah mereka teroksigenasi penuh kembali.

Jika Mama memiliki kondisi kesehatan, seperti tekanan darah tinggi atau rendah, ini dapat berdampak pada seberapa baik kondisi bayi selama persalinan dan kondisinya saat lahir.

Tim medis rumah sakit akan memantau kondisi Mama dan memeriksa bayi untuk memastikan tidak ada hal sulit karena kekurangan oksigen.

Jika Mama memiliki obat penghilang rasa sakit yang mengandung narkotika atau opioid, ini dapat menyebabkan detak jantung bayi mama turun selama persalinan, serta menekan pernapasan setelah lahir. Ini dapat menyebabkan warna biru di kulit bayi.

5. Apa yang harus dilakukan jika tubuh bayi yang baru lahir membiru?

5. Apa harus dilakukan jika tubuh bayi baru lahir membiru
mamanatural.com

Jika bayi lahir biru dan terkulai, hampir tidak bergerak atau tidak bergerak sama sekali, dan tidak menangis atau menangis sangat lemah, ini adalah tanda-tanda ia sedang berjuang untuk hidup. Ketika itu penyedia layanan kesehatan melakukan tindakan lanjut pada bayi dan mulai mengawasi pernapasannya.

Ini mungkin termasuk menggosok tubuh bayi dengan kuat, meniup wajahnya untuk merangsang pernapasan dan menyesuaikan posisinya untuk mengeluarkan lendir dari saluran udara.

Pada umumnya, penjepitan tali pusat dipasang segera sehingga bayi dapat dibawa ke meja resusitasi. Jika rumah sakit Mama memiliki unit resusitasi portabel, dapat dibawa ke dekat Mama. Jika Mama melahirkan di rumah, bidan akan menyediakan alat resusitasi.

Jika menggosok tidak menyelesaikan masalah pernapasan, warna, dan gerakannya, maka tim medis akan memulai ventilasi buatan. Ini tergantung seberapa serius kondisinya.

Itulah alasan kenapa tubuh bayi membiru saat baru melewati proses persalinan. Kiranya Mama jangan panik setelah mengetahui penjelasan di atas.

6. Masalah apa yang dapat terjadi dalam jangka panjang?

6. Masalah apa dapat terjadi dalam jangka panjang
bellamysorganic.com.au

Bayi yang lahir biru dan menerima perawatan sesegera mungkin berisiko lebih rendah untuk mengalami kekurangan oksigen yang parah. Mereka mungkin memerlukan pengamatan selama beberapa jam atau hari setelah kelahiran, dan akan menjalani pemeriksaan saat mereka tumbuh dan berkembang.

Jika situasinya tidak segera dikenali dan diobati, mungkin ada hasil yang parah untuk bayi, termasuk cerebral palsy, gangguan perilaku, kejang, cacat intelektual dan kognitif dan dalam beberapa kasus, kematian dapat terjadi karena cedera otak yang parah akibat kurangnya oksigen.

Sangat penting untuk mengetahui kondisi bayi setelah dilahirkan. Biasanya hal wajar jika tangan dan kaki bayi berwarna biru usai dilahirkan, tetapi dokter harus menilai kondisinya terlebih dahulu dan membantu Mama memastikan peredaran darahnya meningkat  agar ia 'memerah' dengan baik.

Baca juga: Daftar Nama Bayi yang Dipercaya Akan Memberi Keberuntungan

Baca juga: 7 Kategori Pilihan Nama Bayi yang Populer di Tahun 2019

Baca juga: Nama Bayi Korea

Baca juga: Nama Bayi Arab untuk Anak Perempuan yang Tren Tahun 2019