Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Normal Bayi Baru Lahir Sulit Dibangunkan?
Pexels/CAMERA TREASURE
  • Bayi baru lahir yang sulit dibangunkan umumnya normal karena tidur sangat pulas dan membutuhkan tidur 14–17 jam sehari, dengan waktu menyusu setiap 2–3 jam.
  • Kantuk berlebih dapat dipengaruhi pemulihan persalinan, kelahiran prematur, kuning, atau asupan ASI kurang; bayi normal menyusu aktif 8–12 kali dalam 24 jam.
  • Segera konsultasikan ke dokter bila bayi lemas, tidak merespons, melewatkan jadwal menyusu berulang, atau tidak mengisap aktif; bangunkan lembut melalui kontak kulit, ganti popok, atau melonggarkan bedong.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi baru lahir sering susah dibangunkan karena mereka tidur lama, sekitar 16 sampai 17 jam sehari. Mama perlu membangunkannya tiap 3 atau 4 jam untuk minum ASI. Kalau bayi lemas, tidak merespons, sangat kuning, atau tidak mau minum, Mama harus cepat hubungi dokter anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyak Mama yang berjuang keras membangunkan si Kecil, terutama saat sudah waktunya menyusu. Rasanya seperti membangunkan orang yang sedang tidur sangat lelap, dipanggil dan digoyang pelan pun kadang belum cukup.

Kalau Mama pernah mengalami hal ini, tenang saja, Mama tidak sendirian. Banyak orangtua baru bertanya-tanya, apakah normal bayi baru lahir sulit dibangunkan, atau justru ini pertanda ada yang perlu diwaspadai.

Untuk menjawab rasa penasaran Mama, berikut Popmama.com mengulas apakah normal bayi baru lahir sulit dibangunkan? Yuk, simak sampai habis!

Apakah Normal Bayi Baru Lahir Sulit Dibangunkan?

Pexels/Nothing Ahead

Jawabannya, iya, ini termasuk hal yang normal. Melansir Kids Health, anak yang baru lahir memiliki pola tidur yang panjang.

Sangat disarankan untuk membangunkan bayi mama setiap 3–4 jam agar dapat menyusui sampai beratnya meningkat. Biasanya ini terjadi dalam beberapa minggu pertama. 

Tahapan awal kehidupan bayi sering kali menjadi yang paling menantang bagi orangtua, karena mereka harus terjaga berkali‑kali di siang dan malam untuk merawatnya.

Mengutip American Academy of Pediatrics, kebanyakan bayi baru lahir bisa tidur nyenyak meski ada suara berisik seperti mesin penyedot debu atau bel pintu.

Meski begitu, ada batasnya. Kalau si Kecil semakin sulit dibangunkan, terlihat lemas, atau tidak merespons meski Mama sudah mencoba berbagai cara, sebaiknya segera hubungi dokter anak.

Apa yang Membuat Bayi Sangat Mengantuk?

Pexels/upender photography

Sebelum membahas cara membangunkannya, penting untuk tahu dulu apa saja yang bikin si Kecil jadi ekstra mengantuk. Mengutip La Leche, berikut beberapa penyebabnya.

  1. Baru pulih dari proses persalinan
    Beberapa hari pertama setelah lahir, bayi mama biasanya masih dalam masa pemulihan, apalagi jika proses persalinan berlangsung lama atau menggunakan obat pereda nyeri. Kondisi ini membuatnya jadi lebih mengantuk dari biasanya.

  2. Lahir prematur
    Bayi yang lahir prematur cenderung cepat lelah dan butuh usaha lebih untuk tetap terjaga, bahkan jika mereka lahir hanya beberapa minggu lebih awal. Energinya memang belum sekuat bayi yang lahir cukup bulan.

  3. Mengalami kuning (jaundice)
    Bayi baru lahir dengan kondisi kuning cenderung lebih mengantuk dan sulit dibangunkan. Semakin kuning kulitnya, biasanya si Kecil juga semakin sulit terjaga untuk menyusu.

  4. Asupan ASI belum mencukupi
    Jika si Kecil belum mendapat cukup ASI, tubuhnya cenderung menghemat energi dengan cara tidur lebih lama. Karena itu, penting untuk memastikan proses menyusui berjalan efektif sejak awal.

Kapan Bayi yang Sulit Dibangunkan Masih Dianggap Normal?

Pexels/upender photography

Menurut La Leche, si Kecil disebut masih dalam batas normal kalau ia bangun dan menyusu setidaknya 8-12 kali dalam 24 jam, aktif mengisap dengan pola menelan yang teratur, dan sesekali bangun sendiri tanpa perlu dibangunkan. Selama pola ini berjalan, Mama tidak perlu terlalu khawatir.

Melansir The Peaceful Sleeper, bayi yang lahir prematur atau late-preterm pada usia kehamilan 34-36 minggu butuh perhatian ekstra, sebab daya tahan menyusunya lebih lemah dibandingkan dengan bayi yang lahir cukup bulan meski tampilan fisiknya terlihat sehat. 

Kondisi kuning pada bayi juga bisa menjadi siklus yang saling memperberat, sebab makin kuning kulitnya, si Kecil makin mengantuk, dan makin jarang menyusu.

Jadi, kapan Mama perlu waspada? Kalau si Kecil jarang bangun sendiri untuk menyusu, tertidur cepat saat menyusu tanpa mengisap aktif, atau melewatkan beberapa kali jadwal menyusu berturut-turut, sebaiknya segera konsultasikan kondisi ini ke dokter anak.

Berapa Jam Biasanya Bayi Baru Lahir Tidur?

Pexels/the Amritdev

Mengutip Medical News Today, sebagian besar bayi baru lahir tidur sekitar 16–17 jam per hari, tetapi durasinya dapat bervariasi antara 11–19 jam. 

Bayi biasanya terbangun setiap sekitar 3 jam untuk menyusu dan tidur dalam waktu singkat, umumnya 1–2 jam setiap kali tidur, sebelum kembali terbangun untuk makan. Pola tidur ini dapat berubah ketika bayi sakit atau rutinitasnya terganggu.

Ketika bayi yang baru lahir mulai berkembang, si Kecil membentuk pola tidurnya. Secara bertahap, mereka dapat tidur lebih lama pada malam hari, walaupun masih mungkin terbangun sesekali untuk menyusu.

Bagaimana Cara Membangunkan Bayi Baru Lahir untuk Menyusui?

Pexels/Eric Moura

Kalau saatnya menyusu tiba tapi si Kecil masih terlelap, Mama bisa coba beberapa cara lembut berikut, dikutip dari Lee Health.

  1. Lakukan kontak kulit ke kulit
    Letakkan bayi mama langsung di dada tanpa banyak lapisan pakaian. Cara ini membantu menstimulasi insting menyusu secara alami sekaligus menjaga suhu tubuhnya tetap hangat.

  2. Ganti popoknya lebih dulu
    Mengganti popok sebelum menyusu memberi rangsangan lembut yang sering berhasil membuat si Kecil lebih terjaga. Sentuhan air atau tisu basah saat mengganti popok biasanya cukup efektif membangunkannya.

  3. Lepas bedong atau kurangi pakaian
    Bayi yang kepanasan cenderung tidur lebih pulas, jadi melonggarkan bedong atau melepas satu lapis pakaian bisa membantu si Kecil lebih mudah terjaga. Perubahan suhu ini sering kali cukup untuk membuatnya membuka mata.

  4. Sentuh lembut pipi atau telapak kakinya
    Usap pipi si Kecil dengan lembut, atau gelitik telapak kakinya sambil mengajaknya bicara pelan. Kalau cara-cara ini belum berhasil, memandikannya sebentar dengan air hangat bisa jadi opsi terakhir yang cukup ampuh.

Nah, itulah pembahasan mengenai apakah normal bayi baru lahir sulit dibangunkan? Kondisi si Kecil yang Mama harus ketahui. Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article