Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Berapa Berat dan Panjang Bayi Normal Baru Lahir?

Pexels/Vidal Balielo Jr.
Pexels/Vidal Balielo Jr.
Intinya sih...
  • Panjang normal bayi baru lahir berkisar antara 49-50 cm, dengan berat rata-rata 3,3 kg untuk laki-laki dan 3,2 kg untuk perempuan.
  • Faktor yang memengaruhi berat badan bayi antara lain jenis kelamin, nutrisi, kondisi medis, dan kelahiran prematur.
  • Bayi bisa kehilangan 5 hingga 10 persen berat badannya dalam seminggu pertama setelah lahir, hal ini wajar terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dokter akan memantau berat badan, panjang badan, dan ukuran kepala si Kecil sejak ia dilahirkan. Mengapa perlu dipantau? Panjang dan berat bayi baru lahir perlu diukur dan dipantau sejak ia dilahirkan, karena ini menjadi patokan apakah bayi lahir dalam kondisi sehat atau tidak, Ma.  

Karena itu, penanganan bisa segera dilakukan apabila ditemukan hal yang tidak normal pada bayi. 

Mama mungkin bertanya-tanya: berapa berat dan panjang normal bayi baru lahir. Nah, Popmama.com sudah merangkum informasinya pada ulasan berikut ini.

Berat dan Panjang Bayi Normal Baru Lahir

Pixabay/tawnynina
Pixabay/tawnynina

Bayi yang baru lahir memiliki panjang tubuh yang bervariasi. Menurut Cureus Journal of Medical Science, panjang normal bayi baru lahir rata-rata berkisar antara 49-50 sentimeter (cm). Tapi, bayi yang memiliki panjang sekitar 47-53 cm juga dianggap normal.

Berat normal bayi baru lahir yang cukup bulan adalah 3,3 kg untuk laki-laki. Sedangkan rata-rata berat bayi cukup bulan untuk perempuan adalah 3,2 kg.

Adapun berat bayi baru lahir pada usia 37-40 minggu, biasanya berkisar antara 2,5 hingga 4 kg.

Menurut WHO, bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2,5 kg, termasuk bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). 

Panjang bayi diukur dari atas kepala hingga tumit kakinya. Biasanya, bayi laki-laki sedikit lebih panjang daripada bayi perempuan, Ma.

Faktor yang Memengaruhi Panjang dan Berat Bayi

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi berat badan bayi antara lain:

  • Jenis kelamin

Bayi laki-laki cenderung lebih besar daripada bayi perempuan dan biasanya mengalami peningkatan berat badan sedikit lebih cepat selama masa bayi.

  • Nutrisi

Peningkatan berat badan dan laju pertumbuhan juga dapat bergantung pada apakah bayi mengonsumsi ASI atau susu formula. Bayi yang disusui ASI atau susu formula mengalami peningkatan berat badan dan pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan bayi yang diberi susu formula selama tahun pertama.

Namun, pertumbuhan umumnya mengikuti tren yang serupa untuk bayi yang disusui ASI atau susu formula dan bayi yang diberi susu formula.

Berat badan terus berfluktuasi bahkan setelah bayi mulai mengonsumsi makanan lain.

  • Kondisi medis

Masalah kesehatan yang mendasari dapat menyebabkan bayi mengalami peningkatan berat badan yang lebih lambat. Misalnya, bayi dengan kelainan jantung bawaan mungkin mengalami peningkatan berat badan yang lebih lambat daripada bayi tanpa kondisi ini.

Masalah kesehatan yang memengaruhi penyerapan atau pencernaan nutrisi, seperti penyakit celiac, juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang lambat.

  • Prematur

Bayi yang lahir prematur mungkin tumbuh dan mengalami peningkatan berat badan yang lebih lambat selama tahun pertama mereka dibandingkan bayi yang lahir cukup bulan.

Namun, banyak bayi prematur mengalami peningkatan berat badan yang cepat dan "mengejar ketertinggalan" sekitar ulang tahun pertama mereka.

Sedangkan panjang bayi dipengaruhi oleh beberapa hal berikut ini:

  • Bayi lahir prematur
  • Mama kurang asupan gizi selama hamil, terutama protein dan zat besi
  • Pertumbuhan bayi saat dalam kandungan terganggu, misalnya karena gangguan plasenta atau infeksi
  • Bayi mengalami kelainan genetik
  • Faktor keturunan
  • Hormon yang tidak seimbang
  • Pengaruh obat

Normalkah jika Berat Badan Bayi Turun setelah Lahir?

Pexels/Isaac Taylor
Pexels/Isaac Taylor

Buat Mama baru, mungkin tidak menduga sebelumnya bahwa si Bayi akan kehilangan berat badannya dalam beberapa hari pertama setelah dia dilahirkan. Hampir semua bayi meninggalkan rumah sakit atau rumah bidan dengan kondisi berat badan turun.

Selama seminggu pertama, bayi bisa saja kehilangan 5 hingga 10 persen berat badannya. Namun Mama tak perlu khawatir, karena hal ini sangat wajar terjadi. Ini terjadi karena hilangnya cairan tubuh berlebih (urine/keringat), pengeluaran mekonium (tinja pertama), dan penyesuaian asupan ASI yang masih sedikit. Berat badan biasanya kembali normal dalam 1-2 minggu.

Jika Mama tidak yakin akan kondisi menurunnya berat badan ini, konsultasikan pada dokter.

Sekarang Mama sudah mengetahui tentang berat dan panjang normal bayi baru lahir. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Ma.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Baby

See More

Resep Kentang Kukus Hati Sapi untuk MPASI, Enak dan Tinggi Protein

06 Feb 2026, 16:00 WIBBaby