Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Tips Menambahkan Chia Seed pada MPASI, Perhatikan Takarannya!

pexels/Bruno Scramgnon
pexels/Bruno Scramgnon
Intinya sih...
  • Chia seed kaya serat, omega-3, dan nutrisi penting lain untuk tumbuh kembang bayi
  • Bayi boleh diberikan chia seed saat usia 6 bulan dengan takaran ¼–½ sendok teh per porsi
  • Rendam chia seed terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke makanan bayi agar aman dan mudah dicerna
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasuki fase MPASI, banyak orangtua mulai mencari cara untuk menambah variasi nutrisi agar si Kecil mendapat asupan terbaik. Salah satu bahan yang belakangan populer adalah chia seed.

Biji mungil ini dikenal kaya serat, omega-3, dan berbagai nutrisi penting lain yang bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi. Namun, memberikan chia seed pada MPASI tentu tidak bisa sembarangan.

Ada takaran hingga cara penyajian yang perlu diperhatikan agar chia seed aman dan mudah dicerna oleh si Kecil.

Nah, supaya Mama tidak bingung, berikut Popmama.com siap membahas tips menambahkan chia seed pada MPASI, yang bisa dijadikan panduan di rumah.

Seberapa Penting Chia Seed untuk Perkembangan Bayi?

pexels/Yan Krukau
pexels/Yan Krukau

Chia seed dikenal sebagai biji-bijian kecil kaya akan serat, yang dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna bayi.

Pencernaan yang lancar penting untuk mendukung penyerapan nutrisi secara optimal, terutama di masa awal MPASI ketika tubuh bayi sedang beradaptasi dengan berbagai jenis makanan baru.

Seratnya juga membantu mencegah sembelit, yakni masalah umum yang sering muncul saat transisi dari ASI ke makanan padat.

Tidak hanya itu, chia seed juga mengandung omega-3, salah satu nutrisi penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf si Kecil. Omega-3 berperan dalam proses belajar, fokus, serta perkembangan visual.

Meski jumlahnya tidak sebesar pada ikan berlemak, chia seed bisa menjadi alternatif tambahan yang aman dan mudah dicampurkan ke bubur atau puree.

Kehadiran mineral seperti kalsium, magnesium, dan fosfor juga membuat chia seed dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Namun, penting dipahami bahwa chia seed bukan bahan pokok yang wajib ada dalam setiap menu MPASI.

Manfaatnya lebih sebagai pelengkap nutrisi, bukan pengganti makanan utama seperti protein hewani, karbohidrat, atau sayuran. Jadi, Mama boleh menambahkannya sesekali untuk meningkatkan nilai gizi hidangan, asalkan tetap memperhatikan takaran serta cara penyajian yang aman.

Kapan Bayi Boleh Diberikan Chia Seed?

pexels/Vie Studio
pexels/Vie Studio

Bayi umumnya boleh mulai diberikan chia seed saat memasuki usia 6 bulan, yaitu ketika mereka sudah siap memulai MPASI. Pada usia ini, sistem pencernaannya mulai mampu menerima makanan selain ASI, termasuk biji-bijian dengan tekstur halus seperti chia seed.

Namun, penting untuk memperkenalkannya secara bertahap dan dalam jumlah yang sangat kecil terlebih dahulu, karena setiap bayi memiliki respons yang berbeda terhadap makanan baru.

Saat pertama kali memperkenalkan chia seed, Mama bisa mulai dengan setengah sendok teh yang sudah dicampurkan ke dalam makanan lembut seperti puree buah, bubur, atau yogurt bayi.

Tujuannya untuk melihat apakah ada reaksi alergi atau masalah pencernaan, seperti kembung atau sembelit. Jika tidak ada tanda-tanda ketidakcocokan, barulah porsinya bisa ditambah perlahan.

Selain usia, Mama juga perlu memperhatikan kesiapan makan bayi, misalnya sudah bisa duduk dengan stabil, menunjukkan minat terhadap makanan, dan mampu menelan MPASI dengan baik.

Dengan memperhatikan hal-hal ini, chia seed bisa menjadi tambahan nutrisi yang aman dan bermanfaat tanpa membuat si Kecil kewalahan.

Takaran Chia Seed yang Aman untuk Bayi

freepik
freepik

Takaran chia seed untuk bayi harus sangat diperhatikan karena meski kaya nutrisi, biji ini dapat mengembang berkali-kali lipat setelah terkena cairan.

Untuk bayi yang baru memulai MPASI, takaran aman yang direkomendasikan adalah ¼–½ sendok teh per porsi, dan diberikan 1–2 kali seminggu saja.

Jumlah kecil ini sudah cukup untuk mengenalkan rasa dan teksturnya tanpa membebani pencernaan bayi yang masih sensitif.

Jika bayi tidak menunjukkan tanda-tanda alergi atau masalah pencernaan setelah beberapa kali mencoba, Mama bisa meningkatkan takaran menjadi 1 sendok teh, tetapi tetap tidak perlu diberikan setiap hari.

Chia seed sebaiknya digunakan sebagai tambahan nutrisi, bukan komponen utama MPASI. Jadi, cukup campurkan sedikit ke dalam bubur, puree, atau sup agar mudah dikonsumsi dan tidak membuat teksturnya terlalu padat.

Cara Penyajian Chia Seed yang Tepat untuk si Kecil

freepik/prostooleh
freepik/prostooleh

Cara menyajikan chia seed untuk bayi harus dilakukan dengan hati-hati agar aman dan mudah dicerna. Langkah paling penting adalah merendam chia seed terlebih dahulu.

Biji kecil ini mampu menyerap cairan dan mengembang berkali-kali lipat. Jika diberikan dalam kondisi kering, ada risiko tersedak atau membuat bayi tidak nyaman. Rendam 10–15 menit hingga teksturnya berubah menjadi gel lembut sebelum dicampurkan ke makanan bayi.

Cara ini membantu chia seed lebih mudah ditelan dan dicerna. Setelah direndam, Mama bisa mencampurkan chia seed ke dalam makanan bertekstur halus seperti puree buah, bubur, yogurt bayi, atau sup lembut.

Pastikan porsi chia seed tetap kecil agar tidak mengubah tekstur MPASI menjadi terlalu kental. Untuk tahap awal, campuran setengah sendok teh chia seed ke dalam satu porsi MPASI sudah cukup untuk memberikan manfaat tanpa membebani pencernaan bayi.

Pilih makanan yang sudah familier bagi bayi agar proses pengenalannya lebih mudah. Hindari memberikan chia seed sebagai bagian utama hidangan atau mencampurnya ke makanan yang terlalu padat.

Selain itu, jangan berikan chia seed setiap hari. Fungsinya hanya sebagai pelengkap gizi, bukan pengganti sumber nutrisi utama seperti protein hewani, buah, atau sayuran. Dengan penyajian yang tepat, seperti direndam, dicampur dalam porsi kecil, dan disesuaikan dengan usia serta kesiapan bayi, chia seed bisa menjadi tambahan MPASI yang aman dan menyehatkan.

Itu dia penjelasan mengenai tips menambahkan chia seed pada MPASI, yang bisa dijadikan panduan di rumah. Semoga informasinya membantu, ya, Ma.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Baby

See More

8 Foto Bahagia Tora Sudiro Mengasuh Cucunya, Kanoa

04 Feb 2026, 17:20 WIBBaby