Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Cara Mengatasi Bayi Suka Menggigit Puting saat Menyusu
Pexels.com/Nano Erdozain
  • Gigitan saat menyusu dapat dipicu posisi kurang tepat, aliran ASI terlalu lambat atau deras, serta bayi tidak lagi aktif menyusu atau mulai terdistraksi.

  • Ibu dapat memperbaiki posisi, melakukan kompresi atau memerah ASI sebelum menyusui, serta mengganti payudara ketika bayi mulai menggigit di akhir sesi.

  • Saat bayi menggigit, tetap tenang dan jangan berteriak; lepaskan isapan dengan jari, katakan “tidak” dengan tegas, lalu hentikan sesi ketika bayi tidak aktif menyusu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi kadang menggigit puting saat minum ASI karena giginya tumbuh atau ASI susah keluar. Mama bisa atur posisi, bantu ASI keluar, dan ganti payudara. Mama harus tetap tenang dan tidak berteriak. Kalau bayi menggigit, Mama bisa lepas mulutnya pelan lalu bilang tidak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat bayi mulai tumbuh gigi atau memasuki fase aktif mengeksplorasi berbagai hal dengan mulutnya, Mama mungkin menghadapi tantangan baru selama proses menyusui.

Salah satunya ketika si Kecil tiba-tiba menggigit puting yang dapat menimbulkan rasa sakit dan membuat sesi menyusui terasa kurang nyaman.

Ada berbagai hal yang dapat membuat si Kecil melakukan hal tersebut, sehingga penting bagi Mama untuk memahami cara meresponsnya dengan tepat agar kegiatan menyusui tetap berjalan dengan nyaman.

Lantas, bagaimana cara mengatasi bayi yang suka menggigit puting saat menyusu? Popmama.com telah merangkum informasinya dengan melansir dari National Childbirth Trust (NCT).

Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Pastikan posisi menyusu sudah tepat

Pexels.com/kenan zhang

Posisi menyusu yang kurang nyaman dapat membuat bayi sulit mendapatkan ASI dengan efektif sehingga lebih mudah merasa frustrasi dan menggigit puting.

Pada bayi di bawah usia empat bulan, Mama bisa berkonsultasi dengan konselor laktasi untuk memastikan posisi menyusu sudah sesuai.

Sementara pada bayi yang lebih besar, perubahan posisi mungkin diperlukan karena ukuran tubuh bayi yang semakin bertambah atau ketika si Kecil mulai tumbuh gigi.

2. Bantu memperlancar aliran ASI sebelum menyusu

Pexels.com/kenan zhang

Bayi terkadang menggigit puting karena merasa kesulitan mendapatkan ASI, terutama saat alirannya masih lambat di awal menyusu.

Untuk membantu ASI keluar lebih cepat, Mama dapat melakukan kompresi payudara atau memerah sedikit ASI terlebih dahulu sebelum memberikan ASI kepada si Kecil.

3. Ganti payudara jika bayi mulai menggigit di akhir sesi menyusu

Pexels.com/Sarah Chai

Jika bayi mulai menggigit ketika ASI sudah hampir habis, kemungkinan si Kecil sudah tidak terlalu aktif menyusu. Mama dapat mencoba menawarkan payudara lainnya agar bayi tetap fokus mendapatkan ASI.

4. Atur posisi saat aliran ASI terlalu deras

Pexels.com/Sarah Chai

Aliran ASI yang terlalu cepat juga dapat membuat bayi kewalahan saat menyusu. Kondisi ini bisa membuat bayi merasa tidak nyaman hingga akhirnya menggigit puting.

Cobalah menyesuaikan posisi menyusu agar si Kecil lebih mudah mengatur aliran ASI. Konselor laktasi juga dapat membantu menemukan posisi yang sesuai.

5. Tetap tenang ketika bayi menggigit puting

Pexels.com/Helena Lopes

Rasa khawatir bayi akan menggigit kembali merupakan hal yang wajar. Namun, Mama sebaiknya tetap berusaha rileks karena bayi dapat ikut merasa tidak nyaman jika Mama tegang.

Suasana menyusu yang tenang dapat membantu si Kecil lebih nyaman dan tidak semakin kuat menggigit.

6. Hindari berteriak saat bayi menggigit

Pexels.com/Helena Lopes

Ketika bayi menggigit puting, hindari berteriak atau membuat suara keras sebagai reaksi. Hal tersebut justru bisa membuat bayi mengulangi gigitan karena merasa mendapatkan respons.

Sebagai gantinya, Mama bisa memasukkan jari ke sudut mulut bayi untuk melepaskan isapan, lalu katakan “tidak” dengan tegas tetapi tetap tenang.

7. Lepaskan bayi ketika mulai tidak aktif menyusu

Pexels.com/Kampus Production

Saat bayi sudah berhenti menyusu secara aktif atau mulai terdistraksi, segera lepaskan si Kecil dari payudara. Hal ini dapat membantu mencegah bayi bermain atau menggigit puting ketika sudah tidak lagi fokus menyusu.

8. Dekatkan bayi ke payudara sebentar saat menggigit

Pexels.com/Helena Lopes

Jika bayi tetap menggigit, Mama bisa menarik tubuh bayi mendekat ke payudara selama satu hingga dua detik (tidak lebih lama).

Cara ini dapat membuat bayi secara alami melepaskan puting karena merasa kurang nyaman bernapas melalui hidung. Lama-kelamaan, bayi dapat memahami bahwa menggigit bukan bagian dari proses menyusu.

Itu dia cara mengatasi bayi suka menggigit puting saat menyusu yang bisa Mama coba. Dengan respons yang tepat, kebiasaan ini dapat dikurangi sehingga proses menyusui tetap nyaman bagi Mama dan si Kecil.

Curated For You

Editorial Team

Related Article