Waspadai Candidiasis, Si Jamur Pengganggu Kesehatan Mulut Bayi

Kalau ada noda putih di dalam mulut bayi, waspadalah. Mungkin Si Kecil kena jamur

30 Juni 2018

Waspadai Candidiasis, Si Jamur Pengganggu Kesehatan Mulut Bayi
Wikimedia.org

Bila Si Kecil rewel dan Mama melihat bercak putih pada rongga mulutnya, kemungkinan ia terserang oral thrush atau disebut juga candidiasis.

Candidiasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Candida dalam jumlah kecil merupakan jamur yang normal hidup di area rongga mulut ataupun saluran cerna.

Candidiasis dapat disebabkan karena kurang terjaganya kebersihan mulut atau karena pertumbuhan berlebih jamur Candida di area tersebut. Apabila jamur ini berkembang lebih banyak dari biasanya, maka menimbulkan infeksi. Tentunya, kondisi ini menyebabkan Si Kecil merasa tidak nyaman.

Yuk, cari tahu lebih banyak mengenai candidiasis. 

Bahaya Candidiasis

Bahaya Candidiasis
Wikimedia.org

Bayi yang terserang jamur Candida di area mulutnya, akan menampakkan gejala lesi putih atau krem pada lidah, langit-langit, gusi, pipi bagian dalam, dan juga pada amandel. Lesi ini tidak akan menghilang begitu saja dan bahkan dapat bertahan lama hingga berminggu-minggu.

Kondisi ini tentunya membuat bayi mengalami nyeri dan kesulitan makan dan menyusu karena gangguan menelan yang ia alami.

Tentunya kondisi ini membuat Si Kecil menjadi rewel. Bahkan, ia pun dapat menularkan infeksi ini pada Mama selama ia menyusui.

Editors' Picks

Mencegah Timbulnya Candidiasis

Mencegah Timbul Candidiasis
Pixabay/BenKerckx

Tentunya Mama tak ingin Si Kecil terserang jamur ini bukan? Karena itu, lakukan beberapa hal berikut ini untuk mencegah Si Kecil terserang candidiasis.

  • Menjaga kebersihan payudara dengan selalu membersihkan puting payudara sebelum Anda menyusui bayi. Caranya, basuh area puting dan area lain payudara sampai bersih dengan menggunakan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat.
  • Biasakan mencuci tangan menggunakan sabun setelah BAK dan BAB. Apalagi ketika akan menyentuh bayi.
  • Pastikan perlengkapan bayi selalu steril, terutama dot bayi dan peralatan makan minumnya sebelum dan sesudah digunakan.
  • Mengganti dot secara berkala.
  • Perhatikan kebersihan mainan bayi dan barang lainnya yang sering dimasukkan ke dalam mulutnya.
  • Setiap kali Si Kecil selesai menyusu, bersihkan mulutnya dengan air bersih secukupnya atau kasa basah guna menghindari penumpukan sisa susu yang dapat menyebabkan perkembangan jamur berlebih.

Bayi yang terserang candidiasis dapat menularkan infeksi pada Mama jika ia masih menyusu. Infeksi kemudian dapat bolak-balik antara payudara Mama dan mulut bayi. Mama yang payudaranya terinfeksi candida mungkin mengalami tanda-tanda gejala seperti berikut:

  • Puting yang gatal, berwarna merah, dan menjadi sensitif,
  • Serpihan kulit yang lebih terang di daerah areola,
  • Sakit saat menyusui,
  • Merasa sakit pada payudara walau sedang tak menyusui.

Penanganan Candidiasis

Penanganan Candidiasis
Wikimedia.org

Bila bayi mama dan atau Mama juga sudah terlanjur mengalami candidiasis, sebaiknya Mama konsultasikan pada dokter anak  agar Si Kecil mendapatkan perawatan yang tepat. Jangan sampai kondisinya memburuk.

Jika Mama memiliki infeksi jamur, akan lebih baik jika Mama dan bayi menjalani pengobatan. Hal ini untuk menghindari Mama menularkan infeksi balik pada Si Kecil, demikian pula sebaliknya.

Ini yang akan dilakukan dokter:

  • Dokter mungkin akan meresepkan obat anti jamur ringan untuk bayi dan krim anti jamur untuk payudara Mama.
  • Jika Mama menggunakan pompa payudara (breast pump), bilas bagian yang bersentuhan langsung dengan payudara dalam larutan cuka dan air dan biarkan kering untuk menghambat pertumbuhan jamur pada breast pump.
  • Mama juga bisa menggunakan nursing pads guna membantu mencegah jamur menyebar ke pakaian. Carilah nursing pads yang tidak memiliki penghalang plastik yang dapat mendorong pertumbuhan candida. Mama juga bisa mencuci bra anda dalam air panas dengan menggunakan pemutih untuk menghambat pertumbuhan jamur.

Selamat berperang melawan jamur!