Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Jenis Kasur Bayi dan Tips Memilihnya agar si Kecil Tidur Nyaman
Magnific/freepic.diller
  • Kasur bayi tersedia dalam lima jenis: busa, pegas, pegas berkantong, serat alami, dan hipoalergenik, dengan bahan serta karakteristik kenyamanan yang berbeda.

  • Kasur busa perlu padat dan tidak ditambah lapisan empuk; kasur pegas serta pocketed spring harus kokoh, rata, tidak ambles, dan pegasnya diperiksa berkala.

  • Kasur serat alami sebaiknya bersertifikasi organik, berventilasi baik, dan pas di tempat tidur; kasur hipoalergenik perlu lapisan mudah dilepas serta dicuci suhu tinggi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada lima kasur bayi, yaitu busa, pegas, pegas berkantong, serat alami, dan yang membantu alergi. Mama harus memilih kasur yang rata, kuat, dan pas di tempat tidur bayi. Kasur jangan terlalu empuk. Ada kasur yang mudah dicuci dan ada yang udaranya bisa masuk supaya bayi tidur nyaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ragam kasur bayi yang dijelaskan memberi orang tua ruang untuk menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan kenyamanan, kebersihan, dan ketahanan. Panduan yang menekankan permukaan kokoh, rata, ukuran pas, serta sirkulasi udara membantu mengarahkan perhatian pada detail praktis. Fitur seperti sarung mudah dicuci dan bahan hipoalergenik juga memperluas pilihan perawatan tidur bayi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memilih kasur untuk si Kecil ternyata tidak sesederhana memilih kasur yang terasa empuk, lho, Ma.

Ada berbagai jenis kasur bayi dengan bahan dan karakteristik yang berbeda, sehingga Mama perlu mengetahui beberapa hal sebelum menentukan pilihan kasur untuk si Kecil.

Nah, kali ini Popmama.com akan membahas 5 jenis kasur bayi mengutip dari Baby Centre beserta tips memilihnya agar si Kecil tidur lebih nyaman. Yuk, simak sampai akhir, Ma!

1. Kasur busa (foam)

Pinterest/ablyeamattress

Kasur busa biasanya menjadi salah satu pilihan yang cukup terjangkau untuk bayi. Jenis kasur ini dirancang untuk memberikan kenyamanan yang cukup bagi tubuh bayi sekaligus menjaga posisi tubuh saat tidur.

Beberapa produk juga dilengkapi sarung berbahan PVC yang mudah dibersihkan atau sarung yang bisa dilepas dan memiliki sirkulasi udara.

Tips:
Pilih kasur busa yang padat dan tetap mempertahankan bentuknya ketika bayi berbaring di atasnya. Hindari menambahkan lapisan empuk tambahan di atas kasur.

2. Kasur pegas (coil spring)

Pinterest/bandq

Kasur pegas memiliki bagian dalam berupa rangkaian pegas yang dilapisi felt dan busa, kemudian ditutup dengan bahan seperti katun.

Struktur pegasnya dapat memberikan kenyamanan untuk tubuh bayi sekaligus membantu kasur tetap mempertahankan bentuknya.

Salah satu kelebihannya adalah sirkulasi udara yang lebih baik berkat ruang di antara rangkaian pegas. Hal ini dapat membantu mengatur suhu tubuh si Kecil.

Kasur pegas juga cenderung lebih awet, sehingga bisa menjadi pilihan jika Mama menggunakan cot bed yang dapat dipakai dalam waktu lebih lama.

Tips:
Pastikan kasur yang dipilih memiliki permukaan yang kokoh, rata, dan tidak mudah ambles saat ditekan.

3. Kasur pegas berkantong (pocketed spring)

Magnific/pvproductions

Kasur pocketed spring sedikit berbeda dengan kasur pegas biasa. Setiap pegas berada di dalam kantongnya masing-masing, sehingga pegas dapat bekerja mandiri dan memberikan kenyamanan yang lebih baik untuk tubuh bayi.

Jenis kasur ini juga dikenal lebih tahan lama, sehingga bisa menjadi pilihan jika Mama mencari kasur yang awet dan tetap kokoh untuk digunakan si Kecil.

Tips:
Pastikan kasur tetap memiliki permukaan yang rata dan kokoh. Jangan lupa cek kondisi pegas secara berkala agar tidak ada bagian yang menonjol atau rusak.

4. Kasur serat alami

Unsplash/Toa Heftiba

Kasur serat alami biasanya memiliki inti dari serat kelapa yang dilapisi lateks agar lebih kuat dan tahan lama.

Bahan seratnya juga memungkinkan udara bersirkulasi di dalam kasur, sementara bagian luarnya tersedia dalam pilihan sarung katun lembut atau bahan yang mudah dibersihkan.

Selain itu, kasur serat alami termasuk salah satu jenis yang paling kokoh dan mampu mempertahankan bentuknya, sehingga cenderung awet dan bahkan dapat digunakan untuk lebih dari satu anak.

Tips:
Pilih kasur serat alami yang kokoh, permukaannya rata, dan memiliki sertifikasi organik. Pastikan materialnya juga memiliki sirkulasi udara yang baik agar tetap nyaman, serta ukurannya sesuai dengan tempat tidur bayi untuk menjaga keamanan si Kecil saat tidur.

5. Kasur hipoalergik

Pexels/Dương Nhân

Kasur hipoalergenik bisa menjadi pilihan bagi Mama yang ingin meminimalkan paparan tungau debu dan pemicu alergi pada si Kecil.

Kasur ini memiliki lapisan atas berlapis yang bisa dilepas dan dicuci dengan suhu tinggi untuk membantu membasmi tungau debu.

Tips:
Pilih kasur dengan lapisan yang mudah dilepas dan dicuci. Pastikan juga kasur tetap kokoh, rata, dan ukurannya pas dengan tempat tidur bayi.

Itulah 5 jenis kasur bayi beserta tipsnya. Semoga informasi ini membantu Mama dalam memilih kasur yang nyaman dan aman untuk si Kecil dapat tidur lebih nyenyak tanpa ada gangguan apa pun.

Curated For You

Editorial Team

Related Article