Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

6 Tips Memilih Kolam Renang untuk Bayi yang Perlu Mama Perhatikan

6 Tips Memilih Kolam Renang untuk Bayi yang Perlu Mama Perhatikan
Magnific/pvproductions
  • Pilih kolam dengan kadar kaporit tidak berlebihan, kedalaman sekitar 7–10 cm, serta suhu air 30–34°C agar kulit, pernapasan, dan suhu tubuh bayi tetap terjaga.

  • Utamakan kolam ramah anak yang menyediakan area dangkal, fasilitas pendukung seperti ruang bilas dan ganti popok, serta petugas yang siap membantu.

  • Hindari kolam ramai untuk mengurangi risiko penularan kuman; kolam portable di rumah dapat menjadi pilihan dengan pengawasan langsung dan permukaan pemasangan yang aman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cuaca panas memang paling pas untuk mengajak si Kecil bermain air. Bermain di kolam renang bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus membuat bayi merasa lebih segar.

Meski begitu, memilih kolam renang untuk bayi tentu tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu Mama cek terlebih dahulu agar aktivitas berenang tetap aman dan nyaman untuk si Kecil.

Yuk, simak artikel Popmama.com berikut ini tentang 6 tips memilih kolam renang untuk bayi yang perlu Mama perhatikan.

  1. 1. Perhatikan kandungan kaporit dalam kolam

    Perhatikan kandungan kaporit dalam kolam
    Magnific/magnific

    Kaporit memang membantu mengurangi jumlah kuman di dalam kolam, tetapi penggunaannya perlu diperhatikan, terutama untuk bayi.

    Seperti dilansir dari The Bump, kadar klorin yang terlalu rendah dapat membuat kuman lebih mudah berkembang dan meningkatkan risiko infeksi, sedangkan kadar yang terlalu tinggi dapat mengiritasi kulit dan saluran pernapasan bayi yang masih sensitif.

    Selain itu, kaporit merupakan bahan kimia yang dapat berbahaya jika tertelan. Sebenarnya, Mama tidak perlu mencari kolam yang benar-benar bebas kaporit, tetapi pilih kolam dengan kadar kaporit yang tidak terlalu tinggi.

  2. 2. Perhatikan kedalaman kolam

    Perhatikan kedalaman kolam
    Magnific/ASphotofamily

    Mama bisa memilih kolam dengan kedalaman air sekitar 7–10 cm atau setinggi pundak si Kecil saat ia duduk. Kedalaman ini memungkinkan bayi bermain air dengan lebih nyaman tanpa membuat tubuhnya terlalu terendam.

    Meski begitu, bayi tetap harus selalu didampingi dan berada dalam jangkauan tangan Mama selama berada di dalam atau dekat kolam.

  3. 3. Pastikan suhu kolam tidak terlalu dingin

    Pastikan suhu kolam tidak terlalu dingin
    Magnific/aopsan

    Bayi belum mampu mengatur suhu tubuh sebaik orang dewasa, sehingga air yang terasa biasa saja bagi Mama bisa terasa terlalu dingin bagi si Kecil. Karena itu, sebelum masuk ke kolam, Mama perlu pastikan suhu air tidak terlalu dingin untuk si Kecil.

    Melansir dari Baby Centre, pilih kolam yang suhunya sekitar 30-34°C. Kolam khusus bayi biasanya sudah menggunakan suhu yang lebih hangat, sementara kolam renang umum cenderung lebih dingin.

    Kalau memilih kolam umum, Mama bisa pertimbangkan pakaian renang khusus bayi atau baby wetsuit agar tubuh si Kecil tetap hangat selama bermain air.

  4. 4. Pilih kolam ramah anak

    Pilih kolam renang ramah anak
    Pinterest/heathercolex0283

    Kolam yang ramah anak biasanya memiliki area khusus dengan kedalaman yang lebih sesuai, fasilitas yang mendukung, serta aturan keselamatan untuk anak kecil.

    Mama juga bisa mengecek apakah tersedia ruang bilas, tempat mengganti popok, area istirahat, dan petugas yang siap membantu.

    Fasilitas seperti ini akan membuat Mama lebih nyaman saat mengajak si Kecil bermain air.

  5. 5. Pilih kolam yang tidak ramai

    Pilih kolam yang tidak ramai
    Magnific/lifeforstock

    Sebaiknya pilih kolam yang tidak terlalu ramai saat mengajak bayi berenang, Ma.

    Kolam yang padat membuat penularan kuman melalui air maupun udara lebih mudah terjadi. Sistem kekebalan tubuh bayi masih dalam tahap perkembangan membuat si Kecil lebih rentan terkena infeksi.

    Kalau memungkinkan, pilih waktu berenang yang lebih sepi agar si Kecil bisa bermain dengan nyaman dan Mama juga lebih leluasa mengawasinya.

  6. 6. Beli kolam renang portable

    Beli kolam renang portable
    Pinterest/scenekaiji

    Jika Mama masih khawatir membawa bayi ke kolam renang umum, Mama bisa membeli kolam portable untuk bermain air di rumah.

    Mama bisa lebih mudah mengontrol kebersihan air, suhu, dan lingkungan sekitar bayi. Namun, pastikan kolam diletakkan di permukaan yang datar dan aman.

    Pastikan Mama juga tetap mendampingi si Kecil setiap saat karena bayi tetap berisiko tenggelam meski berada di kolam kecil.

    Itulah 6 tips memilih kolam renang untuk bayi yang perlu Mama perhatikan. Sebelum mengajak si Kecil bermain air, pastikan sudah memilih kolam yang aman dan sesuai dengan kebutuhannya, ya, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More