Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengatasi Pusar Bayi Berdarah agar Mama Tidak Panik

5 Cara Mengatasi Pusar Bayi Berdarah agar Mama Tidak Panik
Pexels/freestocks.org
  • Pusar bayi baru lahir dapat mengeluarkan sedikit darah saat tali pusar mengering dan lepas, kondisi ini umumnya wajar.

  • Bersihkan area pusar secara lembut memakai kain kasa steril dengan tangan bersih, lalu jaga tetap kering agar penyembuhan berjalan baik.

  • Lipat popok agar tidak menutup pusar, ganti lebih sering, hindari salep atau alkohol, serta jangan menarik tali pusar sebelum lepas sendiri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pusar bayi baru lahir yang mengeluarkan sedikit darah sebenarnya merupakan hal yang wajar, terutama saat tali pusar mulai mengering dan terlepas. Mama mungkin menemukan bercak darah di sekitar pusar si Kecil.

Meski wajar, Mama mungkin akan kebingungan bagaimana cara mengatasinya. Apakah harus ditutupi atau harus diberikan obat oles?

Nah, untuk mendapatkan jawabannya, simak artikel Popmama.com tentang 5 cara mengatasi pusar bayi berdarah berikut ini, Ma.

  1. 1. Gunakan kain kasa steril

    Gunakan kain kasa steril
    Magnific/magnific

    Jika pusar bayi mengeluarkan darah, Mama bisa membersihkan area tersebut dengan lembut menggunakan kain kasa steril.

    Pastikan tangan sudah bersih sebelum menyentuh area pusar. Setelah dibersihkan, biarkan area tersebut tetap kering agar proses penyembuhan berjalan dengan baik.

  2. 2. Jaga pusar tetap kering

    Jaga pusar tetap kering
    Pexels/Luis Becerra Fotógrafo

    Pendarahan pada pusar bayi umumnya terjadi saat tali pusar (umbilical cord) mulai mengering dan terlepas.

    Jika si Kecil dalam kondisi, salah satu hal yang bisa Mama lakukan adalah menjaga area pusar tetap kering.

    Dilansir dari Medical News Today, tali pusar yang hendak terlepas harus tetap kering untuk memudahkannya terlepas dengan sendiri.

  3. 3. Jangan tutupi pusar

    Jangan tutupi pusar
    Pexels/Nataliya Vaitkevich

    Saat pusar masih berdarah, usahakan bagian popok tidak bergesekan atau menutupi area tersebut, Ma.

    Melansir dari Baby Center, Mama dapat melipat bagian atas popok ke bawah agar pusar tetap terkena udara dan terhindar dari urine.

    Jangan lupa lebih sering mengganti popok supaya area pusar tetap bersih dan kering, ya, Ma.

  4. 4. Hindari bubuhi apa pun

    Hindari bubuhi apa pun
    Pexels/Sunvani Hoàng

    Berbeda dari luka berdarah biasanya, saat pusar si Kecil berdarah Mama justru disarankan untuk menghindari memakaikan apa pun di atas pusar.

    Mama tidak disarankan mengoles salep, obat herbal, atau alkohol saat pusar sedang berdarah. Hal ini dilakukan agar pusar dapat melakukan penyembuhan alaminya tanpa ada hambatan.

  5. 5. Jangan menarik tali pusar

    Jangan menarik tali pusar
    Pexels/Natalie Bond

    Karena pusar yang berdarah dapat menjadi tanda bahwa tali pusar si Kecil sedang mencoba terlepas, maka tali pusar akan menggantung di pusar bayi.

    Saat itu terjadi, Mama mungkin gemas ingin membantu menariknya. Namun, sebaiknya biarkan tali pusar lepas dengan sendirinya, ya, Ma.

    Menarik atau mencabut sebelum tali pusar itu terlepas dengan sendirinya bisa menyebabkan perdarahan lebih banyak dan meningkatkan risiko infeksi.

    Itulah 5 cara mengatasi pusar bayi berdarah. Mama tidak perlu panik karena pusar bayi berdarah umum terjadi pada bayi baru lahir dan mudah untuk diatasi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More