Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Manfaat Grounding bagi Bayi, Bikin Tidur Makin Pulas
Pexels/Kimberly Alves
  • Grounding pada bayi dilakukan lewat kontak langsung dengan tanah atau penggunaan matras khusus, dengan klaim membantu menetralkan radikal bebas dan peradangan.
  • Studi pada bayi prematur di NICU mengaitkan grounding dengan fungsi saraf otonom serta variabilitas detak jantung yang lebih baik, tetapi riset masih terbatas.
  • Grounding disebut dapat mendukung tidur, imunitas, dan energi bayi; penerapannya perlu singkat, diawasi, memperhatikan keamanan, serta mengikuti arahan dokter anak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Grounding itu saat kaki bayi menyentuh rumput, tanah, atau pasir, atau pakai alas khusus. Katanya, ini bisa membantu bayi tidur lebih pulas, lebih tenang, dan lebih aktif. Penelitian masih sedikit dan banyak pada bayi prematur. Jadi, bayi harus diawasi dan orangtua perlu bertanya ke dokter dulu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Grounding dapat dipandang sebagai aktivitas sederhana yang berpotensi melengkapi rutinitas bayi, terutama melalui suasana yang menenangkan menjelang tidur. Artikel ini juga menyoroti kemungkinan dukungannya terhadap fungsi saraf, kualitas istirahat, dan energi saat terjaga, sambil tetap menempatkan praktik tersebut dalam pengawasan serta konteks penelitian yang masih terbatas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mama pasti pernah dengar soal tren grounding atau earthing yang belakangan makin populer di kalangan orangtua modern. Praktik sederhana ini disebut-sebut bisa memberi banyak manfaat, bukan cuma untuk orang dewasa, tapi juga untuk si Kecil.

Sederhananya, grounding adalah cara menghubungkan tubuh langsung dengan permukaan bumi, entah lewat kaki telanjang yang menyentuh tanah dan rumput, atau menggunakan alat bantu khusus seperti matras grounding

Konon, permukaan bumi punya muatan elektron negatif yang bisa diserap tubuh dan membantu menetralkan radikal bebas penyebab peradangan.

Nah, apa saja sih manfaat grounding bagi bayi yang bikin banyak orangtua penasaran? Berikut Popmama.com mengulas 6 manfaat grounding bagi bayi yang dikutip dari Premium Grounding. Yuk, simak sampai habis!

1. Mengurangi risiko penyakit

Pexels/Ronailson Santos

Metode grounding dapat menurunkan risiko berbagai komplikasi kesehatan pada bayi prematur yang dirawat di ruang NICU. Hal ini menjadi salah satu bukti ilmiah paling awal perihal manfaat grounding bagi bayi.

Ketika tubuh bayi terhubung dengan bumi, proses ini dipercaya membantu menetralkan radikal bebas yang dapat memicu peradangan dan gangguan kesehatan. Semakin sedikit radikal bebas yang menumpuk, semakin kecil pula risiko si Kecil mengalami masalah kesehatan tertentu.

Meski begitu, penelitian soal grounding pada bayi umumnya masih terbatas pada kelompok bayi prematur di lingkungan medis yang terkontrol. Jadi, penerapannya pada bayi sehat di rumah tetap perlu didampingi oleh arahan dokter anak, ya, Ma.

2. Meningkatkan fungsi saraf otonom

Pexels/Laura Beauty Designer | Brasil

Selain menurunkan risiko penyakit, grounding juga disebut mampu meningkatkan fungsi saraf otonom pada bayi. Bayi yang menjalani sesi grounding menunjukkan peningkatan fungsi sistem saraf otonom yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi tubuh penting.

Sistem saraf otonom ini bekerja di balik layar, mengatur detak jantung, pernapasan, hingga proses pencernaan bayi mama tanpa perlu diperintah secara sadar. Kalau sistem ini berfungsi optimal, tubuh si Kecil pun jadi lebih siap beradaptasi dengan berbagai kondisi di sekitarnya.

Dengan kata lain, grounding bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk mendukung kematangan sistem saraf bayi sejak dini. Tentu saja, ini tetap harus dibarengi dengan stimulasi dan pola asuh yang sehat secara keseluruhan.

3. Meningkatkan variabilitas detak jantung

Pixabay/gfkDSGN

Masih dari studi yang sama, bayi yang menjalani grounding menunjukkan variabilitas detak jantung atau heart rate variability (HRV) yang lebih tinggi. HRV yang tinggi menjadi penanda ketahanan tubuh terhadap stres sekaligus indikator kesehatan secara umum.

Semakin baik variabilitas detak jantung bayi mama, semakin lentur pula kemampuan tubuhnya menyesuaikan diri dengan perubahan, mulai dari suhu ruangan hingga suasana yang sedikit menegangkan.

Artinya, tubuh si Kecil memiliki cadangan energi yang cukup untuk merespons berbagai situasi di sekitarnya dengan lebih tenang.

Wajar kalau para peneliti menilai temuan ini sebagai salah satu manfaat grounding bagi bayi yang paling menjanjikan. Meski begitu, riset lanjutan pada populasi bayi yang lebih luas masih diperlukan.

4. Meningkatkan kualitas tidur

Pexels/Renjith Tomy Pkm

Ini dia manfaat yang paling sering dirasakan banyak orangtua, yaitu tidur bayi menjadi lebih nyenyak dan lebih lama. Banyak orangtua melaporkan bayi mereka tidur lebih pulas setelah rutin menjalani sesi grounding.

Hal ini masuk akal karena grounding dikaitkan dengan efek menenangkan pada sistem saraf, sehingga tubuh bayi mama lebih rileks menjelang waktu tidur.

Tidur yang berkualitas tentu jadi kabar baik, mengingat sebagian besar proses tumbuh kembang si Kecil justru terjadi saat ia terlelap. Apalagi, bayi masih membutuhkan istirahat yang cukup untuk tumbuh kembangnya.

Mama bisa mencoba meletakkan alas grounding di boks bayi sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur. Tetap perhatikan kenyamanan dan keamanan si Kecil selama menggunakannya, ya.

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Pexels/Monstera Production

Efek anti-inflamasi dari grounding disebut-sebut turut berperan mendukung sistem imun bayi. Berkurangnya peradangan dalam tubuh berpotensi membuat daya tahan tubuh bayi bekerja lebih optimal.

Sistem imun yang kuat sangat penting pada tahun-tahun awal kehidupan, saat tubuh si Kecil masih terus belajar mengenali dan melawan berbagai kuman di sekitarnya.

Semakin sedikit peradangan yang harus dilawan oleh tubuh, semakin banyak energi yang bisa dialokasikan untuk membangun imunitas.

Namun, grounding tentu bukan pengganti imunisasi atau pola makan bergizi yang tetap menjadi fondasi utama kesehatan bayi. Anggap saja ini sebagai pelengkap dari rutinitas sehat yang sudah Mama jalankan selama ini.

6. Meningkatkan energi pada bayi

Pexels/Agung Pandit Wiguna

Manfaat grounding bagi bayi yang terakhir adalah membantu si Kecil tampak lebih berenergi saat terjaga. Bayi yang rutin menjalani grounding cenderung terlihat lebih aktif dan waspada selama masa bangunnya.

Hal ini bisa berkaitan langsung dengan kualitas tidur yang lebih baik sekaligus fungsi tubuh yang bekerja lebih seimbang berkat grounding. Bayi yang cukup istirahat tentu memiliki lebih banyak bekal energi untuk eksplorasi dan belajar hal baru dari sekitarnya.

Energi yang cukup juga mendukung si Kecil agar lebih mudah menyerap stimulasi dari lingkungan sekitarnya. Jadi, jangan heran kalau bayi mama tampak lebih ceria setelah rutin melakukan grounding.

Tips Melakukan Grounding untuk Bayi

Pexels/Roderick Salatan

Setelah tahu berbagai manfaatnya, tentu Mama jadi penasaran bagaimana cara menerapkan grounding untuk si Kecil di rumah. Tenang, caranya cukup sederhana dan bisa disesuaikan dengan rutinitas harian keluarga seperti berikut ini.

  • Biarkan kaki bayi menyentuh tanah: Saat cuaca mendukung, ajak si Kecil merasakan kontak kulit langsung dengan rumput, pasir, atau tanah selama beberapa menit sambil tetap diawasi penuh.

  • Gunakan alas atau matras grounding: Alat ini bisa diletakkan di boks bayi, tempat bermain, atau meja ganti popok agar si Kecil tetap mendapat paparan grounding tanpa harus keluar rumah.

  • Mulai dari durasi singkat: Untuk bayi baru lahir, cukup mulai dengan sesi 10–15 menit, lalu tingkatkan bertahap hingga 30 menit seiring bertambahnya usia bayi mama.

  • Jadikan bagian dari rutinitas harian: Selipkan momen grounding saat menyusui, bermain, atau menjelang tidur agar Mama lebih mudah untuk konsisten menjalankannya.

  • Konsistensi lebih penting daripada durasi: Mama tidak perlu memaksakan sesi panjang setiap hari, yang penting, lakukan secara rutin meski hanya sebentar.

Nah, itulah pembahasan mengenai 6 manfaat grounding bagi bayi yang harus Mama ketahui. Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article