Salah satu alasan bayi prematur memiliki pengalaman sensorik yang berbeda adalah karena lingkungan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dapat memberikan rangsangan yang jauh berbeda dibandingkan suasana di dalam kandungan.
Bayi prematur mungkin lebih sering terpapar suara alat medis, alarm, dan aktivitas di sekitarnya. Suara di NICU bisa lebih beragam dan berasal dari berbagai sumber yang belum tentu ditujukan langsung kepada bayi.
“Bayi memang terpapar suara saat berada di dalam kandungan, tetapi jenis suaranya tidak sama. Suara tersebut tersaring, tidak mencakup seluruh rentang frekuensi, dan volumenya lebih teredam. Sementara di NICU, bayi mendengar alarm dan suara orang-orang yang biasanya tidak ditujukan kepada mereka,” jelas Maitre.
Meski begitu, lingkungan NICU bukanlah lingkungan yang berbahaya karena perawatan di sana justru sering kali sangat penting untuk menyelamatkan nyawa bayi.
Hanya saja, berbagai pengalaman sensorik yang diterima bayi selama berada di NICU dapat terasa sangat berbeda dibandingkan lingkungan rahim yang lebih tenang dan terlindungi.
Karena itu, tenaga medis dan keluarga perlu memiliki pengetahuan serta cara yang tepat untuk memberikan pengalaman sentuhan lembut kepada bayi prematur
Dengan dukungan sentuhan yang lembut dan sesuai kebutuhan, bayi prematur diharapkan dapat memperoleh pengalaman sensorik yang lebih positif sejak awal kehidupannya.
Hal ini pun dapat membantu mendukung perkembangan kemampuan sensorik mereka ketika nantinya sudah melanjutkan tumbuh kembang di rumah bersama keluarga.
Demikian pembahasan mengenai pentingnya sentuhan pertama bagi perkembangan sensorik bayi. Jadi, jangan sepelekan kegiatan sederhana satu ini, ya, Ma!