Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perbedaan Akikah dan Selapanan, dari Asal Usul hingga Inti Acara
Popmama.com/Nafia Mahesa/AI
  • Akikah berakar dari ajaran Islam dan berstatus sunnah muakkadah bagi keluarga mampu, sedangkan selapanan merupakan tradisi masyarakat Jawa.

  • Akikah umumnya dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran, dan dapat ditunda ke hari ke-14, ke-21, atau saat mampu, sementara selapanan digelar ketika bayi berusia 35 hari.

  • Inti acara akikah ialah penyembelihan kambing dan pembagian daging, sementara selapanan menekankan doa bersama, kenduri, serta prosesi adat sebagai syukur dan harapan baik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Akikah dan selapanan merupakan dua tradisi syukur atas kelahiran bayi yang berbeda dalam asal-usul, waktu pelaksanaan, dan inti acara.
  • Who?
    Keluarga Muslim yang memiliki bayi menjalankan akikah, sedangkan masyarakat Jawa umumnya menjalankan selapanan untuk bayi yang baru lahir.
  • Where?
    Akikah dilakukan dalam praktik ibadah keluarga Muslim, sementara selapanan berlangsung dalam tradisi masyarakat Jawa; lokasi acara per saat ini bergantung pada keluarga penyelenggara.
  • When?
    Akikah umumnya dilaksanakan pada hari ketujuh kelahiran, atau hari ke-14, ke-21, maupun saat keluarga mampu. Selapanan dilakukan ketika bayi berusia 35 hari menurut kalender Jawa.
  • Why?
    Keduanya dilakukan sebagai ungkapan syukur atas kelahiran bayi. Akikah juga merupakan ibadah sunnah muakkadah bagi keluarga yang mampu, sedangkan selapanan memuat harapan baik bagi bayi.
  • How?
    Akikah berpusat pada penyembelihan kambing dan pembagian daging, serta dapat disertai doa, pemberian nama, dan cukur rambut. Selapanan diisi doa bersama, kenduri, serta kadang cukur rambut dan potong kuku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Akikah dan selapanan sama-sama acara senang karena bayi lahir. Akikah dari ajaran Islam. Biasanya ada kambing dan dagingnya dibagi-bagi. Akikah sering dilakukan hari ketujuh. Selapanan dari tradisi Jawa. Acara ini saat bayi umur 35 hari. Sekarang, keluarga bisa melakukan keduanya bersama atau sendiri-sendiri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah si Kecil lahir, keluarga biasanya punya berbagai cara untuk merayakan sekaligus mengungkapkan rasa syukur. Bagi masyarakat Muslim di Jawa, ada dua momen yang cukup dikenal, yakni akikah dan selapanan.

Akikah dan selapanan keduanya sering dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran bayi. Tak jarang, kedua tradisi ini juga digelar bersamaan sehingga terlihat seperti rangkaian acara yang serupa.

Padahal, akikah dan selapanan berasal dari latar belakang yang berbeda, baik dari segi asal-usul, waktu pelaksanaan, maupun rangkaian acaranya.

Lantas, apa perbedaan akikah dan selapanan? Yuk, cari tahu jawabannya dalam artikel Popmama.com berikut ini tentang 3 perbedaan akikah dan selapanan.

Asal Usul Akikah dan Selapanan

Pexels/Pir Sümeyra

Akikah berakar dari ajaran Islam dengan hukum sunnah  muakkadah, yakni sangat dianjurkan bagi keluarga yang mampu. Salah satu bagian utama dalam akikah adalah menyembelih kambing. 

Sementara itu, selapanan merupakan tradisi yang berasal dari masyarakat Jawa. Selapanan umumnya diisi dengan doa bersama, kenduri, dan berbagai acara adat sebagai bentuk syukur sekaligus harapan baik untuk si Kecil.

Waktu Pelaksaan Akikah dan Selapanan

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Meski dikatakan serupa, akikah dan selapanan memiliki perbedaan waktu pelaksanaan yang cukup signifikan sehingga menjadi pembeda utama antara kedua prosesi ini.

Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), akikah umumnya dilakukan pada hari ketujuh setelah bayi lahir. Namun, jika belum bisa, akikah dapat dilakukan pada hari ke-14, ke-21, atau saat keluarga sudah mampu.

Berbeda dengan akikah yang lebih fleksibel, selapanan memiliki waktu pelaksanaan yang lebih spesifik, yaitu saat bayi genap berusia 35 hari yang berporos pada kalender Jawa.

Inti Acara Akikah dan Selapanan

Ridhoaqiqahjogja.com

Dalam akikah, acara utamanya adalah penyembelihan kambing sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur atas kelahiran anak. 

Daging hasil sembelihan kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, maupun orang yang membutuhkan. Acara akikah juga sering dilengkapi dengan doa bersama, pemberian nama, dan pencukuran rambut bayi.

Sementara itu, selapanan lebih menonjolkan unsur tradisi dan kebersamaan. Biasanya, selapanan diisi dengan doa bersama, kenduri atau syukuran. Terkadang, selapanan juga bisa mencakup prosesi mencukur rambut dan memotong kuku si Kecil.  

Itulah perbedaan akikah dan selapanan. Semoga penjelasan ini bisa membantu Mama memahami kedua tradisi tersebut dan mempersiapkannya sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article