Kapan Mama Bisa Berhenti Membantu Bayi Bersendawa?

Membantu bayi bersendawa bertujuan untuk melepaskan gas terperangkap dan mencegah gumoh

24 November 2021

Kapan Mama Bisa Berhenti Membantu Bayi Bersendawa
Pexels.com/RodnaeProduction

Bersendawa adalah bagian dari kegiatan menyusui yang membantu melepaskan kelebihan gas dari perut bay. Gas ini biasanya tertelan saat ia menyusu.

Membantu bayi bersendawa dapat mencegah gumoh dan mengurangi ketidaknyamanan pencernaan, seperti kolik yang menyebabkan gas terperangkap.

Namun seiring dengan bertambahnya usia, Mama mungkin bertanya sampai kapan Mama harus membantu si Kecil bersendawa.

Untuk mengetahuinya, simak terus ulasan Popmama.com berikut ini tentang kapan saat yang tepat untuk berhenti membantu bayi.

Pentingnya Sendawa untuk Bayi

Penting Sendawa Bayi
Pexels/ Icaro Mendes

Sudah disinggung sebelumnya bahwa bayi membutuhkan bantuan orangtua untuk bisa bersendawa, berbeda dengan orang dewasa yang bisa melakukannya sendiri. 

Ketika bayi sedang menyusu ataupun minum susu formula, akan ada gas yang ikut masuk ke dalam perut bayi karena posisi menyusui yang salah, dot yang tidak sesuai, atau karena kandungan makanan tertentu yang ada pada ASI, contohnya kacang-kacangan, brokoli, kubis dan lain-lain. 

Gas tersebut yang harus dikeluarkan agar perut bayi tidak mengalami kembung dan mudah kenyang, serta bayi terhindar dari rasa tidak nyaman dan rewel. 

Editors' Picks

Sampai Kapan Mama Harus Membantu Bayi untuk Bersendawa?

Sampai Kapan Mama Harus Membantu Bayi Bersendawa
pexels/rodnae productions

Kebanyakan bayi biasanya tidak perlu dibantu bersendawa pada usia empat sampai enam bulan. Namun setiap bayi berbeda, begitu juga tingkat kematangan sistem pencernaan mereka.

Sehingga beberapa bayi mungkin perlu sering bersendawa, sementara beberapa mungkin tidak perlu bersendawa sama sekali.

Karena ada variasi dalam kebutuhan bayi untuk bersendawa, tidak ada usia yang pasti. Karena itu, Mama harus mengetahui tanda-tanda si Kecil sudah bisa berhenti bersendawa.

Tanda-Tanda Mama Dapat Berhenti Membantu Bayi Bersendawa

Tanda-Tanda Mama Dapat Berhenti Membantu Bayi Bersendawa
Pixabay/fotorech

Berikut adalah beberapa isyarat yang mungkin menunjukkan bahwa bayi mungkin tidak perlu dibantu untuk bersendawa:

  • Bayi dapat duduk dan bergerak. Sebagian besar bayi dapat mengontrol kepala dan leher serta duduk tanpa dukungan sekitar usia enam bulan. Sekitar waktu yang sama, mereka mungkin juga mulai merangkak dan bergerak sedikit. Selain itu, sistem pencernaan mereka sekarang relatif lebih matang dan dapat menahan isi lambung lebih efisien. Ini berarti mereka mungkin memiliki lebih sedikit gumoh dan tidak memerlukan sendawa sama sekali.
  • Bayi terlihat nyaman selama dan setelah menyusu. Para ahli merekomendasikan bayi bersendawa ketika mereka terlihat tidak nyaman saat menyusu. Namun, jika bayi terlihat nyaman saat menyusu dan senang serta ceria setelah menyusu, Mama tidak perlu membantunya untuk bersendawa lagi.

Sebagian besar ahli merekomendasikan bayi bersendawa untuk mengurangi gumoh dan mencegah penumpukan gas gastrointestinal yang menyebabkan masalah, seperti kolik.

Namun, beberapa penelitian telah menyimpulkan bahwa bersendawa tidak secara signifikan menurunkan kolik dan gumoh.

Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter anak untuk mengetahui apakah bayi perlu bersendawa atau tidak. Jika dokter mengatakan ya, ikuti petunjuk dokter untuk membantu bayi bersendawa.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bersendawa Tidak Membuat Bayi Nyaman?

Apa Harus Dilakukan Jika Bersendawa Tidak Membuat Bayi Nyaman
Freepik/pvproductions

Cobalah alternatif berikut jika bayi terus menunjukkan tanda-tanda ada udara yang masih terperangkap meski sudah bersendawa:

  • Gerakkan kaki bayi dalam gerakan bersepeda. Menggerakkan kaki bayi dengan cara ini memperkuat otot perut dan menyebabkan udara yang terperangkap melewatinya.
  • Lakukan pijat perut. Para ahli menyarankan bahwa memijat perut bayi dapat membantu mengeluarkan gas yang terperangkap. Ini membantu memindahkan gas di saluran pencernaan dan mendorongnya keluar dari sistem bayi.
  • Ganti susu formula. Beberapa bayi bisa sensitif terhadap jenis formula tertentu, menyebabkan mereka mengalami kolik dan gelisah. Jika bayi yang diberi susu formula berperilaku demikian setelah menyusui, diskusikan dengan dokter.
  • Mengganti botol susu. Bayi yang diberi susu botol menjadi kembung saat mereka menelan udara berlebih. Ini bisa terjadi karena beberapa alasan, seperti lubang besar di dot. Mama juga dapat berkonsultasi dengan dokter anak atau konsultan laktasi untuk mengetahui ukuran dan jenis dot yang sesuai untuk bayi.
  • Beberapa juga dapat membantu bayi mengeluarkan udara yang terperangkap. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan obat apa pun kepada bayi.

Dalam beberapa kasus, sendawa tidak membantu karena masalahnya bukan gas yang terperangkap, tetapi masalah pencernaan, seperti refluks asam atau GERD.

Jika bayi bersendawa berlebihan atau bersendawa disertai dengan masalah lain, seperti gumoh berlebihan atau muntah, segera konsultasikan dengan dokter anak.

Dokter akan mencatat gejala dan melakukan evaluasi untuk menentukan penyebab yang mendasarinya.

Bersendawa dikenal dapat membantu melepaskan gas yang terperangkap dari perut bayi. Namun, itu tidak selalu berhasil.

Untuk beberapa bayi, bersendawa setelah setiap menyusui dan di antara waktu menyusui membantu meringankan ketidaknyamanan pencernaan.

Namun bisa jadi Mama tidak perlu melakukannya untuk sebagian bayi. Karenanya, jika bayi Anda tidak bersendawa, jangan terlalu khawatir.

Tapi, jika mereka terlihat tidak nyaman setelah makan atau terlalu banyak muntah, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan penyebab yang mendasarinya.

Kapan Mama berhenti membantu bayi untuk bersendawa?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.