Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ini 6 Tanda Diabetes pada Bayi yang Harus Mama Kenali
Magnific/krakenimages.com
  • Bayi dengan diabetes dapat sering haus dan lebih sering buang air kecil, sehingga popok cepat penuh, karena kelebihan gula darah dikeluarkan melalui urine.

  • Berat badan yang sulit naik atau turun tanpa sebab, ruam popok parah berulang, serta bayi lebih rewel dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan.

  • Bayi yang mendadak kurang aktif, lemas, atau mudah lelah meski asupan tetap perlu diwaspadai; bila beberapa tanda muncul, konsultasikan dengan dokter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam tanda yang perlu diwaspadai sebagai kemungkinan diabetes pada bayi meliputi sering haus, popok cepat penuh, sulit naik berat badan, ruam popok parah berulang, lebih rewel, dan kurang aktif.
  • Who?
    Bayi yang menunjukkan perubahan kebiasaan tersebut serta orang tua atau pengasuh yang memantau kondisi kesehatan mereka.
  • Where?
    Tanda-tanda dapat terlihat dalam aktivitas sehari-hari bayi, termasuk saat menyusu, buang air kecil, penggunaan popok, makan, dan bergerak.
  • When?
    Perlu diperhatikan ketika bayi mendadak lebih sering haus, lebih sering buang air kecil, berat badan sulit bertambah, mengalami ruam menetap, lebih rewel, atau tenaganya berkurang.
  • Why?
    Kekurangan insulin dapat membuat gula menumpuk dalam darah dan tidak digunakan sebagai energi, sehingga memicu peningkatan urine, kehilangan cairan, penurunan berat badan, serta tubuh kekurangan energi.
  • How?
    Orang tua dapat memantau perubahan gejala dan berkonsultasi dengan dokter bila bayi menunjukkan beberapa tanda tersebut, agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi bisa punya tanda diabetes, seperti sering haus, popok cepat penuh, berat badan susah naik, ruam popok parah, lebih rewel, dan kurang aktif. Ini bisa terjadi karena gula tidak dipakai tubuh dengan baik. Kalau Mama melihat beberapa tanda ini, Mama perlu membawa bayi ke dokter supaya tahu penyebabnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebagai Mama, pasti ada rasa khawatir ketika melihat kebiasaan si Kecil berubah. Apalagi kalau si Kecil yang biasanya biasa saja tiba-tiba lebih sering haus, popok lebih cepat penuh, atau lebih rewel.

Meski tanda-tanda tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal, Mama tetap perlu mengenalinya sebagai salah satunya tanda masalah kesehatan pada si Kecil, termasuk diabetes.

Lantas, apa saja tanda diabetes pada bayi? Berikut Popmama.com telah merangkum 6 tanda diabetes pada bayi yang perlu Mama kenali.

1. Sering haus

Pexels/Sarah Chai

Sering haus adalah tanda umum diabetes, dan kondisi ini terjadi juga pada bayi.

Dilansir dari WebMD, kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk menggunakan gula sebagai energi, sehingga gula menumpuk di dalam darah.

Ginjal kemudian bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan gula dan mengeluarkannya melalui urine.

Proses tersebut ikut menarik cairan dari tubuh, sehingga si Kecil bisa kehilangan banyak cairan dan merasa lebih haus. Si Kecil mungkin akan terus minta menyusu pada Mama.

2. Popok lebih cepat penuh

Pexels/Nataliya Vaitkevich

Saat bayi mengalami diabetes, si Kecil akan buang air kecil lebih sering dari biasanya untuk membuang kelebihan gula melalui urine, seperti yang dilansir dari Raising Children Network.

Frekuensi buang air kecil yang meningkat ini membuat popok si Kecil lebih sering penuh dan basah. Mama akan lebih sering mengganti popok si Kecil.

3. Sulit naik berat badan

Magnific/magnific

Mama perlu memperhatikan jika berat badan si Kecil sulit bertambah atau justru turun tanpa alasan yang jelas.

Pada diabetes, tubuh kekurangan insulin sehingga gula dari makanan tidak bisa digunakan dengan baik sebagai sumber energi.

Akibatnya, tubuh mulai menggunakan cadangan lemak dan otot sebagai sumber energi. Kondisi ini dapat membuat berat badan bayi turun dengan cepat meski si Kecil tetap mendapatkan asupan makanan maupun ASI.

4. Sering terkena ruam popok parah

Magnific/magnific

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa ruam popok umumnya disebabkan karena iritasi bahan popok atau iritasi kulit yang terkena urine atau feses bayi.

Pada diabetes, ruam popok parah yang terjadi terus-menerus disebabkan oleh kulit yang berkontak dengan urine yang mengandung gula berlebih.

Kondisi tersebut membuat popok menjadi lebih lembab sehingga menjadi tempat untuk jamur berkembang biak yang berujung pada ruam popok parah yang terus terjadi.

5. Lebih rewel

Magnific/Lifestylememory

Si Kecil yang mengalami diabetes bisa terlihat lebih rewel, mudah menangis, atau sulit ditenangkan.

Perubahan kadar gula darah yang cepat dapat memengaruhi energi dan membuat tubuh bayi terasa tidak nyaman.

Karena bayi belum bisa menyampaikan apa yang dirasakan, rasa tidak nyaman tersebut sering kali ditunjukkan lewat tangisan atau rewel yang lebih sering dari biasanya.

6. Kurang aktif

Pexels/Lisa from Pexels

Jika biasanya si Kecil sangat aktif tiba-tiba berkurang tenaganya meski mendapatkan asupan makanan seperti biasa, Mama perlu waspadai kondisi ini sebagai salah satu tanda diabetes.

Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan gula dari makanan dengan baik sebagai sumber energi. Gula justru menumpuk di dalam darah dan tidak masuk ke dalam sel untuk digunakan.

Akibatnya, sel-sel tubuh kekurangan energi sehingga si Kecil bisa tampak lebih mudah lelah, lemas, atau tidak seaktif biasanya.

Itulah 6 tanda diabetes pada bayi yang perlu Mama kenali. Jika Mama menemukan beberapa tanda tersebut pada si Kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya bisa diketahui dan ditangani dengan tepat, ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article